ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

LAPAN Kembangkan Satelit untuk Pantau Ilegal Fishing

adam
6 August 2019 | 13:00
rubrik: Digital
LAPAN Kembangkan Satelit untuk Pantau Ilegal Fishing
Share on FacebookShare on Twitter

Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Thomas Djamaluddin mengatakan saat ini tengah melakukan pengembangan satelit A5 untuk kebutuhan pemantauan illegal fishing di Indonesia.

“Untuk pemantauan illegal fishing sebenarnya memungkinkan. Kita mengawasi,” ujar Thomas di Jakarta.

Thomas mengatakan saat ini sedang dikembangkan juga sistem identifikasi otomatis (AIS) yang mampu memantau pergerakan kapal, namun diupayakan juga menggunakan kamera radar dengan Syntethic Aperture Radar (SAR) yang bisa menembus awan.

“Masalah di Indonesia ini kan awan, jadi kalau memiliki satelit dengan detektor radar maka gerak kapal itu bisa dilihat secara fisik,” ujar Thomas, (29/7).

Menurut Thomas, teknologi itu bisa memantau sekitar dua juta lebih kapal dari seluruh dunia. Itu juga akan dimasukkan dengan permintaan lain.

Sehingga nanti diharapkan dari penginderaan jauh saja, sudah bisa diketahui suhu permukaan laut dan klorofilnya. Suhu permukaan laut dan klorofil itu menurut Thomas berguna untuk melihat wilayah yang banyak potensi ikannya.

LAPAN ingin memberi potensi tersebut pada satelit A5, agar selain dapat memberikan informasi pada nelayan, juga memberi informasi kepada Badan Keamanan Laut (Bakamla) serta Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Baca: LAPAN Dukung Kebijakan Satu Peta Nasional dengan Teknologi UAV

Sekarang Indonesia sudah memiliki kemampuan membuat satelit sendiri. Walaupun itu baru dimulai dari kelas kecil dengan segala keterbatasan anggaran dan Sumber Daya Manusianya.

Sebelumnya sudah ada tiga satelit yang diluncurkan, Satelit LAPAN A1, LAPAN A2, dan LAPAN A3. Menurut Thomas, A itu adalah kode eksperimennya. Namun satelit A2 dan A3 itu pemantauannya sehari sekali. Sangat kurang untuk wilayah perairan Indonesia yang luas.

“Kami sekarang sedang menyiapkan Satelit LAPAN A4 ditargetkan tahun depan bisa diluncurkan. Kemudian Satelit LAPAN A5, ditargetkan tahun 2022. Dan A5 ini akan menjadi satelit konstelasi sekitar delapan atau sembilan satelit,” ujar Thomas.

BACA JUGA:  Kolaborasi PT INTI dan PT Badak NGL Garap Pengembangan Solusi Telekomunikasi, Teknologi dan Digitalisasi

Ia menambahkan kalau LAPAN hanya membuat satu satelit A5, sedangkan delapan lagi akan dibuat Badan Usaha Milik Negara (BUMN) atau swasta.

Thomas mengatakan sekarang pun sudah ada badan usaha yang berminat untuk memanfaatkan, salah satunya Telkom. “Yang diharapkan nanti setelah Badan Usaha Milik Negara itu, yang swasta-swasta yang lain juga berminat,” ujar Thomas.

Ia optimistis industri satelit di Indonesia akan tumbuh mengingat kebutuhan komunikasi yang terus-menerus sedangkan umur satelit terbatas. Untuk satelit komunikasi seperti Telkom 3, Telkom 4 umurnya hanya berkisar 15 sampai 20 tahun.

“Jadi Indonesia itu luasnya memerlukan banyak satelit dan itu harus terus-menerus harus membuat satelit secara berkelanjutan,” ujar Thomas.

Namun, masalah anggaran dan dari segi Sumber Daya Manusia masih menjadi momok bagi perindustrian antariksa kita.

“Selama ini peluncurannya masih menumpang dengan peluncur internasional. Mengikuti jadwal mereka itu yang jadi kendala,” ujar Thomas.

Padahal Indonesia memiliki keinginan mengorbitkan satelit dari wilayah sendiri agar lebih dekat dengan ekuator dan lebih efektif memantau perairan Indonesia

“Supaya satelitnya lebih sering lewat jika mengorbitnya dekat ekuator. Kalau satelitnya sering lewat, tentu kami bisa memberikan informasinya real time. Kalau nanti kami dapat yang orbitnya nanti dekat ekuator, kita juga tidak perlu enam satelit,” pungkas Thomas.

Tags: lapan
Previous Post

Indosat Ooredoo IDCamp Cetak 10.000 Developer Muda Bertaraf Global

Next Post

XL Axiata perluas jaringan 4G LTE ke Kabupaten Luwu Timur

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Maxim Luncurkan Fitur e-Payment ‘Maxim Wallet KasPro’

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dorong Hilirisasi Industri Berkelanjutan, SCG Kembangkan Material Konstruksi Rendah Karbon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KIP Dorong Arah Baru Keterbukaan Informasi Berkualitas dan Berdampak pada Masyarakat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perkuat Ketahanan Siber Segmen Menengah, Kaspersky Hadirkan Layanan Managed Detection & Response

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Kemandirian Teknologi Bertumpu pada Fondasi Open Source

Kemandirian Teknologi Bertumpu pada Fondasi Open Source

Fauzi
31 July 2026 | 16:00

Oleh: Sergio Gago, Chief Technology Officer (CTO), Cloudera Di tengah lanskap teknologi yang semakin terkonsolidasi saat ini, segelintir penyedia teknologi...

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Saatnya Berhenti Terjebak di Masa Lalu dan Mulai Membangun Masa Depan IT

Fauzi
24 July 2026 | 10:51

Oleh: Ashesh Badani, Senior Vice President and Chief Product Officer, Red Hat Kita berada di tengah perubahan mendasar yang membentuk...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto