ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Lembaga Keuangan Tolerir Kerugian Akibat Kejahatan Siber

Ahmad Churi
12 August 2014 | 07:38
rubrik: Digital, Indeks
Lembaga Keuangan Tolerir Kerugian Akibat Kejahatan Siber
Share on FacebookShare on Twitter

image001Menurut survei yang dilakukan oleh Kaspersky Lab bersama B2B International pada tahun 2014, 52% lembaga keuangan mengganti kerugian para nasabahnya yang diakibatkan oleh penipuan Internet tanpa benar-benar menyelidiki kejadian sebenarnya. Hampir sepertiga dari lembaga keuangan ini percaya bahwa biaya yang dikeluarkan karena ancaman siber lebih sedikit daripada biaya yang harus dikeluarkan untuk perlindungan. Dengan para penjahat siber yang semakin menaikkan target pembayaran, hal ini menunjukkan betapa besarnya biaya yang harus dikeluarkan oleh lembaga keuangan.

Banyak lembaga keuangan yang melayani pembayaran online juga memperhitungkan biaya tambahan yang diakibatkan dari serangan siber. 28% lembaga keuangan dan 32% karyawan toko online yang disurvei yakin bahwa total kerugian dari kejahatan online, termasuk penggantian uang yang dicuri, tidak melebihi biaya penggunaan solusi keamanan. Hanya 19% lembaga keuangan dan 7% pasar online yang mengatakan bahwa biaya kompensasi kerugian pelanggan termasuk tiga teratas konsekuensi paling serius dari penipuan siber.

Pada saat yang sama, menurut Kaspersky Security Network, hampir 4 juta pengguna produk Kaspersky Lab menemukan malware keuangan yang mencoba untuk mencuri uang mereka pada tahun 2013 (naik 18,6% dibandingkan dengan angka dari tahun 2012). Pada Desember 2013, sejumlah bank Amerika Utara menderita kerugian lebih dari US$ 200 juta sebagai akibat dari rincian dan data pribadi dari kartu bank nasabah yang bocor – dan jumlah akhir dari kerusakan kemungkinan akan jauh lebih tinggi. Jelas, kejahatan siber akan terus tumbuh dan menyebabkan situasi di mana kompensasi yang dibayarkan oleh lembaga keuangan akan melebihi biaya perlindungan transaksi keuangan dan biaya kompensasi para nasabah.

“Selain kebutuhan bagi lembaga keuangan untuk menyisihkan dana dalam anggaran mereka untuk mengembalikan uang yang dicuri dari para nasabah, mereka juga harus menutupi biaya menangani keluhan pelanggan. Tapi yang paling penting, bahkan jika korban mendapat penggantian dengan cepat, mereka cenderung berpikir dua kali tentang menggunakan jasa bank yang belum bisa memastikan rekening online mereka aman. Akan lebih baik untuk mencegah hilang uang mereka daripada kompensasi tersebut,” komentar Ross Hogan, Kepala Global Head of Fraud Prevention Division, Kaspersky Lab.”Solusi khusus yang dirancang untuk melindungi transaksi online seperti platform Kaspersky Fraud Prevention dapat mengurangi risiko penipuan online hingga minimum, yang berarti dana yang disisihkan untuk kompensasi dapat dibebaskan dan digunakan untuk mengembangkan bisnis.”

BACA JUGA:  Waspada Phising Berkedok Dana Bantuan Pandemi Marak

Terdiri dari beberapa komponen, platform Kaspersky Fraud Prevention memberikan perlindungan berlapis terhadap ancaman keuangan siber saat ini. Kaspersky Fraud Prevention untuk End points memberikan perlindungan untuk perangkat klien yang beroperasi dengan Microsoft Windows, Mac OS X, Android atau iOS. Alat Kaspersky Fraud Prevention SDK membantu lembaga keuangan mengembangkan aplikasi mobile mereka sendiri yang dilindungi oleh teknologi canggih Kaspersky Lab. Bagian server dari platform, Kaspersky Clientless Engine, membantu mencegah transaksi ilegal dengan menganalisis data pembayaran dan mengidentifikasi usaha penyerangan siber, bahkan jika tidak ada solusi keamanan pada perangkat klien. Kaspersky Fraud Prevention mencakup layanan tambahan bagi perusahaan untuk tetap terinformasi tentang ancaman keuangan siber dan langkah-langkah yang dapat digunakan untuk memerangi mereka, serta memberikan bantuan ketika menyelidiki insiden keuangan.

Namun argumen lain yang mendukung penggunaan solusi keamanan khusus adalah kelalaian nasabah. Menurut survei Kaspersky Lab lain, 57% dari nasabah membayar sedikit atau tidak ada perhatian terhadap keamanan pembayaran online mereka karena mereka percaya semua langkah pencegahan sudah dilakukan oleh bank mereka. Ini akan meningkatkan kesempatan mereka menjadi korban penjahat siber.

Tags: Kaspersky Lab
Previous Post

Geser Check Point, Fortinet Peringkat Ke-2 di Asia Pasifik

Next Post

Hakteknas ke-19: Inovasi Pangan Energi dan Air

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infinix Siap Luncurkan Ponsel Gaming Flagship Terbaru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Biznet Kampanyekan Digital #PakeBiznet & Biznet Bali Beach Cleaning

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perkuat Literasi Keuangan, OJK Bahas Peluang dan Risiko Pembiayaan Digital di UNRI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Mudah Mengurus Surat Pindah Domisili secara Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Ahmad Churi
2 April 2026 | 21:21

ItWorks.id- Laporan Ericsson ConsumerLab 2026 mengungkap meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan (AI) mulai mengubah pola konsumsi data seluler, terutama pada kebutuhan...

Pencadangan Data (Backup) dan Keamanan Kini Menjadi Persoalan Ekonomi AI

Fauzi
30 March 2026 | 14:36

Oleh: Sherlie Karnidta, Country Manager Indonesia, Cloudera IDC dalam Global DataSphere Forecast memproyeksikan bahwa volume data global akan melonjak hingga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto