ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

TOP DIGITAL Awards 2019: Hadapi Revolusi Industri 4.0, Kementan Modernisasi Sektor Pertanian

Teguh Imam Suyudi
23 October 2019 | 15:00
rubrik: Digital, Event
TOP DIGITAL Awards 2019: Hadapi Revolusi Industri 4.0, Kementan Modernisasi Sektor Pertanian

Kementerian Pertanian di sesi Presentasi dan Wawancara dengan Dewan Juri TOP DIGITAL Awards 2019 di Jakarta, 21 Oktober 2019 (Foto: Rendy MR/It Works)

Share on FacebookShare on Twitter

Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan pemerintah Indonesia telah mempersiapkan diri menghadapi era Revolusi Industri 4.0 yang disebut-sebut akan berdampak pada segala bidang, termasuk pertanian. Di bidang pertanian ditandai dengan munculnya penggunaan mesin-mesin otomatis yang terintegrasi dengan jaringan internet atau mekanisasi pertanian. Mekanisasi pertanian merupakan salah satu komponen penting untuk pertanian modern dalam mencapai target swasembada pangan berkelanjutan.

“Untuk menghadapi tantangan Revolusi Industri 4.0 ini, Kementan beberapa waktu lalu di Serpong bereksperimen dengan model dan inovasi bisnis baru, yaitu pertanian presisi (Precision Agriculture) dan pertanian pintar (smart farming). Kami menyebutnya sebagai Internet of Things (IoT) Agriculture 4.0,” kata Kepala Subbagian Protokol Kementerian, Sekretariat Jenderal Kementerian Pertanian, Eko Nugroho di sesi Presentasi dan Wawancara dengan Dewan Juri TOP DIGITAL Awards 2019 di Jakarta, 21 Oktober 2019.

Dalam prakteknya di lapangan metode smart farming ini menggabungkan antara platform berbasis IoT dengan alat dan mesin pertanian (alsintan). Jadi, alat produksi pertanian tidak lagi dioperasikan secara konvensional namun dikendalikan dengan teknologi sehingga alsintan harus ditingkatkan atau di-upgrade.

“Untuk itu, anggaran Kementerian Pertanian untuk mekanisasi dan bantuan Alsintan sudah dinaikan. Badan Litbang Pertanian (Balitbangtan) juga sudah melakukan upgrade di beberapa alat-alat pertanian. Harapannya ke depan smart farming ini bisa meningkatkan kualitas maupun kuantitas produksi dalam industri agrikultur,” papar Eko.

Konsep Internet of Things (IoT) Agriculture 4.0 yang dicanangkan Kementan memiliki 2 garis besar yakni Smart Farming dan Precision Agriculture.

Pertama, Smart Farming atau pertanian pintar yaitu penggunaan platform yang dikonektivitaskan dengan perangkat teknologi. Contohnya seperti penggunaan tablet dan handphone dalam pengumpulkan informasi seperti status hara tanah, kelembaban udara dan kondisi cuaca yang diperoleh dari perangkat yang ditanamkan pada lahan pertanian.

BACA JUGA:  Resep Jadi Smart Parents di Masa Anak Belajar dari Rumah

Kedua, Precision Agriculture atau pertanian presisi mengarah lebih kepada penggunaan input berupa pestisida dan pupuk sesuai kebutuhan berdasarkan informasi olahan data pada perangkat teknologi sehingga tidak ada kelebihan dalam dosis pengaplikasiannya karena dipenuhi berdasarkan kekurangannya. Dampak baik yang ditimbulkan pada pengaplikasian pupuk atau pestisida sesuai kebutuhan akan menjaga kesehatan dan kelestarian tanah, optimalisasi penggunaan input dan saving cost.

Inovasi Mekanisasi Pertanian Berbasis TI dari Kementan

Kementerian Pertanian melalui Balitbangtan telah mendukung pengembangan Industri 4.0 di Bidang Pertanian dengan memanfaatkan teknologi-teknologi cloud computing, mobile internet dan mesin cerdas (artificial intelligence), kemudian digabung menjadi generasi baru yang dimanfaatkan untuk menggerakkan traktor sehingga mampu beroperasi tanpa operator (autonomous tractor), pesawat drone untuk deteksi unsur hara, dan robot grafting.

Kementan juga telah meluncurkan teknologi yang dikembangkan dengan kombinasi antara teknologi cloud computing dengan mobile internet, seperti UPJA Smart Mobile yaitu aplikasi android yang digunakan untuk melakukan usaha jasa pengolahan tanah, jasa irigasi, jasa penanaman padi, jasa panen padi, jasa penggilingan padi, jasa jual benih, jasa jual gabah, jasa pelatihan untuk operator alsintan, perawatan dan perbaikan alsintan, dan jasa penjualan suku cadang alsintan

Ada juga SAPA MEKTAN, aplikasi administrasi pengujian alsintan online berbasis android dan berbasis web yang digunakan di Laboratorium Penguji BBP Mektan.

Inovasi teknologi mekanisasi lain yang sudah diluncurkan seperti Smart irrigation, smart green house, telescoping boom sprayer, mobile dryer, rice Upland Seeder by Farm Dozer, jarwo riding transplanter, penanam benih padi, alsin penanam tebu dan pemasang drip line irigasi, dan kandang ayam close system untuk mendukung Program Bekerja (Bedah Kemiskinan, Rakyat Sejahtera).

BACA JUGA:  TOP DIGITAL Awards 2019: PDAM Intan Banjar Implementasikan Sistem IoT Monitoring

Penulis: Abi Abdul Jabar

Tags: kementerian pertanianTOP Digital Awards 2019
Previous Post

Kini Layanan HBO Go Bisa Dinikmati di Maxstream

Next Post

Sertijab Menkominfo, Rudiantara Berikan Banyak PR ke Johnny Plate

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jasa Marga Siapkan Sistem Penerus e-Toll

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Huawei Luncurkan HUAWEI Mate 80 Pro, Bawa Kamera Canggih dan Durabilitas Terdepan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalin Dukung Bank DKI Hadirkan Layanan Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BSN Manfaatkan Aplikasi IT Unggulan untuk Memudahkan Pelayanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Ahmad Churi
2 April 2026 | 21:21

ItWorks.id- Laporan Ericsson ConsumerLab 2026 mengungkap meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan (AI) mulai mengubah pola konsumsi data seluler, terutama pada kebutuhan...

Pencadangan Data (Backup) dan Keamanan Kini Menjadi Persoalan Ekonomi AI

Fauzi
30 March 2026 | 14:36

Oleh: Sherlie Karnidta, Country Manager Indonesia, Cloudera IDC dalam Global DataSphere Forecast memproyeksikan bahwa volume data global akan melonjak hingga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto