ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

ManageEngine: Ini Prediksikan Lima Tren Manajemen TI Teratas 2022

Ahmad Churi
17 December 2021 | 15:12
rubrik: Digital
Studi ManageEngine Banyak Perusahaan Lambat Atasi Keamanan Cyber Pekerja Jarak Jauh
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta ItWorks- Selama dua tahun terakhir, peran sistem Teknologi Informasi (TI ) telah berkembang secara signifikan, di mana organisasi diharuskan untuk memikirkan kembali dan mengubah cara mereka bekerja. Ke depan, akan ada penekanan baru pada pemanfaatan kemajuan teknologi untuk mengatasi tantangan bisnis yang muncul dari sistem kerja jarak jauh (teleworking).

“Setelah pandemi, sistem kerja hybrid akan menjadi harapan dan mungkin menjadi sebuah kebijakan di sebagian besar organisasi di seluruh dunia. Hal ini berarti keamanan siber, AI, otomatisasi, dan analisis data akan memainkan peran yang semakin penting dalam upaya organisasi mendukung cara kerja ini,” ungkap Rajesh Ganesan, Vice President of Products at ManageEngine, dalam pernyataan tertulis kepada pers (16/12/2021), di Jakarta.
ManageEngine merupakan divisi enterprise IT management dari Zoho Corporation. Lebih lanjut, berikut ini lima prediksi teratas tentang manajemen TI di tahun 2022 dari ManageEngine.

  1. Wawasan organisasi akan langsung bisa ditindaklanjuti dengan adanya sistem analisis kontekstual.

Ketika wawasan disajikan secara langsung dalam aplikasi bisnis, peluang organisasi untuk menindaklanjutinya jauh lebih tinggi daripada ketika wawasan yang sama disajikan dalam perangkat lunak business intelligence yang berdiri sendiri. Misalnya, ketika wawasan tentang efisiensi proyek tersedia dalam perangkat lunak untuk manajemen proyek, lebih mudah bagi manajer proyek untuk menghubungkan apa yang mereka temukan dengan pekerjaan sehari-hari mereka dan menerapkan langkah-langkah untuk memperbaiki inefisiensi pekerjaan.

“Cara kami melatih dan menerapkan model AI diperkirakan akan berubah secara signifikan di tahun mendatang. Dengan teknik yang lebih berkelanjutan seperti meta-learning, transfer learning, dan teknologi causal AI yang diharapkan dapat melengkapi proses pembelajaran yang mendalam. Teknologi AI dan Machine Learning pada akhirnya akan menjadi elemen alur kerja analisis kontekstual yang stertanam sepenuhnya,” terang Rajesh.

  1. Model jaring keamanan siber akan menawarkan perlindungan yang lebih baik di era sistem kerja hybrid.
BACA JUGA:  Huawei Bersama BSSN Dukung Gelaran Kompetisi Keamanan Siber

Karena karyawan terus mengakses sumber daya organisasi dari lokasi yang berbeda, keamanan berbasis jaringan tradisional menjadi usang. Lanskap keamanan telah berkembang sebagian karena percepatan peralihan ke cloud dan penggunaan perangkat pribadi yang tidak terverifikasi. Hal ini mengakibatkan banyak organisasi menjadi sangat rentan terhadap ancaman siber dan serangan dari dalam.

Dalam skenario ini, model jaring keamanan siber, dengan prinsip utama Zero Trust, akan mendapatkan lebih banyak daya tarik. Zero Trust Security adalah model keamanan yang digunakan untuk mencegah ancaman siber seperti kebocoran data dengan mengeliminasi konsep “trust” atau kepercayaan dari arsitektur network perusahaan.
Dengan kata lain, kehadiran Zero Trust Security tidak membuat sistem menjadi “dipercaya” tetapi justru menghilangkan kepercayaan. Zero Trust Security hadir sebagai model yang lebih efektif ketimbang model tradisional berbasis perimeter atau zona aman yang sejauh ini dimanfaatkan sebagai konsep dasar untuk mengamankan aset perusahaan. Model jaring keamanan siber adalah pendekatan terdistribusi di mana perimeter keamanan individu yang lebih kecil dibangun di sekitar orang atau objek yang bertindak sebagai titik akses, sehingga menawarkan kontrol keamanan yang lebih baik kepada tim TI.

