GoTo dinilai telah memenuhi kualifikasi terkait perlindungan data pribadi konsumennya karena memiliki fungsi Data Protection Officer (DPO) serta memiliki Chief Information Security Officer (CISO)
Lintang Setianti, peneliti dari Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat mengatakan dalam konteks alokasi sumber daya, perusahaan-perusahaan raksasa berbasis digital harus menerapkan kedua fungsi itu dan GoTo rupanya sudah memiliki dua fungsi itu.
“Kita melihat GoTo mungkin sudah ada beberapa fungsi itu. Artinya ada pihak atau fungsi yang secara langsung bisa kita hubungi atau mereka yang bertugas mengawasi atas proses-proses ini,” ujar Lintang dalam keterangannya, di Jakarta, 30/06/2021.
DPO dan CISO secara spesifik bertugas mengawasi dan memberikan masukan terkait perlindungan data pribadi dalam proses merger dan akuisisi.
Menurut Lintang, dua fungsi itu telah dimiliki oleh GoTo sebagai bentuk komitmen melindungi data pribadi pengguna. Terlebih bagi sebuah perusahaan yang tengah menjalankan proses merger dan akuisisi juga harus melihat penilaian risiko terhadap data sharing.
Dengan adanya kedua fungsi itu, dapat meminimalisir hal yang tidak diinginkan di kemudian hari seperti adanya kebocoran data.
Baca: Kolaborasi Bisnis GoTo Diharapkan Ciptakan Efisiensi Layanan UMKM
Hak subjek data dalam hal notifikasi juga menjadi fokus sebagai salah satu syarat yang harus dilakukan perusahaan dalam proses merger. “Dengan adanya notifikasi ini, subjek data, mungkin dalam hal ini para karyawannya diingatkan kemungkinan adanya perpindahan data atau perubahan struktur,” katanya.
Kemudian, terkait keamanan infrastruktur dalam hal perlindungan data pengguna juga tak kalah penting untuk dijadikan sebagai salah satu perhatian perusahaan digital seperti GoTo. Keamanan infrastruktur turut menjadi tanggung jawab perusahaan, baik sebelum maupun sesudah proses merger.
Menurut Lintang, empat hal itu akan membantu perusahaan-perusahaan teknologi untuk menjalankan komitmennya dalam melindungi data pribadi pengguna dan meminimalisir adanya dampak buruk di kemudian hari.














