Penelitian Kaspersky berjudul “Mapping a secure path for the future of digital payments in APAC”, menemukan bahwa pengguna layanan pembayaran digital di Asia Tenggara masih mengalami kecemasan saat melakukan transaksi online.
Di antara usia-usia lain, kekhawatiran tertinggi terjadi pada kelompok tertua. Untuk membantu generasi senior dalam merangkul teknologi dengan aman saat mereka online, para ahli Kaspersky menyarankan hal berikut:
- Memasang, meluncurkan, memperbarui, dan menggunakan perangkat serta aplikasi secara efektif merupakan masalah bagi beberapa pengguna yang lebih tua. Kontrol orang tua (Parental controls) tidak hanya untuk membatasi aktivitas pada anak-anak – mereka juga dapat digunakan untuk menyederhanakan hal-hal untuk kelompok senior. Akun pengguna yang dikontrol dapat membantu mengelola komputer, perangkat, dan aplikasi dengan membatasi jumlah opsi yang dapat diakses sehingga menghindari mereka merasa kebingungan dan meluncurkan program secara tidak sengaja. Itu juga dapat memungkinkan login jarak jauh untuk membantu mengelola aktivitas.
- Pastikan aplikasi dan program disetel untuk diperbarui secara otomatis sehingga mereka selalu memiliki versi terbaru dan teraman.
- Solusi keamanan dan langkah praktis dapat meminimalkan risiko menjadi korban ancaman dunia maya dan menjaga keamanan informasi keuangan. Manfaatkan solusi keamanan yang andal untuk perlindungan menyeluruh dari berbagai ancaman, untuk membantu memeriksa keaslian situs web bank, sistem pembayaran, dan toko online yang Anda kunjungi, serta sebagai membuat koneksi yang aman.
- Jelaskan secara teratur kepada mereka pentingnya internet yang aman dan praktik kebersihan dunia maya. Ajari mereka tentang cara menyimpan kata sandi secara pribadi, hanya berbagi informasi dengan orang yang dikenal di kehidupan nyata, hanya terhubung ke jaringan rumah saat melakukan transaksi online, dan tidak pernah mengklik tautan yang mencurigakan, dll.
- Dorong mereka untuk menghubungi Anda jika mereka memiliki pertanyaan atau memerlukan bantuan di dunia digital.
Baca: “Generasi Senior” Asia Tenggara Cemas Saat Melakukan Pembayaran Online














