PT Smartfren Telecom Tbk berhasil mengatasi lonjakan trafik yang terjadi sepanjang Ramadan, momen mudik, dan Hari Raya Idul Fitri 1443 H. Sejak awal tahun 2022, Smartfren telah secara bertahap meningkatkan kualitas jaringan dengan cara perluasan coverage dan optimasi jaringan. Sehingga ketika memasuki Ramadan, seluruh aspek network telah siap untuk mengantisipasi potensi lonjakan traffic yang terjadi.
“Momen mudik Lebaran dan Hari Raya Idul Fitri kali ini menjadi berbeda karena masyarakat kembali bisa mudik ke kampung halaman. Kenaikan traffic internet kali ini dapat diantisipasi dengan baik dan masyarakat bisa terus menikmati layanan internet terbaik dari Smartfren,” kata VP Network Operations Smartfren Agus Rohmat, dalam siaran pers, Sabtu (14/05/2022).
Baca: XL Axiata Catat Kenaikan Trafik Penggunaan Data Hingga 33%, Sepanjang Libur Lebaran 2022
Sepanjang Ramadan, momen mudik dan Hari Raya Idul Fitri 1443 H terjadi lonjakan trafik internet hingga 10%. Layanan SMS juga terjadi kenaikan sebesar 8%, demikian juga layanan voice terjadi kenaikan 25% dibanding lebaran tahun sebelumnya.
Lonjakan trafik internet tersebut dipicu oleh meningkatkan kebutuhan internet untuk mengakses streaming video maupun musik, hingga media sosial dengan kenaikan rata-rata di atas 10%.
Lebih lanjut Agus mengatakan terjadi kenaikan traffic yang signifikan untuk aplikasi Tiktok sebesar 18% dan WhatApps sebesar 13%, kedua aplikasi tersebut banyak digunakan pelanggan Smartfren selama periode mudik dan Idul Fitri.
Baca: Bukan Main, Selama Lebaran Trafik Data Telkomsel Mencapai 45,1 Petabyte
Mayoritas kenaikan terjadi di sepanjang jalur mudik, hingga menyebar ke berbagai kota tujuan mudik terutama di daerah Jawa Barat (10%) dan Jawa Tengah (18%) dan Jawa Timur (6%). Bahkan di beberapa kabupaten di Jawa Tengah dan Jawa Timur kenaikan mencapai di atas 60%. Pemicunya antara lain kebutuhan pelanggan untuk mengakses layanan internet di sepanjang perjalanan, dan ketika berada di tujuan mudik.
Agus menjelaskan bahwa jaringan telekomunikasi Smartfren telah dirancang menggunakan desain full redundant dan memiliki teknologi switch over sehingga perubahan kebutuhan kapasitas bisa disesuaikan dengan cepat. Teknologi ini juga berkontribusi mempercepat penanganan jaringan, sehingga gangguan bisa diselesaikan kurang dari satu jam.
Berkat rangkaian antisipasi tersebut, Smartfren berhasil memperkecil jumlah keluhan pelanggan terkait jaringan hingga sebesar 60% selama periode lebaran, dan kondisi network juga tidak ada incident critical yang menyebabkan gangguan terhadap jaringan.
Baca: IOH Sukses Antisipasi Lonjakan Trafik Data di Masa Libur Lebaran 2022














