Jakarta, ItWorks- Fortinet®, perusahaan global di bidang solusi keamanan siber (cybersecurity), mengumumkan perilisan FortiCNP, layanan baru yang sepenuhnya dibangun di cloud. Solusi ini berfungsi mengorelasikan temuan keamananan pada seluruh cloud footprint perusahaan agar dapat memfasilitasi operasi keamanan dengan mulus.
Kian pesatnya adopsi atau pemanfaatan teknologi berbasis cloud sebagai bagian dari arsitektur TI hybrid membantu perusahaan untuk mencapai time to market (TTM) yang lebih cepat dan menjadi lebih responsif terhadap kebutuhan pelanggan. Namun, teknologi cloud ini juga dapat memperbesar risiko keamanan secara keseluruhan, yang umumnya ditangani dengan menambahkan solusi keamanan baru pada infrastruktur yang digunakan oleh perusahaan. Tiap solusi yang ditambahkan menghasilkan rentetan notifikasi yang sering kali harus dianalisis secara manual dan dapat dengan cepat menghambat pemanfaatan teknologi cloud perusahaan.
Menyikapi hal tersebut, Fortinet® menghadirkan solusi inovasi cybersecurity FortiCNP, yang dibangun di sistem cloud dengan keunggulan teknologi terkini. Teknologi Resource Risk Insights (RRI)TM yang dipatenkan pada FortiCNP menghasilkan wawasan yang kaya konteks dan dapat ditindaklanjuti untuk membantu tim memprioritaskan remediasi dan mitigasi risiko dengan potensi dampak terbesar terhadap keamanan cloud workload tanpa memperlambat kegiatan operasional perusahaan. Solusi FortiCNP menyederhanakan cloud security, mengakselerasi pengelolaan risiko, sekaligus memberikan perlindungan mendekati real-time dengan kapabilitas pendeteksian malware berpendekatan zero-permission.
Fortinet juga mengumumkan statusnya sebagai Amazon Web Services (AWS) Launch Partner untuk Amazon GuardDuty Malware Protection, yang menyediakan kapabilitas pendeteksian malware tanpa agen pada semua berkas penyimpan data (data stores), volume cakram (disk volumes), dan citra beban kerja (workload images) AWS. FortiCNP mendukung Amazon GuardDuty Malware Protection dengan menyediakan perlindungan yang mendekati real-time dengan kapabilitas zero-permission untuk secara aktif memindai beban kerja yang sedang berlangsung tanpa memperlambat ataupun mengakibatkan dampak pada kegiatan operasional. “Tanpa perangkat yang tepat, tenaga ahli keamanan harus secara manual menyaring ratusan bahkan ribuan notifikasi setiap hari,” jelas Doug Cahill, Vice President Bidang Analyst Services merangkap Senior Analyst di Enterprise Strategy Group (ESG) Fortinet, dalam rilis pers (11/08/2022).
Ditambahkan saat dibanjiri notifikasi, tim TI dapat dihadapkan dengan penurunan produktivitas, alur kerja yang tidak efisien, serta risiko keamanan yang berakumulasi lebih cepat dibanding kemampuan untuk menanganinya. “FortiCNP membantu mengarahkan tim ke notifikasi keamanan yang paling penting dengan membuang notifikasi yang tidak penting,” ujarnya.
Sejauh ini, sudah banyak pelanggan telah merasakan manfaat dari pendekatan pengelolaan risiko berbasis cloud milik FortiCNP. Sejumlah mitra juga sudah mulai memanfaatkan FortiCNP untuk meningkatkan layanan mereka.
“FortiCNP memberi kami visibilitas cloud yang komprehensif melalui dasbor intuitif yang mempermudah pemantauan pengelolaan risiko seiring berjalannya waktu,” ungkap Caio Hyppolito, Chief Technology Officer (CTO), BK Bank.
Scott Plamondon, Co-Founder merangkap VP of Architecture, Observian, menyatakan, sebagai AWS Level 1 MSSP Competency Partner, fokus Observian adalah memastikan layanan yang kami tawarkan untuk membantu pelanggan membangun penerapan teknologi cloud yang aman sekaligus dapat diskalakan. Observian menawarkan layanan baru yang meliputi solusi Perlindungan Berbasis Cloud terkini dari Fortinet, yaitu FortiCNP, serta layanan pendeteksian dan penanganan terkelola milik Observian yang tepercaya dan telah terbukti.
“FortiCNP membantu pelanggan untuk dengan mudah mengintegrasikan, mengoperasionalisasikan secara lebih cepat, dan langsung memperoleh manfaat dari layanan keamanan berbasis cloud AWS, dengan menyaring notifikasi sehingga lebih tepat sasaran dan dapat ditindaklanjuti sesuai kebutuhan pelanggan. Pelanggan kami yang mengandalkan tim Operasi Keamanan Observian akan memperoleh manfaat dari kemampuan kami mendiagnosa, memprioritaskan, serta melaporkan notifikasi tersebut dengan lebih baik, 24 jam sehari, 7 hari seminggu,” ujarnya.
Fitur utama pada FortiCNP adalah integrasi dengan produk dan layanan keamanan AWS, serta Fortinet Security Fabric, yang membantu perusahaan mengamankan lingkungan cloud dengan lebih efektif sekaligus memaksimalkan investasi mereka pada cloud security. “Di AWS, kami menyediakan perangkat yang lebih cerdas bagi pelanggan agar dapat lebih mudah mengambil tindakan dan lebih cepat memitigasi risiko,” jelas Jon Ramsey, Vice President (VP) AWS Security.
Mitra Keamanan seperti Fortinet, dengan layanan FortiCNP yang dibangun di AWS dan terintegrasi dengan layanan keamanan, seperti Amazon GuardDuty, menawarkan pilihan bagi pelanggan untuk menyederhanakan sekaligus mempercepat laju perjalanan cloud mereka dengan layanan keamanan yang murni berbasis cloud. (AC)














