Mandiri Capital menyelenggarakan Indonesia Digital Tribe sebagai salah satu cara untuk mencetak talenta digital yang diharapakn menjadi cikal bakal dari startup berkualitas.
“Indonesia Digital Tribe Final Day merupakan puncak dari acara Indonesia Digital Tribe. Namun ini bukanlah akhir melainkan sebuah awal dari perjalanan para talenta digital,” kata Ketua Program Indonesia Digital Tribe atau IDT Eddi Danusaputro dalam acara daring Indonesia Digital Tribe Final Day di Jakarta, Kamis, 31/03/2022.
Indonesia Digital Tribe berhasil menjaring 18.000 digital talent dari berbagai wilayah Indonesia, menghasilkan 1.800 ide inovasi. Sebanyak 18.000 peserta menjalani Digital Mentorship Program, Digital Mindset and Behaviour.
Dari 18.000 peserta, terpilih 1.514 peserta yang menjadi Digital Ready Talent. Mereka terbentuk dalam 500 team dengan komposisi Golden Triangle Start Up, terdiri dari hackers, hipster dan hustler. Setiap team memberikan satu ide inovasi dari 8 kategori yang sudah ditentukan.
Sebanyak 500 team terbaik menjalani proses hackathon, pertama adalah tahap Customer Validation di mana dari 500 team yang menjalani tahap ini kemudian tersaring 200 team yang lolos ke tahap Product Validation. Mereka harus melalui proses Digital Talent Readiness.
Potensi para talenta digital tidak hanya berakhir dengan ide yang mereka buat di Indonesia Digital Tribe saja, namun akan disalurkan melalui proses Talent and Innovation, juga Start Up Team.
Dari 500 team terbaik, menghasilkan 200 team dengan 200 prototipe terbaik. Kemudian dari 200 team tersaring 20 team dengan 20 prototipe yang luar biasa.
Dalam Indonesia Digital Tribe Final Day, 20 team terbaik akan membuktikan produk inovasinya di ajang Pitching Forum yang dihadiri para juri dari perwakilan BUMN serta ITDRI.
Baca: Indonesia Digital Tribe Ingin Lahirkan Banyak Soonicorn














