Ali Ghufron Mukti, Direktur Utama Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menyatakan pihaknya telah menyiapkan aplikasi PCare untuk menginput data vaksinasi Covid-19.
“Aplikasi PCare tidak hanya dapat menginput data vaksinasi pada usia 18 ke atas melainkan juga juga dapat menginput vaksinasi untuk usia 12 sampai 17 tahun,” jelasnya dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR secara virtual, 5/7/2021.
Menurut Ali, aplikasi tersebut dipergunakan untuk mendukung program 2 juta vaksin per hari yang telah dicanangkan Presiden Joko Widodo.
Aplikasi PCare merupakan bagian dari sistem informasi berbasis website yang sudah disediakan BPJS Kesehatan untuk Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), seperti Puskesmas, Klinik Pratama dan Dokter Praktik Mandiri dalam melayani peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat.
Dengan aplikasi ini, BPJS bisa rutin untuk memasukkan utilisasi infrastruktur tetap normal. Aplikasi ini juga digunakan memantau alur koordinasi penanganan dan kendala yang ada di BPJS Kesehatan ataupun penambahan kapasitas infrastruktur jika utilisasi sistemnya sudah mencapai optimal atau limit sebesar 70% sampai 80%.
Targetkan Jumlah Vaksinasi Dua Kali Lipat pada Bulan Agustus
Percepatan program vaksinasi nasional terus dilakukan oleh pemerintah guna menciptakan kekebalan komunal dan menekan laju penyebaran Covid-19. Presiden Joko Widodo berharap target satu juta dosis vaksin yang dimulai bulan Juni 2021 ini dapat terjaga hingga bulan Juli. Selanjutnya, pada bulan Agustus Presiden menargetkan penyuntikan vaksin pada masyarakat dapat dilakukan dengan jumlah yang lebih besar.
“Saya berharap mulai hari ini target satu juta vaksin untuk seluruh Indonesia terus kita jaga sampai nanti bulan Juli. Bulan Agustus akan kita beri target dua kali lipat dari yang ada sekarang ini,” ucap Presiden dalam keterangan pers usai meninjau vaksinasi Covid-19 massal di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta Selatan, Sabtu (26/06/2021).














