
Jakarta, Itech- Membangun pusat data cloud milik sendiri menjadi tak terelakkan seiring dengan pertumbuhan CloudMusa yang begitu cepatnya. Yah, CloudMosa mendekati Supermicro untuk mengembangkan pusat data cloud miliknya sendiri.Kebutuhan terhadap kepadatan tertinggi ditambah dengan biaya terendah akhirnya membawa CloudMosa kepada microserver MicroCloud dari Supermicro.
Dan, tentunya MicroCloud dari Supermicro telah menjadi sukses komersial untuk CloudMosa. Dibandingkan dengan menyewa layanan cloud misalnya dari Amazon dengan biaya sewa dan biaya penggunaan, sistem MicroCloud menawarkan satu kali biaya modal dan biaya bulanan yang secara keseluruhan relatif lebih rendah. CloudMosa memilih MicroCloud, yang optimal untuk aplikasi pusat data, dari sebuah keluarga microservers yang besar dan berkembang
Baru-baru ini, Supermicro, pemimpin dalam teknologi server mengenalkan 3U MicroCloud (SYS-5038ML-H24TRF) yang hemat energi. Memiliki 24 nodes server modular di 12 hot-swappable trays, setiap node didukung sebuah prosesor family produk Intel® Xeon® E3-1200 v3, 32GB VLP DDR3-1600MHz UDIMM, 2x 2.5” SATA3 (6Gb/s) SSDs, dual Gigabit Ethernet LAN, dan redundant 2000W Platinum Level Digital dengan efisiensi tinggi pasokan listrik.
Selain itu, dengan 24 node di 3U, MicroCloud menawarkan 24 prosesor Intel® Xeon® E3-1240 v3 dengan 96 CPU cores berjalan pada 3.4GHz, dan 768GB of DDR3-1600MHz DRAM. Ini menyediakan CloudMosa dengan skalabilitas yang luar biasa untuk mengakomodasi pertumbuhan yang cepat dari kebutuhan komputasinya dan memberikan masing-masing penggunanya akses ke web browser “super cepat” Puffin dengan ekonomis. Hal itu, ditambah dengan efisiensi tinggi pasokan listrik Supermicro Platinum Level Digital.
Menurut Shioupyn Shen, pendiri dan CEO CloudMosa, Microservers MicroCloud dari Supermicro telah membantu web browser Puffin menjadi nomor 1 di dunia untuk mobile web browser “Dengan MicroCloud kami telah merealisasikan 5x penghematan biaya dan keuntungan 30% penghematan daya terhadap sistem pesaing berdasarkan prosesor Intel® Xeon® family produk E5-2600, dan 40% penghematan biaya terhadap microserver dengan konfigurasi yang sama dari pemasok Tier 1 lainnya. Hal ini telah membuat pusat data kami, salah satu elemen yang paling penting dari bisnis kami, sangat produktif dan menguntungkan,” tambahnya.
Microcloud: Skalabilitas Tinggi
CloudMosa menemukan MicroCloud sangat cocok untuk pusat data barunya. Karena Supermicro menawarkan sistemnya sebagai unit server rack mount dengan kepadatan tinggi yang sudah siap dengan kumpulan CPU, memori, dan drive SSD, dan benar-benar telah diuji untuk memastikan kualitas tertinggi, biaya integrasi yang rendah dan penggelaran yang mudah dan cepat. Solusi cookie-cutter sederhana yang disediakan Supermicro memberikan CloudMosa tambahan kapasitas dalam unit 288 x 2 CPU cores dan 2,304GB x 2 of DRAM, juga cocok untuk tingkat pertumbuhan bisnisnya yang cepat.
Tak hanya itu, penggelaran MicroCloud juga mudah. Setiap unit rack hanya membutuhkan waktu 2 jam untuk meng-install, tanpa persyaratan untuk tambahan peralatan KVM dan koneksi kabel terkait. Segalanya serba otomatis (auto-detect, auto-configuration, auto deployment) memastikan bahwa CloudMosa dapat membawa sistem MicroCloud yang baru ke dalam layanan dalam rekor waktu instalasi sampai ke penggelaran.
CloudMosa Nomor 1 Di Perangkat Mobile
CloudMosa adalah sebuah startup yang menawarkan pengguna pengalaman kelas-desktop pada perangkat mobile mereka (www.puffinbrowser.com). CloudMosa mencapai ini dengan mengembangkan teknologi untuk memindahkan beban kerja dari perangkat mobile ke server cloud. Dengan meng-outsourcing-kan tugas-tugas komputasi yang intensif ke cloud, sumber daya yang dibutuhkan aplikasi web dapat berjalan lancar pada perangkat dengan sumber daya terbatas.
Dicontohkan, web browser CloudMosa yaitu Puffin menampilkan halaman web pada perangkat mobile lebih cepat dan lebih mudah daripada aplikasi lainnya. Puffin telah berkembang pesat menjadi utilitas iPad berbayar nomor 1 di 50 negara, dengan total 20 juta pengguna dan 100 juta page view per hari. Puffin juga mobile browser nomor 1 di puluhan negara, berkembang cepat dan jauh lebih unggul daripada Safari dan Chrome, tumbuh luar biasa 40% per kuartal. Menurut StatCounter, pangsa penggunaan web browser Puffin di seluruh dunia untuk tablet hanya terpaut 30% dari FireFox dan terpaut 50% dari Opera (Data Januari 2014). (red/ju)














