Jakarta, ItWorks- Primaya Hospital Group jalin kerja sama dengan Smart In Vitro Fertilization (IVF) meluncurkan ‘Smart Fertility Clinic (SMF) atau layanan Klinik Bayi Tabung. Didukung teknologi modern serta kelengkapan supply chain internal yang lengkap, layanan bayi tabung SMF diklaim lebih terjangkau dengan biaya seperti tiga lebih murah dibanding kompetitior, apalagi rumah sakit luar negeri.
Gangguan kesuburan atau infertilitas masih menjadi momok bagi pasangan suami isteri yang menginginkan hadirnya sang buah hati. Demikian halnya di Indonesia, persoalan gangguan kesuburan tergolong tinggi. Diprediksi di Indonesia terdapat empat juta pasangan yang mengalami infertilitas atau ketidaksuburan. Tepatnya sekitar 10%-15% pasangan usia reproduktif mempunyai masalah dengan kesuburan.
Penyebab infertilitas bisa berasal dari pihak wanita, laki-laki, maupun faktor lain seperti gaya hidup dan genetis. Namun, dengan adanya teknologi bayi tabung atau In Vitro Fertilization (IVF) dapat menjadi salah satu solusi terbaik bagi pasangan yang sulit mendapatkan keturunan. Peminat bayi tabung di Indonesia terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Setidaknya di tahun 2022 yang lalu, data sementara menunjukkan sebanyak 8.100 pasangan mengikuti program bayi tabung yang tercermin di dalam 14.000 siklus bayi tabung.
Melihat masih banyaknya permasalahan infertilitas di Indonesia dan dalam rangka berinovasi dalam mengembangkan bisnisnya, Primaya Hospital Group yang merupakan jaringan rumah sakit berstandar internasional yang mengelola 15 rumah sakit di berbagai kota, bersinergi dengan Smart IVF meluncurkan ’Smart Fertility Clinic’ sebagai klinik IVF yang ‘SMART’ untuk pasangan suami istri (pasutri) untuk memperoleh sang buah hati.
“Kami dari Primaya Hospital Group, melalui PT Anugerah Bangsa Indonesia yang khusus menangani Smart Fertility Clinic, sangat antusias dan senang sekali dapat bersinergi dengan Smart IVF dengan menghadirkan Smart Fertility Clinic, karena kami melihat di Indonesia kebutuhan akan program bayi tabung yang berkualitas baik masih sangat besar. Kami ingin semakin mengembangkan keilmuan dan keahlian di bidang fertilitas di Indonesia serta berkolaborasi memajukan dunia layanan fertilitas agar mampu bersaing dengan negara lainnya. Kami berkomitmen menjadikan Klinik Fertilitas kebanggaan Indonesia dengan mengutamakan pelayanan kepada pasien ” ujar Leona A. Karnali selaku CEO Primaya Hospital Group pada acara Press Conference pada (30/01/2023), di RS Primaya Evasari Hospital, Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta.
Ade Gustian Yuwono, Direktur Utama PT. Anugerah Bangsa Indonesia, menambahkan, “Smart Fertility Clinic” dibangun untuk memberikan solusi fertilitas yang berbeda dari klinik bayi tabung yang telah hadir di Indonesia saat ini. Selain mempunyai teknologi terkini di bidang bayi tabung, juga memiliki tenaga medis mumpuni, manajemen pasok internal yang lengkap, sehingga bisa memberi layanan bayi tabung dengan biaya yang lebih terjangkau.
“Kenapa biaya layanan bayi tabung selama inimahal ? Faktornya antara lain karena mata rantai atau supply chain management yang terbatas. Seperti masalah ketersediaan obat, tenaga medis, lab dan juga alat-alat Kesehatan pendukungnya. Nah di kami, itu semua sudah tersedia, sehingga bisa memberikan biaya yang lebih terjangkau, lebih murah hingga sepertinya dari kompetitor. Aalagi jika dibanding rumah sakit luar negeri. Total biaya dari mulai observasi awal, konsultasi, hingga penanganan akhir, hanya sekitar Rp65 juta,” ujarnya.
Sementara itu, Prof. Dr. dr. Budi Wiweko, SpOG, SubspFER, MPH selaku Founder Smart IVF mengungkapkan, di Indonesia kejadian infertilitas sekitar 10-15% atau 4-6 juta pasangan dari 39,8 juta pasangan usia subur dan memerlukan pengobatan infertilitas untuk akhirnya bisa mendapatkan keturunan. Faktor-faktor yang memengaruhi kesuburan dapat berasal dari faktor istri seperti ada gangguan haid, miom, kista, sumbatan saluran telur maupun faktor suami seperti kelainan sperma dan gangguan pengeluaran sperma.
“Bayi tabung atau In Vitro Fertilization (IVF) menjadi metode reproduksi buatan yang paling efektif. Metode ini semakin populer di Indonesia, terbukti dari tingginya jumlah tindakan bayi tabung yang dijalankan. Program bayi tabung menjadi salah satu pilihan bagi pasangan suami istri (pasutri) yang mengalami gangguan kesuburan dan ingin mempunyai keturunan. Dengan kehadiran Smart Fertility Clinic diharapkan dapat memberikan solusi bagi pasangan yang menginginkan buah hati dengan berbasis teknologi canggih dan modern, namun dengan harga terjangkau” ujarnya. (AC)














