ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Kebocoran Data Rugikan E-Commerce Jutaan Dollar Per Tahun

Ahmad Churi
5 May 2020 | 16:06
rubrik: Digital
Kebocoran Data Rugikan E-Commerce Jutaan Dollar Per Tahun

General Manager Kaspersky Asia Tenggara, Yeo Siang Tiong,

Share on FacebookShare on Twitter

ItWorks- Kasus dugaan kebocoran data yang menimpa e-commerce Tokopedia bukan pertama kali terjadi yang berpotensi mengakibatkan kerugian besar. Kaspersky mencatat, setiap tahun kejahatan siber tersebut telah mengikis keuntungan bisnis e-commerce atau belanja online hingga senilai US$ 1,1 juta sepanjang tahun lalu.

General Manager Kaspersky Asia Tenggara, Yeo Siang Tiong, melalui keterangan tertulisnya membeberkan fakta itu menyusul adanya kabar bocornya jutaan data akun pengguna situs belanja online Tokopedia. Disebutkan dengan jutaan pengguna internet dan smartphone di negara ini, bisnis e-commerce di Indonesia jelas mengalami perkembangan pesat, seiring dengan kenaikan pengguna internet dan infrastruktur pendukung. Terutama dengan kemajuan teknologi seperti 5G, IoT, dan lainnya, bisnis online dan e-commerce tumbuh subur. Namun di sisi lain, risiko keamanan siber juga makin tinggi.

Bobolnya data pengguna Tokopedia bisa menimbulkan berbagai risiko penipuan. Kaspersky, kata Yeo, menemukan 53% pelaku bisnis e-commerce di Asia Tenggara melakukan pelanggaran data dan harus membayar kompensasi kepada klien atau pelanggannya. “Yang mengalami masalah dalam menarik pelanggan baru sebanyak 51%, dikenai penalti 41%, dan kehilangan mitra bisnis 30%,” kata Yeo dalam keterangan tertulis yang dibagikan kepada pers, baru-baru ini.

Dikatakan, dalam hal data yang terlibat, sebagian besar insiden melihat kebocoran detail terkait dengan pelanggan, seperti informasi yang dapat diidentifikasi secara pribadi (53%), kredensial otentikasi (33%), rincian pembayaran atau kartu kredit (32%), nomor rekening (27%), dan keterangan pribadi lainnya (26%).

“Karena akibatnya yang serius, pelanggaran data harus menjadi perhatian utama, terutama bagi perusahaan skala besar yang mengelola jutaan data orang. Cara bisnis menyimpan dan menggunakan data pelanggan memainkan peran penting dalam membentuk dan mempertahankan reputasi dan operasi perusahaan,” ujarnya.

BACA JUGA:  Kebiasaan Upload Foto Selfie Bisa Pengaruhi Kepribadian Pengguna

Di tambahkan, di tengah meningkatknya aksi para pelaku kejahatan siber, penting bagi perusahaan untuk mengetahui proses, alat, dan orang-orang yang terlibat, untuk dapat mendefinisikan risiko dan cara untuk memitigasinya. Bahkan jauh sebelum pandemi terjadi, perlindungan data harus selalu menjadi perhatian utama, baik untuk UKM dan bahkan perusahaan besar.

“Kita harus menanamkan rasa tanggung jawab tentang bagaimana pengguna menangani data pribadi saat berinternet di jaringan mereka. Demikian juga, perusahaan harus meningkatkan pertahanan untuk menjaga keamanan data perusahaan dan pelanggan mereka,” tambahnya.

Dia pun berbagi tips atau cara bagi perusahaan untuk menangkis kemungkinan adanya pelangaran atau kebocoran data ini:

• Terapkan pelatihan dan kegiatan yang akan mengedukasi karyawan tentang dasar-dasar keamanan siber. Misalnya, untuk tidak membuka atau menyimpan file dari email atau situs web yang tidak dikenal karena dapat membahayakan seluruh perusahaan.


• Secara berkala mengingatkan staf bagaimana menangani data sensitive. Misalnya, untuk hanya menyimpan layanan cloud tepercaya dengan otentikasi diaktifkan, jangan membaginya dengan pihak ketiga yang tidak dipercaya.


• Menegakkan penggunaan perangkat lunak yang sah, diunduh dari sumber resmi.


• Memiliki cadangan data penting dan melakukan pembaruan peralatan dan aplikasi TI secara teratur untuk menghindari kerentanan yang tidak tertandingi yang dapat menjadi alasan terjadinya pelanggaran.


• Menggunakan produk akhir solusi IT security khusus yang memungkinkan karyawan melakukan pekerjaan tetap terlindung dari malware, ransomware, pengambilalihan akun, penipuan online, dan penipuan lain. Hal ini juga untuk membantu melindungi perusahaan dari malware dan roll-backs kegiatan berbahaya; membantu menjaga server file terlindungi dan kebijakan kata sandi; melindungi detail pembayaran selama pembayaran online; dan memungkinkan enkripsi untuk menjaga data sensitif terlindungi pada perangkat. (AC)

BACA JUGA:  Kaspersky Lab Prediksi 2019 Ancaman Kejahatan Siber Meningkat
Tags: Kaspersky Lab
Previous Post

Melenggang, OPPO A52 Hanya Dijual Online di Indonesia

Next Post

Jaga Kelangsungan Ekonomi Digital, Pemerintah Berkomitmen Tingkatkan Pengamanan Data Pribadi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pameran dan Konferensi Indonesia Supply Chain Resmi Diluncurkan, Siap Jadi Pusat Inovasi Logistik dan Rantai Pasok di ASEAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gelar Red Hat Tech Day: Jakarta 2026, Red Hat Tempatkan Realitas AI Melampaui Hype

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • IPC TPK Dukung Pelindo Perkuat Peluang Kerja Sama Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Didukung CeMAT dan CargoNOW, Pameran & Konferensi Indonesia Supply Chain Resmi Digelar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Ahmad Churi
2 April 2026 | 21:21

ItWorks.id- Laporan Ericsson ConsumerLab 2026 mengungkap meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan (AI) mulai mengubah pola konsumsi data seluler, terutama pada kebutuhan...

Pencadangan Data (Backup) dan Keamanan Kini Menjadi Persoalan Ekonomi AI

Fauzi
30 March 2026 | 14:36

Oleh: Sherlie Karnidta, Country Manager Indonesia, Cloudera IDC dalam Global DataSphere Forecast memproyeksikan bahwa volume data global akan melonjak hingga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto