Jakarta, ItWorks- KAHMIPreneur memberikan program beasiswa bagi para pelajar- mahasiswa yang terdampak pandemic virus corona-Covid -19. Mereka yang terpilih adalah pelajar atau mahasiswa yang memiliki minat entrepreneur (wira usaha) yang tinggi.
Dalam kondisi apa pun, pendidikan sangat penting untuk daya saing sumber daya manusia (SDM) dan generasi Indonesia masa depan. Namun akibat pandemic Covid-19, ekonomi masyarakat pun ikut terpengaruh, termasuk untuk biaya pendidikan sekolah maupun kuliah bagi putra putrinya.
Sebagai wujud kepedulian terhadap dunia pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM), KAHMIPreneur memberikan program beasiswa bagi para pelajar- mahasiswa yang terdampak pandemic virus corona-Covid -19. Melalui bantuan beasiswa ini, pelajar dan mahasiswa yang memiliki jiwa entrepreneurship, diharapkan tetap eksis dan bisa terus berinovasi. Terlebih di era digital dengan mengembangkan minat dan bakat entrepreneur yang dimilikinya.
Program beasiswa ini diinisiasi oleh Founder KAHMIpreneur, Kamrussamad. Pihaknya berharap, beasiswa ini bisa membantu kesulitan yang dialami para siswa atau mahasiswa akibat dampak virus corona ini untuk biaya kuliah. Selain itu, juga diharapkan bisa membuka peluang kesuksesan untuk para penerimanya.
“Dengan insentif berupa beasiswa, diharapkan mereka tetap bisa fokus mengejar cita-cita menjadi calon kader pengusaha muda yang handal, memiliki daya juang serta kreativitas yang tinggi. Ini sejalan dengan komitmen KAHMIPreneur yang ingin terus mendorong lahirnya banyak usahawan baru di kalangan generasi muda,” ujar Kamrussamad dalam keteragan tertulis kepada pers, baru-baru ini.
Dikatakan, terdapat 20.700 orang yang mendaftar untuk mendapat beasiswa ini. Di antaranya berasal dari unsur pelajar dan mahasiswa dari seluruh Indonesia. Dalam hal ini, Komite seleksi telah menentukan kriteria di antaranya memilki jiwa wirausaha, memiliki prestasi akademik, berasal dari Wilayah Zona Merah alias PSBB, serta memiliki ide kreatif dalam menggerakkan Sektor Riil melalui ide bisnis UMKM. “Salah satu kriterianya, mereka harus punya ide yang kreatif dan inovatif terkait kewirausahaan,” tegas Kamrussamad. (AC)