  1. Model operasi TI akan terus berkembang untuk mendukung sistem kerja hybrid.

Organisasi, awalnya, mengalami masalah ketika menerapkan rencana bisnis berkesinambungan mereka ketika peraturan lockdown pertama kali diterapkan. Tetapi dengan karyawan yang memilih sistem kerja hybrid dalam jangka waktu yang lama, perubahan lebih lanjut dalam model operasi TI harus dilakukan untuk memastikan pekerjaan sistem hybrid efisien dan berkelanjutan.

Meskipun menggunakan sistem layanan self-service, produktivitas karyawan jarak jauh masih terganggu ketika terjadi kendala. Dalam sistem kerja hybrid, aspek-aspek seperti layanan zero-touch service management (manajemen layanan tanpa sentuhan; penanganan kendala dengan mesin), pemantauan pengalaman digital untuk memastikan ketersediaan tinggi dan peningkatan konstan bagi pengguna akhir, serta peningkatan adopsi desktop sebagai layanan dan VDI akan menjadi lebih penting dari sebelumnya.

  1. AIOps dan otomatisasi IT akan menjadi landasan penting bagi sistem arsitektur TI perusahaan.
BACA JUGA:  ManageEngine Perkuat Log360 dengan Pendeteksi Ancaman yang Dirancang Ulang

Seiring meluasnya penggunaan AI, dan didukung oleh peningkatan operasionalnya, teknologi AI akan terus memperkuat dirinya sebagai landasan dalam sistem arsitektur TI pada perusahaan. Para pemimpin IT nantinya akan lebih bergantung pada AIOps (Artificial Intelligence for IT Operations) dan otomatisasi TI, yang bisa mendeteksi masalah menggunakan algoritma dan menyelesaikannya secara otomatis sebelum masalah tersebut mengganggu produktivitas atau operasi jaringan. Pemantauan berbasis AIOps akan memainkan peran penting dalam hal prediksi, perencanaan kapasitas, meningkatkan kewaspadaan, dan menjaga sistem keamanan organisasi.

  1. Kelangkaan keterampilan di bidang keamanan siber membuat organisasi bekerja sama dengan perusahaan penyedia layanan.

Ada ketidakseimbangan jumlah dan kebutuhan akan karyawan terampil di bidang keamanan siber. Untuk memenuhi kebutuhan yang berkembang ini, organisasi akan semakin menggunakan layanan MSSP dan perusahaan penyedia layanan deteksi dan respons yang terkelola. Misalnya, peningkatan karyawan yang bekerja jarak jauh, adopsi cloud, dan kebutuhan untuk memenuhi peraturan kepatuhan membuat IAM (Identity and Access Management) menjadi proses yang membosankan bagi sebagian besar organisasi. Karena banyak organisasi tidak memiliki keterampilan dan sumber daya yang diperlukan untuk menerapkan solusi IAM, semakin banyak organisasi akan beralih ke perusahaan penyedia layanan IAM untuk mengisi peran tersebut. (AC)

Tags: ManageEngine
Previous Post

Kolaborasi Bhinneka & Pos Indonesia Dorong Optimalisasi Pergudangan dan Distribusi E-Commerce

Next Post

Penting Disimak, Truecaller Global Spam Report 2021

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Desty, Startup Teknologi Berkomitmen Berdayakan UMKM di Tanah Air

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antares, Platform IoT Telkom Diakui Dunia Internasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Samsung Perkenalkan Exynos 2200 dengan Xclipse GPU Berbasis AMD RDNA 2

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Selamatkan Hiu Paus Dengan Main Game Ocean Buddy di Aplikasi DANA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Ahmad Churi
2 April 2026 | 21:21

ItWorks.id- Laporan Ericsson ConsumerLab 2026 mengungkap meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan (AI) mulai mengubah pola konsumsi data seluler, terutama pada kebutuhan...

Pencadangan Data (Backup) dan Keamanan Kini Menjadi Persoalan Ekonomi AI

Fauzi
30 March 2026 | 14:36

Oleh: Sherlie Karnidta, Country Manager Indonesia, Cloudera IDC dalam Global DataSphere Forecast memproyeksikan bahwa volume data global akan melonjak hingga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto