Saat ini, semua proses bisnis di Perumda Air Minum Apa’ Mening Kabupaten Malinau (Propinsi Kalimantan Utara) sudah terintegrasi secara sistem digital, sedari hulu sampai hilir.
“Semuanya sudah terintegrasi dan terkoneksi secara digital,” kata Direktur Perumda Air Minum Apa’ Mening Kabupaten Malinau, Saiful Bahri, dalam tanya-jawab dengan Dewan Juri Top Digital Awards 2024, yang berlangsung melalui jaringan internet (28/11/2024).
Saiful Bahri mengatakan bahwa, dengan adanya integrasi tersebut, ada banyak keuntungan yang bisa didapatkan. “Karyawan kami pun bisa bekerja secara optimal karena integrasi digital tersebut,” kata Saiful Bahri.
Ia pun memberikan suatu contoh. Karyawan di bagian tertentu, kini lebih mudah mendeteksi adanya transaksi tak wajar. Sebab, semua proses bisnis sudah terekam secara digital.
Andai transaksi tersebut bernilai di atas rata-rata, itu berarti ada kebocoran pipa di suatu titik. “Maka, kami bisa secepatnya mengirim petugas ke sana untuk menangani kebocoran tersebut,” ucap Saiful Bahri.
Sementara itu, bila ada transaksi yang di bawah rata-rata yang terdeteksi dengan cepat, maka ada sejumlah kemungkinan penyebab. Misalnya, ada ketidakberesan di pencatatan meteran pelanggan. “Atau, bisa juga, pelanggan pemilik meteran tersebut sedang bepergian ke daerah lain dalam waktu cukup lama sehingga pemakaian airnya jadi rendah,” lontar Saiful Bahri lagi.
Keamanan Siber
Pada kesempatan itu, Saiful Bahri pun menjelaskan sejumlah hal lain tentang sistem digital di Perumda Apa’ Mening. Ia, antara lain, mengatakan bahwa BUMD tersebut telah menerapkan sejumlah langkah strategis untuk keamanan siber. Sebagai satu contoh, Perumda Apa’ Mening punya dua buah server. Dalam hal tersebut, satu server ada di kantor pusat BUMD tersebut, sedangkan satu server lain ada di Jakarta sebagai pem-back up.
Sistem digital di Perumda Apa’ Mening pun terus dikembangkan secara sinambung dan teratur. Untuk itu, Perumda Apa’ Mening menggandeng suatu perusahaan mitra. Perusahaan inilah yang menfasilitasi pengembangan sistem digital di Perumda Apa’ Mening.
“Kami terus mengikuti perkembangan sistem digital. Apa yang berkembang secara luas, selalu kami pantau dan ikuti,” begitulah Saiful Bahri menegaskan.
Sementara itu, dalam presentasi untuk Dewan Juri Top Digital Awards 2024, Supervisor Strategic and Improvement Perumda Air Minum Apa’ Mening Kabupaten Malinau, Andri Mas’ud, menjelaskan tentang peran penting Command Center milik BUMD tersebut.
Andri mengatakan bahwa Command Center adalah pusat operasional yang berperan penting dalam memantau dan mengendalikan sistem aliran dari penyediaan air minum.
Adapun informasi – informasi yang dapat diakses dan dilihat di Command Center tersebut adalah: sumber air baku, proses produksi, distribusi air, hingga pengaliran air kepada pelanggan.
“Dengan informasi tersebut, kami dapat mengidentifikasi berbagai hal seperti peluang untuk mengendalikan NRW (non revenue water/kebocoran air), melakukan analis untuk potensi peningkatan proses kerja di unit produksi dan distribusi,” kata Andri.
“Dengan demikian, perusahaan dapat memercepat pengambilan keputusan,” Andri mengimbuhkan.
Supervisor Transmission and Distribution Perumda Air Minum Apa’ Mening Kabupaten Malinau, Sigita Aji Nugroho, mengatakan bahwa teknologi SCADA (Supervisory Control and Data Acquisition) ada di dalam Command Center tersebut. Dengan teknologi tersebut, maka langkah meminimalkan kebocoran air bisa digelar dengan lebih baik.
Teknologi SCADA pun bisa memantau fluktuasi air, level tekanan air, dan lain-lain. “Jadi, level aliran air di lapangan, bisa kami pantau dengan SCADA ini,” ia menjelaskan.
Saiful Bahri menambahkan bahwa teknogi SCADA tersebut dikembangkan sendiri oleh tim internal di Perumda Apa’ Mening. “Kami merekrut anak-anak muda yang mahir TI (teknologi informasi) untuk memgembangkan sendiri SCADA. Dan hasilnya, ternyata bisa berjalan dengan baik,” ucap Saiful Bahri.
Saiful Bahri pun menambakan bahwa, dengan tim internal tersebut, biaya pengembangan SCADA bisa lebih murah. “Hal ini berlainan dengan dulu, di saat kami membeli SCADA,” papar dia.














