ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Ini Kinerja Alibaba Group pada Kuartal I 2021

Teguh Imam Suyudi
18 May 2021 | 17:00
rubrik: Digital
Kinerja Alibaba Group pada Kuartal I 2021

Jack Ma, pendiri perusahaan e-commerce Alibaba asal Cina, menjelaskan perusahaannya kepada Presiden Indonesia Joko Widodo di markas besar Alibaba Group di Distrik Yuhang, Hangzhou di Provinsi Zhejiang, Cina bagian timur, 2 September 2016 (Xinhua via AP).

Share on FacebookShare on Twitter

Melalui keterangan resminya, Senin, 17/05/2021, Alibaba Group Holding Limited mengumumkan telah mencatatkan kerugian bersih sebesar US$ 1,16 miliar atau sekitar Rp 16,7 triliun (dengan asumsi kursi Rp 14.300) sepanjang kuartal I tahun 2021 atau kuartal IV tahun fiskal 2021. Kerugian tersebut sebagian besar akibat denda anti monopoli yang dikenakan pemerintah Cina ke Alibaba sebesar US$ 2,8 miliar. 

Jika tidak ada denda tersebut dan beberapa faktor lainnya, sebenarnya Alibaba masih mengantongi laba bersih sebesar US$ 4 miliar di tiga bulan pertama tahun ini atau meningkat 18 persen secara year on year (YoY). Karena, pendapatan perusahaan ini masih tumbuh signifikan hingga 64 persen YoY menjadi US$ 28,6 miliar. Bahkan tanpa menghitung konsolidasi dari Sun Art yang diakuisisi tahun lalu, pendapatannya masih meningkat 40 persen YoY ke US$ 24,4 miliar.

Maka sepanjang 12 bulan tahun fiskal 2021, Alibaba Group hanya berhasil membukukan laba bersih US$ 21,86 miliar. Total pendapatan perusahaan pada periode tersebut  mencapai US$ 109,408 miliar atau meningkat 41 persen YoY. 

Selama tahun fiskal 2021, pendapatan operasi Alibaba turun 2 persen YoY ke US$ 13,68 miliar akibat denda anti monopoli. Ditambah lagi adanya peningkatan sebesar RMB 16,054 miliar dalam kompensasi berbasis saham terkait Ant Group yang diberikan kepada karyawan. Jika dua faktor itu dikesampingkan, pendapatan bersih Alibaba seharusnya masih bisa tumbuh 30 persen YoY menjadi 26,250 miliar.

Tercatat, jumlah konsumen aktif tahunan untuk Ekosistem Alibaba mencapai 1 miliar konsumen, termasuk 891 juta konsumen dari seluruh marketplace ritel Tiongkok, platform Layanan Konsumen Lokal dan media digital dan hiburan, dan 240 juta konsumen di luar Tiongkok.

Jumlah konsumen aktif tahunan marketplace Alibaba di Tiongkok mencapai 811 juta, meningkat 85 juta dari periode 12 bulan yang berakhir 31 Maret 2020.

BACA JUGA:  Komdigi Buka Pelatihan Gratis Dan Kompetisi Daring LM Machine Learning

Sementara Jumlah konsumen aktif bulanan di mobile (Mobile MAU) marketplace Alibaba di Tiongkok mencapai 925 juta pada Maret 2021,meningkat 79 juta dari Maret 2020.

Total transaksi atau Gross Merchandise Value (GMV) di ekosistem Alibaba sepanjang tahun tersebut mencapai US$ 1,23 triliun. Sebagian besar berasal dari  GMV marketplace ritel Tiongkok yang mencapai US$ 1,14 triliun. Sisanya dari GMV  marketplace ritel internasional dan layanan konsumen lokal.

Baca: Alibaba Cloud Tambah Tiga Pusat Data Super Baru

Daniel Zhang, Chairman and Chief Executive Officer of Alibaba Group mengatakan, secara umum bisnis Alibaba Group telah mengalami pertumbuhan yang kuat dengan fondasi yang solid dimana ekosistem e-commerce Alibaba berhasil mencatatkan tota transaksi atau GMV senilai US$ 1,2 triliun pada tahun fiskal 2021.

“Pencapaian ini didorong dari proposisi nilai yang kami tawarkan kepada konsumen dan merchant kami. Kami selalu antusias menyambut pertumbuhan ekonomi konsumsi Tiongkok, yang didukung oleh percepatan digitalisasi pada segala aspek kehidupan dan pekerjaan. Kami akan terus fokus pada peningkatan pengalaman konsumen dan penciptaan nilai melalui inovasi, selaras dengan tujuan untuk mewujudkan misi kami, yakni memberi kemudahan untuk berbisnis di mana saja di era digital.” kata Zhang.

Menurutnya, tanpa memperhitungkan akuisisi Sun Art, pendapatan yang diraih Alibaba sepanjang tahun tersebut sudah melampaui target perusahaan dengan pertumbuhan pendapatan organik sebesar 32%.

Maggie Wu, Chief Financial Officer Alibaba Group mengungkapkan  pencapaian ini didorong oleh kinerja kuat dari bisnis perdagangan utama Alibaba serta pertumbuhan berkelanjutan dari Alibaba Cloud.

“Kami mencatatkan pertumbuhan 25% YoY pada EBITDA yang disesuaikan dan kami turut memperbanyak investasi pada area bisnis baru dan pertumbuhan strategis,” terangnya. 

BACA JUGA:  Mau Blokir Iklan Mengganggu di Android? Pakai 5 Aplikasi ini Saja

Untuk tahun fiskal 2022, Alibaba menargetkan bisa menghasilkan pendapatan sebesar RMB 930 miliar. Dengan mempertimbangkan potensi pasar serta kapabilitas dalam menghasilkan profit dan arus kas, lanjut, Alibaba  berencana untuk menggunakan seluruh profit tambahan dan modal tambahan pada tahun fiskal 2022 untuk mendukung para merchant, serta berinvestasi pada bisnis baru dan area strategis utama perusahaan yang dapat membantu meningkatkan consumer wallet share dan menembus pasar baru.

Baca: HiPajak Juara Alibaba Global e-Commerce Talent Global Challenge 2020

Tags: Alibaba
Previous Post

Perkuat Keandalan Jaringan, 3 Indonesia Resmikan Digital NOC Baru

Next Post

Perluas Jaringan, Biznet Hadirkan Koneksi Internet Cepat dan Stabil di Kota Kupang

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Mudah Mengurus Surat Pindah Domisili secara Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Builder.ai Dorong Penerapan Teknologi Digital Berbasis AI pada Usaha Kecil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masuk Indonesia, Jajaran Produk HiFuture dari TWS hingga Future Ring Siap Ramaikan Pasar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Higgs Games Island Siap Boyong Luís Figo ke Jakarta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto