ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Mandiri Capital Bakal Terus Guyur Investasi Startup Terbaru Tahun Depan

adam
19 November 2019 | 14:00
rubrik: Digital
3 Tips Startup untuk Gaet Investor dari Mandiri Capital indonesia
Share on FacebookShare on Twitter

Selama empat tahun berdiri, PT Mandiri Capital Indonesia sudah menggelontorkan dana sebesar Rp 980 miliar untuk 13 perusahaan perintis berbasis teknologi yang dikelolanya.

Ditemui dalam ajang Next Indonesian Unicorn (NextICorn) 2019, CEO Mandiri Capital, Eddi Danusaputro menjelaskan 13 perusahaan rintisan yang dikelolanya berasal dari sektor teknologi finansial.

“Pendanaannya rata-rata si series A. Ada pula yang naik kelas ke C. Start up yang kami kelola diantaranya ada Amartha, Investree, Koinworks, Cashless, PrivyID, dan pastinya LinkAja. Nama-namanya lumayan dikenal,” jelasnya saat ditemui di Bali, Jumat (15/11).

Eddi melanjutkan, setiap tahun pihaknya menyiapkan dua kantong funding, yang masing-masing diisi oleh follow on funding dan satu masuk dalam kategori funding tambahan ke existing portofolio. Total funding mencapai US$ 40 juta sampai US$ 50 juta

Tahun depan, Mandiri Capital berencana untuk menambah investasi ke sektor rintisan yang belum pernah dimasuki dengan modal sebesar US$ 30 juta sampai US$ 40 juta. Menurutnya, dana tersebut cukup untuk menambah 2 sampai 3 investasi baru.

“Sebenarnya tahun depan kami tidak ada target harus mendapat berapa investasi baru. Itu tergantung idealnya bagaimana. Kami juga akan melakukan co-investing atau investasi dengan perusahaan investasi lainnya di sektor yang baru nanti,” lanjut Eddi.

Pihaknya berkata, saat ini fokus membidik perusahaan rintisan yang bergerak di sektor teknologi finansial (tekfin), terutama yang melayani bagian teknologi asuransi hingga remmitance.

Ia juga menyasar perusahaan start up di level pendanaan A karena dinilai produknya sudah pasti diterima oleh pasar.

“Kami jarang melirik ke level seed, karena mungkin produknya sudah atau belum diluncurkan, tapi belum tentu diterima. Kalau series A, sudah ada traction diterima pengguna. Yang pasti, kami lihat start up yang bisa menawarkan solusi atau yang bisa mengambil market yang belum dijangkau,” jelasnya.

BACA JUGA:  Bukalapak Berikan Apresiasi Kepada Penggunanya

Selain menaruh investasi pada sektor pendanaan perusahaan rintisan yang baru, Mandiri Capital juga berencana mendirikan pendanaan sendiri dengan kolaborasi bersama perusahaan pendanaan lain.

Selama 4 tahun berdiri, menurut Eddi, pihaknya tidak ingin hanya mengelola dana dari induk. Ia ingin kelola dana dari investor lain. Untuk mewujudkannya, saat ini Eddi sudah roadshow ke Jepang, Korsel, dan China untuk menawarkan kolaborasi.

Ia sendiri menekankan adanya tambahan nilai valuasi dari kolaborasi tersebut.

“Kalau kolaborasi dengan pihak Mandiri atau yang berada di lokal, kami tekankan pada valuasi dan sinergi. Ini pula yang menjadi basis co-investing kami saat masuk berinvestasi di start up tertentu, hal ini berguna mengurangi resiko. Biasanya kami selalu investasi bersama East atau investor dari luar negeri,” pungkasnya.

Tags: Mandiri Capital
Previous Post

Apa yang Dirasakan JNE Setelah Gunakan Teknologi Cloud Oracle?

Next Post

Mirip ATM, Cetak E-KTP Kurang 2 Menit di Anjungan Dukcapil Mandiri

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Perluas Bisnis, MTM Andalkan Inovasi, AI, dan Cybersecurity

TOP Digital Awards 2026: Perluas Bisnis, MTM Andalkan Inovasi, AI, dan Cybersecurity

Fauzi
7 November 2026 | 16:33

TOP Digital Awards 2026: Bangun Ekosistem Digital Terintegrasi, MTF Pangkas Proses Input Kredit Jadi 18 Menit

TOP Digital Awards 2026: Bangun Ekosistem Digital Terintegrasi, MTF Pangkas Proses Input Kredit Jadi 18 Menit

Busthomi
6 November 2026 | 15:56

TOP Digital Awards 2026: Bethsaida Healthcare Andalkan  AI, Pangkas Waktu Tunggu Pasien Hingga 50%

TOP Digital Awards 2026: Bethsaida Healthcare Andalkan AI, Pangkas Waktu Tunggu Pasien Hingga 50%

Ahmad Churi
6 November 2026 | 15:50

TOP Digital Awards 2026: Dari Pengajuan hingga Bayar Angsuran, FIFGROUP Hadirkan Kemudahan Lewat FIFGO

TOP Digital Awards 2026: Dari Pengajuan hingga Bayar Angsuran, FIFGROUP Hadirkan Kemudahan Lewat FIFGO

Mi’roji
6 November 2026 | 13:59

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Dorong BPR Penataran Blitar Bangkit Dari Kondisi Sulit

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Dorong BPR Penataran Blitar Bangkit Dari Kondisi Sulit

Ahmad Churi
6 November 2026 | 11:38

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital: PA Jember Dorong Layanan Perkara Lebih Cepat, Mudah, dan Transparan Lewat Aplikasi INDRA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berkat ALMIRA, CIMB Niaga Berhasil Bangun dan Terapkan Infrastruktur Teknologi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Melindungi Mata Uang Kripto ala Kaspersky

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DCI Gandeng Uptime Institute, Perluas Pelatihan Pusat Data

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Lenovo Tunjuk Presiden Motorola Mobility Baru

Lenovo Tunjuk Presiden Motorola Mobility Baru

Fauzi
5 November 2026 | 14:38

ItWorks.id - Lenovo mengumumkan penunjukan Amar Babu sebagai Mobile Business Group General Manager and Motorola Global President, efektif mulai 1...

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto