ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

5 Kiat Work From Office yang Aman Bagi Karyawan

Teguh Imam Suyudi
10 April 2023 | 17:00
rubrik: Tips & Trick
Begini Hasil Survei Dampak COVID-19 Terhadap Pekerjaan

Ilustrasi CIO

Share on FacebookShare on Twitter

Di Asia Tenggara, transisi cepat untuk mulai bekerja dari rumah dan kemudian sebagian kembali ke kantor setahun kemudian berubah menjadi apa yang kini dianut sebagai norma baru (new normal).

Sayangnya, para penjahat dunia maya juga melihat itu sebagai keuntungan. Dengan jutaan data berharga yang dibawa oleh karyawan di perangkat mereka, ini mungkin terasa seperti waktu terbaik bagi kriminal dunia maya ini untuk meluncurkan serangan terhadap mangsa empuk mereka.

“Bagi banyak pekerja, beralih ke bekerja dari rumah sudah cukup sulit. Setelah terbiasa dengan pengaturan ini selama dua tahun, kembali ke kantor mungkin sama sulitnya. Perusahaan berada dalam kesulitan yang sama, memutar kembali beberapa perubahan berarti melewati rintangan lagi seperti yang telah dilakukan pada tahun 2020,” kata Yeo Siang Tiong, General Manager untuk Asia Tenggara di Kaspersky, dalam keterangan tertulis, 10/04/2023

Untuk membantu manajer keamanan TI, berikut 5 kiat keamanan siber untuk bisnis yang kembali menerapkan sistem Work from Office:

Pertahankan solusi keamanan siber kerja-dari-rumah: Apakah tenaga kerja Anda kembali dari rumah ke kantor atau berada di tengah perjalanan bisnis, menggunakan jaringan pribadi virtual (VPN) dan solusi titik akhir, deteksi dan respon (EDR) yang canggih akan memastikan mereka kembali bekerja di tempat dengan aman. Kaspersky Extended Detection and Response atau XDR adalah teknologi keamanan berlapis yang melindungi infrastruktur TI. XDR berfokus secara lebih luas pada beberapa titik kontrol keamanan untuk mendeteksi ancaman lebih cepat, menggunakan analitik dan otomatisasi yang mendalam.

Kembalikan semua kontrol keamanan yang Anda nonaktifkan untuk pekerja jarak jauh: Untuk memungkinkan karyawan jarak jauh terhubung ke jaringan perusahaan, terutama dari perangkat pribadi, beberapa organisasi melemahkan atau menonaktifkan kontrol keamanan siber seperti Network Admission Control (NAC). NAC memeriksa kepatuhan komputer dengan persyaratan keamanan perusahaan, seperti perlindungan malware terkini sebelum memberikan akses ke jaringan perusahaan. Setelah karyawan kembali ke kantor, NAC harus dihidupkan untuk melindungi sistem internal jika mesin menimbulkan risiko. Organisasi perlu mengantisipasi masalah tersebut dan memiliki rencana yang mencakup sumber daya, tenggat waktu, perbaikan bug, dan bahkan mungkin bantuan dari integrator TI.

BACA JUGA:  Lebih dari 1 Juta Rekening Bank Diretas, Ini Penyebabnya

Perbarui sistem internal: Jangan lupa untuk memeriksa layanan kritis internal. Tim keamanan TI perlu mengetahui apakah ada server yang belum ditambal di dalam perusahan sebelum mengizinkan siapa pun masuk. Dengan semua orang kembali ke kantor dan menyambungkan laptop mereka ke jaringan perusahaan sekaligus, hanya dengan satu pengontrol domain yang belum ditambal itu dapat memberikan akses secara luas ke pihak yang salah seperti, data akun karyawan dan password.

Bersiaplah untuk menabung — dan juga untuk membayar: Membawa karyawan kembali ke kantor dapat menghemat biaya yang dikeluarkan perusahaan. Perusahaan dapat mengurangi jumlah solusi atau lisensi cloud berbasis langganan, seperti untuk konferensi video atau tanda tangan elektronik untuk mengembalikan beberapa layanan sebagai sumber daya lokal. Pertimbangkan untuk membelanjakan anggaran yang dibebaskan tersebut untuk mengatur stasiun kerja digital sehingga karyawan dapat membagi minggu mereka antara kantor dan tempat lain. Teknologi kerja jarak jauh seperti desktop virtual jauh lebih mudah diterapkan, dikelola, diperbaiki, dan dilindungi daripada komputer jarak jauh.

Simpan alat dan pengaturan yang digunakan karyawan dari jarak jauh: Berkat pengalaman pandemi mereka, karyawan telah menguasai alat komunikasi dan kolaborasi baru untuk obrolan, konferensi video, perencanaan, CRM, dan lainnya. Jika alat tersebut berfungsi dengan baik, karyawan akan ingin terus menggunakannya. Faktanya, 74% responden survei Kaspersky mengatakan mereka menginginkan kondisi kerja yang lebih fleksibel dan nyaman. Perusahaan harus siap untuk menyetujui layanan baru atau menyarankan dan mempertahankan alternatif. Solusi khusus dapat membantu organisasi mengelola akses ke layanan cloud dan menerapkan kebijakan keamanan terkait. Keamanan TI harus menjadi pendukung bisnis, bukan penghalang.

Baca: Tetap Waspada Meski Serangan Desktop Jarak Jauh Di Asia Tenggara Pasca-Pandemi Menurun

BACA JUGA:  Aturan Berbelanja Online yang Aman di Musim Liburan Akhir Tahun
Tags: Kaspersky
Previous Post

SHAREit Rilis MOSS AI, ‘AI Chatbot’ Mirip ChatGPT Berbahasa Indonesia

Next Post

Telkomsel Gelar Program Rezeki Sakti Ramadan 2023, Begini Cara Mengikutinya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infinix Rilis NOTE 60 Ultra, NOTE 60 Pro Pininfarina Edition dan NOTE 60 Pro Eksklusif Yuna Gift Box

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Mudah Mengurus Surat Pindah Domisili secara Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inovasi Twilio Flex, Permudah Implementasi AI dan Salesforce

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KI Pusat Tegaskan Revisi UU KI Publik Mendesak Di Tengah Derasnya Digitalisasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Ahmad Churi
2 April 2026 | 21:21

ItWorks.id- Laporan Ericsson ConsumerLab 2026 mengungkap meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan (AI) mulai mengubah pola konsumsi data seluler, terutama pada kebutuhan...

Pencadangan Data (Backup) dan Keamanan Kini Menjadi Persoalan Ekonomi AI

Fauzi
30 March 2026 | 14:36

Oleh: Sherlie Karnidta, Country Manager Indonesia, Cloudera IDC dalam Global DataSphere Forecast memproyeksikan bahwa volume data global akan melonjak hingga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto