ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Ingin Indonesia Maju, Forum Doktor Multidisiplin Memberikan Sejumlah Rekomendasi

redaksi
6 February 2020 | 18:00
rubrik: Event
Ingin Indonesia Maju, Forum Doktor Multidisiplin (FDM) Memberikan Sejumlah Rekomendasi

Ingin Indonesia Maju, Forum Doktor Multidisiplin (FDM) Memberikan Sejumlah Rekomendasi

Share on FacebookShare on Twitter

Sekumpulan alumni program doktor dari perguruan tinggi dalam dan luar negeri yang mempunyai rasa kepedulian  tinggi terhadap persoalan-persoalan strategis dan krusial di masyarakat Indonesia telah  membentuk komunitas doktor dengan nama Forum Doktor Multidisiplin (FDM) di Jakarta.  Forum ini diinisiasi oleh sejumlah doktor dari berbagai bidang ilmu seperti: Sosial-Politik, Pertahanan-Keamanan, Hukum, Ekonomi, Keuangan, Manajemen Bisnis, Teknik, Lingkungan, Kesehatan, Kependidikan, Teknologi-Informasi, dsb.

Sebagai kegiatan awal, FDM telah menyelenggarakan sebuah seminar di Jakarta (4/2/2020) dengan dihadiri 40 (empat puluh) orang bergelar doktor dari berbagai disiplin ilmu dan datang dari berbagai kalangan seperti: Akademisi, Peneliti, Konsultan, Praktisi, Profesional dan Pengusaha, baik dari Pemerintahan, Perguruan Tinggi, BUMN, BUMS, Profesi Mandiri dan Media.

Pembicara dan Pengurus FDM yang hadir di seminar itu antara lain: Dr. Suhardi Somomoeljono, S.H., M.H; Dr. Yunisyaaf Y. Arif, S.H., M.App.Sc.; Dr. Yulius Ibnoe, S.E., M.A.; Dr. Yuli Teguh Hidayat, SS.T., M.M., Akuntan; dan Dr. Pandu Patriadi, S.E., M.M., M.B.A., M.H.

Dalam seminar dengan tema “Legal and Business in Digital Economy Era”, para pembicara  menyuarakan sejumlah analisis dan rekomendasi penting dan strategis dari  berbagai perspektif ilmu seperti: Sosial-Politik, Hukum, Ekonomi Digital, Keuangan,  Teknologi Finansial, dan lain-lain.

Ekonomi Digital dan Regulasi

Ketua FDM Suhardi Somomoeljono, yang sehari-hari berprofesi sebagai Pengacara, menyampaikan pandangannya tentang regulasi di Indonesia yang banyak saling berbenturan. Padahal, dalam sektor bisnis apa pun, regulasi yang mendukung adalah hal utama. “Karena itu, Omnibus Law, bagus untuk membenahi regulasi yang saling berbenturan. Dengan catatan tujuan ideal yang hendak dicapai ditegaskan dalam definisi dan konsep yang jelas terkait dengan sasaran target yang terukur dengan frame nilai-nilai keadilan yang mengedepankan kepentingan rakyat Indonesia,” ujarnya.

BACA JUGA:  APP Sinar Mas, Shoope dan Yayasan Doktor Sjahrir Bantu UMKM Manfaatkan Marketplace

Baca: Pemerintah Kejar Pajak Netflix Lewat Omnibus Law

Menurutnya juga, untuk kepastian hukum dan lain-lain maka ekonomi digital perlu diatur dengan baik lewat regulasi. Pengaturan yang baik itu juga demi perlindungan data pribadi, investasi dari domestik/asing, pendapatan negara (pajak), perlindungan konsumen, dan lain-lain. “Dalam ekonomi digital, data konsumen mudah tersebar dan dipakai untuk penawaran produk dan lain-lain. Dan ada banyak contoh lain, maka negara perlu hadir dalam ekonomi digital,” ujar Suhardi.

Perbankan dan Tekfin

Pembicara lain, yakni Yunisyaaf menyoroti tentang perkembangan teknologi finansial (tekfin) di era digital. Pakar perbankan ini menghimbau, perbankan jangan menghindari tekfin tapi harus  merangkulnya. Bank dan tekfin memiliki segmen dan keunggulan masing-masing. Bank memiliki sistem yang prudent dan prinsip kehati-hatian yang tinggi, sehingga tingkat kredit macetnya dapat dikendalikan. Namun dengan semakin tumbuh dan berkembangnya model bisnis di era digital, maka bank perlu melakukan penyesuaian sehingga dapat lebih cepat tanggap dengan tingkat akurasi yang lebih baik dalam melakukan assessment kelayakan aplikasi pinjaman maupun profil calon nasabah. Kecepatan respon sangat diperlukan untuk akselerasi keputusan kredit.

