Guna meningkatkan dan memudahkan pelayanan bagi para pengguna jasa, terutama dalam transaksi pembayaran, Pelabuhan Tanjungpandan menerapkan sistem cashless untuk pembayaran jasa-jasa layanan kepelabuhanan.
Dengan sistem baru ini, tidak ada lagi transaksi pembayaran menggunakan uang tunai (cash), tetapi harus menggunakan layanan Online E-service (Virtual Account) untuk jasa kapal, barang dan rupa-rupa jasa terkait lainnya. Begitu juga pembayaran pas Pelabuhan dengan sistem Tapcash di main gate (pintu utama) masuk Pelabuhan.
Acara seremoni peluncuran implmentasi layanan pas pelabuhan melalui sistem non tunai (tapcash) di Pelabuhan Tanjungpandan ini, ditandai dengan pemberian Kartu Taspcash dari Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas III Tanjungpandan, Anggiat D. Silitonga kepada 10 (sepuluh) pimpinan perusahaan Jasa Pengurusan Transportasi (JPT) dan pengguna jasa kepelabuhanan dilingkungan Pelabuhan Tanjungpandan, bertempat di Kantor PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Tanjungpandan pada Acara Coffee Morning pada April lalu dengan mengusung tema “Sehat dan Aman Bersama Tapcash”.
“Penerapan layanan taspcash gatepass ini merupakan kelanjutan dari program manajemen PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Tanjungpandan dalam penataan layanan di Gatepass System pada Gate Lini I dan Lini II. Hal ini dimaksudkan untuk sterilisasi arus kendaraan dan orang agar terindentifikasi dengan jelas mulai dari Gate Lini I dan Gate Lini II yang diintegrasikan dengan sistem layanan pembayaran pas pelabuhan secara uang elektronik ini (taspcash). Tentunya ini juga akan memudahkan dalam pencatatan transaksi menjadi akurat yang pada akhirnya akan memudahkan dalam pencatatan pembayaran konsesi PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Tanjungpandan kepada pemerintah melalui Kantor KSOP Tanjungpandan,” ujar Kepala KSOP Kelas III Tanjungpandan, Anggiat D. Silitonga, dilansir dalam siaran pers, baru-baru ini.
Diharapkan juga layanan sistem Tapcash pada gatepass akan memberikan kepercayaan pelanggan dalam bertransaksi jasa kepelabuhanan yakni: transaksi lebih aman (menghindari kecurangan transaksi) sekaligus pendeteksi fraud. “Transaksi pembayaran juga lebih mudah dan cepat karena sistem pembayaran ini terintegrasi di Pelabuhan Tanjungpandan”, ujarnya.
General Manager Pelabuhan Tanjungpandan, Hambar Wiyadi mengatakan untuk kelancaran dalam pelaksanaan penggunaan Layanan Gatepass melalui Tapcash inipun, Manajemen PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) bekerjasama dengan Bank BNI akan segera melengkapi Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dan ATM Mini di sekitar area Kantor Pelabuhan Tanjungpandan. “Hal ini dimaksudkan untuk mempermudah pengisian saldo dan pembayaran layanan jasa kepelabuhanan lainnya melalui ATM mini tersebut”, kata Hambar Wiyadi.
Dikatakan, sistem layanan Tapcash untuk pembayaran pas pelabuhan akan memberikan nilai tambah bagi pelanggan jasa kepelabuhanan dalam hal pembayaran lebih variatif mulai transaksi antar rekening melalui virtual account dan uang electronik melalui dompet digital ini.
Acara peluncuran Kartu Tapcash untuk sistem pembayaran pas pelabuhan tersebut turut dihadiri oleh Ketua INSA Kabupaten Belitung, Irwan Santoso; Ketua APBMI Cabang Belitung, Surya; Kepala Kantor Bea dan Cukai Pelabuhan Tanjungpandan, Jery Kurniawan; Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan, Jauhari; Kepala Koperasi TKBM Tanjungpandan, Arifin Siregar, dan Kepala Bidang Lala-KSOP Kelas III Tanjungpandan, Iswandi; KPPP Pelabuhan Tanjungpandan, para stekholder dan pimpinan perusahaan Jasa Pengurusan Transportasi (JPT) diilingkungan Pelabuhan Tanjungpandan. (AC)














