Jakarta, ItWorks- Menggeluti aktivitas usaha di bidang layanan dan solusi delivery system (pengiriman), Warehousing & Fulfillment Center dengan dukungan aplikasi teknologi digital, PT Shippindo Teknologi Logistik (Shipper.id) kian mendapat respons besar dari pelanggan dan mitra usaha. Selama 4 tahun berdiri sejak 2017, startup agregator sistem logistik dan pengiriman barang ini mengalami perkembangan bisnis yang sangat pesat.
Shipper.id merupakan salah satu agregator logistik & warehouse di Indonesia yang menyediakan jasa pengiriman barang serta sewa gudang. Memiliki tagline “Bebas Pilih Tanpa Batas” Shipper memposisikan diri sebagai penyedia solusi layanan pengiriman barang dan jasa pergudangan terintegrtasi, untuk memenuhi kebutuhan berbagai industri. Mulai dari pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), hingga skala enterprise dengan berbagai jenis barang.
Solusi smart warehousing juga bisa jadi hub dan cargo distribution center bapi para pelaku e-commerce untuk memudahkan sistem manajemen pengiriman barang dari berbagai jenis produk. Mulai consumer good, barang electronic, farmasi dan lainnya yang dilengkapi sistem aplikasi digital.
Sejak awal berdiri, Shipper.id dengan keunggulan solusi teknologi informasi yang dihadirkan, juga bertekad untuk mendukung implementasi National Logistic Ecosystem (NLE), sekaligus membantu pemerintah meningkatkan daya saing logistik nasional. “Dengan aplikasi teknologi, kami mengembangkan layanan ekosistem logistik modern terintegrasi yang bisa digunakan berbagai pelaku usaha untuk mendapatkan layanan logistic, gudang dan pengiriman terpercaya. Dengan aplikasi teknologi, Shipper.id akan memudahkan penanganan end to end logistic solution. Mulai dari proses pertukaran data untuk simplifikasi proses, pengaturan gudang dan pengiriman yang didukung oleh sistem teknologi informasi terintegrasi. Mencakup seluruh proses logistik, termasuk teknologi pelacakan kiriman barang, jasa cek ongkir berbagai jasa ekspedisi melalui website ataupun aplikasi Shipper,” ujar Jessica Hendrawidjaja, Chief Marketing Officer (CMO) Shipper.id saat presentasi dan wawancara penjurian “Top Digital Awards 2021” pada kamis (2/12/2021) yang berlangsung secara virtual melalui aplikasi zoom meeting.
Tahun ini untuk pertama kalinya, Shipper,id ikut penjurian untuk penghargaan “Top Digital Awards”. TOP Digital Awards 2021, merupakan kegiatan corporate rating atau ajang penilaian untuk penghargaan di bidang IT dan Telco atau teknologi digital yang selenggarakan Majalah ItWorks bekerja sama dan didukung oleh Asosiasi TI & TELCO Indonesia. Penghargaan akan diberikan pada Acara Puncak Penganugerahan “TOP Digital Awards 2021 pada akhir tahun kepada perusahaan/ instansi pemerintahan yang dinilai berhasil dalam hal implementasi dan inovasi pemanfaatan teknologi digital. Terutama dalam upaya meningkatkan kinerja, daya saing, layanan pelanggan, maupun layanan masyarakat di tengah pandemi covid-19 dan era new normal.
Dalam presentasinya berjudul, “Mendukung Ekosistem Logistik Nasional melalui Teknologi Digital, Jessica banyak memaparkan tentang awal berdirinya perusahaan dan “the evolution of digital transformation” yang memang menjadi ruh dan penggerak utama bagi bisnis Shiper.id. Shipper awalnya sebagai penyedia solusi untuk logistik system dan berkembang luas menjadi agregator layanan logistic, pengiriman dan warehouse pergudangan modern.
Shipper diluncurkan pada 2017 dengan misi untuk memberikan akses yang lebih luas dan merata terhadap layanan logistik berkelas tinggi di seluruh Indonesia, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Shipper menyediakan jasa pemenuhan (fulfillment) dan pengiriman melalui jaringan pusat pemenuhan (fulfillment centers 1), mitra pengiriman, dan titik ritel yang dikelola secara digital.
Dalam kesempatan itu juga dipaparkan solusi bisnis yang jadi andalan, yakni aplikasi: Shipper App & Shipper API (Application Programming Interface) Website untuk memudahkan para pelaku UMKM mendapatkan layanan shipper.id. Shipper App mulai diimplementasi 2019 sebagai aplikasi aggregator 3PL untuk memudahkan pengiriman paket dengan dashboard terintegrasi untuk melakukan semua proses pengiriman dan API yang terintegrasi dengan 3PL partner. Hal ini memudahkan perusahaan melakukan pengiriman paket dari mana saja, ke mana saja.
Selain itu juga ada solusi andalan, Shipper Fulfilmen dengan beberapa fitur unggulan, Smart Warehouse Management System. Manfaat atau dampak untuk perusahaan: menawarkan layanan yang memiliki keunggulan dari segi waktu, tenaga dan biaya sehingga menjadi nilai tambah bagi customer.
Dengan keunggulan solusi yang dihadirkan, bisnis layanan shipper pun bisa cepat melejit. Apalagi setalah Shipper memperoleh dukungan pendanaan kuat dari investor, sehingga bisa lebih ekspansif mengembangkan jaringan dan pentrasi pasar. “Selama 4 tahun berdiri, Shipper mengalami perkembangan yang sangat pesat. Saat awal berdiri, Shipper hanya memiliki 4 unit gudang yang kini telah berkembang menjadi lebih dari 300 gudang pintar di 35 kota di seluruh Indonesia,” ujarnya di dampingi Deddy Machdan- Head Corcomm, Shipper.id.
Saat ini, layanan shipper.id juga sudah terintegrasi dengan jasa ekspedisi di dalam dan luar negeri. Di dalam negeri Shipper memiliki jangkauan pengiriman yang luas di seluruh Indonesia. Saat ini Shipper melayani ribuan bisnis e commerce yang mendistribusikan jutaan produk setiap bulannya. Tahun lalu, pelanggan Shipper mengalami peningkatan volume pengiriman paket yang dibeli secara daring, yang diakselerasi oleh pandemic Covid-19. Shipper telah membantu pelanggannya dalam memanfaatkan fasilitas pemenuhan dengan efisien dan memastikan arus pengiriman barang yang lancar.
Shipper juga menyediakan berbagai macam pilihan pengiriman yang lengkap, mulai dari pengiriman reguler hingga cashless dari marketplace. Dengan keunggulan teknologi dan solusi yang dihadirkan, Shipper berhasil mengembangkan basis pelanggannya dari 2.700 menjadi 20.000+ penjual online, termasuk ratusan perusahaan papan atas di berbagai industri.
“Capaian yang juga membanggan bagi kami, Shipper berhasil menambah lebih dari 400 pekerjaan selama pandemi sehingga kini Shipper memiliki lebih dari 1.900 karyawan, temasuk tenaga lapangan non organik. Kami juga telah mendukung lebih dari 10.000 UMKM di Indonesia go digital,” pungkasnya. (AC)














