PT Jasa Armada Indonesia Tbk (Jasa Armada) terpilih sebagai kandidat peraih Top Digital Awards 2019. Ajang ini diselenggarakan oleh Majalah It Works bekerjasama dengan asosiasi TI Telco, lembaga konsultan dan riset independent.
Dalam sesi Presentasi dan Wawancara dengan dewan juri, perusahaan dengan nama lain IPC Marine tersebut, memaparkan empat sistem utama IT yang diterapkan di perusahaan perkapalan tersebut. Empat sistem ini menjadi pondasi utama terintegrasinya sistem IT di Jasa Armada Indonesia.
Mustafa Priatna S selaku Kepala IT Jasa Armada Indonesia menuturkan bahwa semua kegiatan perusahaan sudah menerapkan digitalisasi, “Dari font office hingga back office kita sudah mengoptimalkan sistem IT, jadi semuanya by system bahkan hingga level budgeting juga sudah tersistem,” ungkapnya kepada Dewan Juri Top Digital Awards 2019 di Gedung WTC I Lt. 18 Jakarta, Rabu (9/10).
Masih menurut Mustafa, keempat sistem tersebut meliputi:
Sistem Manajemen Operasi Kapal yang digunakan untuk Nota Pelayanan Kapal (SIMOP);
Sistem Manajemen untuk Perawatan dan Perbaikan Armada kapal (AMOS);
Sistem Keuangan yang digunakan untuk pencatatatan keuangan perusahaan (EBS Sistem); dan
Sistem yang digunakan untuk kebutuhan Manajemen SDM Perusahaan (HRM/IVO).
“Dengan empat sistem utama yang terintegrasi ini, setiap unit kapal bisa kita lihat, mulai dari produksi, perawatan hingga pendapatan hari ini pun bisa,” katanya menegaskan.
Dengan modal sistem tersebut, banyak keuntungan yang dihasilkan perusahaan baik berupa ketepatan dan kecepatan. Misalnya dalam penggunaan AMOS, sebelum adanya aplikasi tersebut perusahaan hanya bisa melakukan proses pengadaan untuk pemenuhan perawatan kapal saja, tapi setelah menggunakan aplikasi tersebut, implementasi yang dilakukan full siklus mulai dari perencanaan, maintenance, purchasing dan inventory system.
Penulis: Abdullah Suntani














