Penulis: Fauzi
Bergerak di bisnis transportasi, PT Prima Armada Raya (PAR) pun tak luput untuk berinovasi, terlebih di era disrupsi seperti sekarang ini. Dalam menjalankan usaha PT PAR sendiri memiliki visi untuk menjadi perusahaan jasa transportasi modern yang mengedepankan keamanan dalam pelayanan prima kepada pelanggan.
Sementara misinya terdiri dari empat hal, yakni memberikan produk dan pelayanan terbaik untuk mencapai customer experience; mengembangkan kapabilitas dan kualitas sumber daya manusia; menciptakan nilai tambah yang inovatif untuk kesinambungan pertumbuhan; menjalankan kegiatan usaha dengan etika dan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.
“Keywords-nya adalah kita ingin menjadi perusahaan jasa transportasi yang mengedepankan safety serta customer satisfaction. Keywords-nya ada tiga itu. Jadi, kita diamanatkan oleh PT Pertamina sebagai ultimate share holder kita untuk mengelola transportasi di lingkungan Pertamina dan mengembangkan produknya, sehingga menjadi produk yang prima dalam layanannya,” ujar Anjas Jati Kesuma, Direktur Keuangan dan SDM PT PAR, saat sesi Penjurian TOP Digital Awards 2021 yang digelar Majalah It Works secara virtual, (25/11/21) lalu.
Dalam paparannya Anjas mengatakan bahwa PT PAR telah mengembangkan bisnis, di mana sudah ada empat usaha besar, yaitu persewaan kendaraan, layanan jasa pengemudinya, penjualan kendaraan, serta perbengkelan dan keagenan.
Sementara untuk tujuan bisnis yang dicanangkan PT PAR, seperti diungkap Anjas, yakni menjadi perusahaan yang continues secara business growth serta sustain secara bisnisnya juga.
“Di sini kata-kata continues growth dan sustain menjadi sangat penting terutama di perusahaan sewa kendaraan. Kenapa? Karena kita ketahui distrupsi di bisnis sewa kendaraan ini sangat besar. Nah, kita punya keuntungan bahwa di sini kita struktur bisnisnya lebih ke B2B instead of B2C. Tapi di sini juga jadi tantangan dan kesempatan kita untuk mengembangkan suatu teknologi yang bisa memfasilitasi kebutuhan bisnis, yaitu menjadikan sewa transportasi yang sifatnya B2B menjadi bisa berkembang seperti halnya yang B2C. Itulah our future,” jelas Anjas.
Dalam IT Master Plan yang dicanangkan, dalam pengembangakan aplikasi PT PAR memiliki tiga tema, dengan tema utamanya adalah mengembangkan aplikasi dasar, untuk mengoptimalkan operasi perusahaan. “Itulah yang akan kita kembangkan dalam bentuk PAR Mobile fase 1,” kata Anjas.
Adapun yang kedua, setelah kita membuat aplikasi dasar, PT PAR kemudian mengembangkan aplikasi itu. Dikatakan Anjas, aplikasi lanjutan itu diperlukan untuk memfasilitasi strategi bisnis perusahaan, di mana selain core business, PT PAR juga ada derivative business yang harus dikembangkan. “Di antaranya itu ada layanan service yang sifatnya pay as you go, seperti halnya Gojek dan Grab, tapi ini untuk customer-customer yang sifatnya B2B,” ujar Anjas.
Selanjutnya tema ketiga adalah bagaimana PT PAR menciptakan aplikasi yang lebih besar. “Mimpi besarnya adalah seperti Super Apps, walaupun memang temanya akan lebih spesifik ke layanan transportasi dan derivative business-nya. Misalnya, nanti ketika dia sudah bisa memesan kendaraan, dia juga memesan layanan keagenan serta layanan bengkel kita,” sambungnya.
Aplikasi Unggulan
Sebagaimana telah disinggung di atas, PT PAR telah memiliki satu solusi bisnis bernama PAR Mobile. Aplikasi yang telah diimplementasikan sejak tahun 2020 hingga sekarang ini dikembangkan oleh pihak eksternal.
Dikatakan oleh Dodi Rohendi, Manager Fleet Operations & Technical Support, PAR Mobile ini merupakan aplikasi yang berfungsi untuk melakukan kontrol, monitoring, dan penilaian kendaraan atas aspek kelayakan, aman serta nyaman, serta untuk pengemudinya apakah layak untuk melakukan suatu aktivitas sebagai pengemudi.
“Dari PAR Mobile tersebut ada fitur-fitur yang menjadi unggulan, salah satunya ada fitur Pre Trip Cek. Di mana fitur ini akan transaksi yang akan melakukan pengecekan harian kendaraan sebelum digunakan. Kemudian ada lagi fitur Daily Check Up, artinya fitur ini untuk pemeriksaan harian kondisi kesehatan atas pengemudi. Sehingga pengemudi ini sebelum melakukan aktivitasnya itu melakukan pemeriksaan dulu sehingga apakah layak nantinya, baik dari sisi suhu tubuh juga tensi darah,” ungkap Dodi.
Tidak berhenti sampai di situ, PAR Mobile juga memiliki fitur unggulan lainnya seperti fitur Absensi Pengemudi. “Jadi dalam hal transaksi untuk clock in, clock out, overtime, dan perjalanan-perjalanan dinas luar kota itu juga diakomodir dalam satu fitur absensi yang ada dalam PAR Mobile,” kata Dodi.
Sementara dari sisi pelanggan, PAR Mobile juga memiliki fitur bernama suara pelanggan. ”Jadi, secara tempori itu pelanggan juga bisa menggunakan fitur ini untuk memberikan saran, pujian, ataupun misalnya sifatnya keluhan,” lanjut Dodi.
Masih untuk pelanggan, di PAR Mobile juga ada satu fasilitas bernama Survey Kepuasan Pelanggan, yang dilakukan secara periodic. Pada fasilitas ini pelanggan bisa melakukan penilaian atas aspek kendaraan dan pengemudi. ”Nanti bentuknya berupa quesioner-quesioner yang sudah kami sediakan di dalamnya, sehingga nanti pelanggan tinggal memilih sesuai dengan apa yang sudah didapatkan dari PT PAR,” tutup Dodi.