Disinilah Tekfin memiliki kelebihan yaitu tingkat jangkauan data yang lebih luas dengan tingkat pemerosesan aplikasi pinjaman yang lebih cepat dan akurat. “Tekfin memiliki tingkat fleksibilitas layanan yang tinggi dan cepat serta tingkat jangkauan nasabah yang lebih luas,” jelas Yunisyaaf.

Baca: BI Ungkap Pembiayaan Fintech Melonjak 1415 Persen Tahun Lalu

Bank juga perlu berkolaborasi yang baik dengan Tekfin sehingga secara tidak langsung dapat memanfaatkan Tekfin sebagai front-liner (saluran) maupun back office yang handal yang memiliki kemampuan kecepatan melakukan proses yang tepat dan cepat.

“Bahkan dalam hubungan kerjasama antara bank dan Tekfin, bank bisa berperan sebagai “super-lender” yaitu sebagai sumber dana. Sehingga bank bisa sekaligus memperluas jaringan dan jangkauannya di seluruh Indonesia atau bahkan hingga ke luar negeri,” tambahnya.

BACA JUGA:  Gelar Diskusi Bertajuk AI for Youth, realme Kaji Potensi AI bagi Anak Muda

Industri 4.0 dan Kesiapan SDM Indonesia

Yulius Ibnoe, seorang pengamat kebijakan publik, menyoroti tentang pentingnya langkah-langkah strategis di Indonesia terkait kesiapan SDM dalam menghadapi era Industri 4.0. Itu antara lain karena 60 persen angkatan kerja di Indonesia berpendidikan SMP ke bawah. “Mereka ini mudah terkena dampak otomatisasi di era Industri 4.0,” kata Yulius.

“Disamping itu, 50 persen tenaga kerja Indonesia mendapatkan kesenjangan antara pendidikan vokasi yang didapat dengan kebutuhan dunia industri. Indonesia sangat perlu menyiapkan SDM untuk mendukung transformasi ekonomi di era digital.”

Baca: Indonesia dan Singapura Gelar Pelatihan SDM Industri 4.0 Berbasis Kompetensi

Yulius menjelaskan, Indonesia membutuhkan pendidikan dan pelatihan ketrampilan yang lebih banyak. Hal ini perlu, karena banyak lulusan kita yang belum siap kerja setelah lulus sekolah. Oleh karenanya, industri/perusahaan harus punya peran untuk berkembangnya pendidikan vokasi (ketrampilan).  Pemerintah, melalui Menteri Keuangan RI, telah mengeluarkan Permenkeu Nomor 128/PMK.010/2019 untuk memberikan insentif pengurangan pajak sebesar 200 persen dari biaya vokasi yang dikeluarkan perusahaan,

Selain pendidikan vokasi, Yulius juga menegaskan, tentang pentingnya Pendidikan soft skill dan karakter, agar pekerja Indonesia dapat berkembang dan berhasil dalam dunia kerja.

Menutup acara seminar, Pandu Patriadi selaku Moderator acara, mengemukakan bahwa sejumlah aktivitas akan terus digelar oleh FDM. “Forum ini diisi oleh para doktor dari berbagai disiplin ilmu.  Maka kekayaan latar belakang ilmu tersebut dapat disinergikan untuk memberikan rekomendasi strategis dan solutif bagi kepentingan bangsa dan negara,” tegasnya.

Sebagai tindak lanjut kontribusi FDM untuk ikut memberikan rekomendasi strategis dan solutif maka secara berkala FDM akan mengadakan berbagai kegiatan seperti: Policy and Business Research,  Executive Seminar and Workshop, Focus Group Discussion, dan  Publikasi.

BACA JUGA:  Program Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia 2021 Disambut Positif
Tags: Forum Doktor Multidisiplin
Previous Post

Penjualan Apple Watch Kalahkan Arloji Swiss di 2019

Next Post

Goodyear Gunakan Simulator Mengemudi Grade VI

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jasa Marga Siapkan Sistem Penerus e-Toll

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalin Dukung Bank DKI Hadirkan Layanan Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BSN Manfaatkan Aplikasi IT Unggulan untuk Memudahkan Pelayanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Huawei Luncurkan HUAWEI Mate 80 Pro, Bawa Kamera Canggih dan Durabilitas Terdepan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Ahmad Churi
2 April 2026 | 21:21

ItWorks.id- Laporan Ericsson ConsumerLab 2026 mengungkap meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan (AI) mulai mengubah pola konsumsi data seluler, terutama pada kebutuhan...

Pencadangan Data (Backup) dan Keamanan Kini Menjadi Persoalan Ekonomi AI

Fauzi
30 March 2026 | 14:36

Oleh: Sherlie Karnidta, Country Manager Indonesia, Cloudera IDC dalam Global DataSphere Forecast memproyeksikan bahwa volume data global akan melonjak hingga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto