ItWorks-MSI Institute (Group Madani Solusi Internasional), selama dua hari ini, 04-05 Februari 2025, menyelenggarakan Training dengan tema “Perlindungan Data Pribadi dan Data Governance (tata kelola data). Pelatihan yang berlangsung di Hotel Kristal Jakarta ini menghadirkan dua trainer -Firmansyah, Direktur PT Firdy Sukses Mulia Mandiri dan Ashari Abidin,. S.T, M.T (ICT Exspert – Vice Chairman Indonesian Software Association (ASPILUKI).
Pelatihan selama dua hari ini, diikuti peserta dari berbagai latarbelakang perusahaan dari level manager hingga direktur yang aktivitas keseharian, tugas dan tanggungjawabnya banyak bersinggungan dengan bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).
Selama pelatihan ini, peserta mendapatkan materi dasar terkait materi dan aspek Tata Kelola Data dan perlindungan data pribadi. Mulai dari proses tata kelola data, peran pengelola data, cara mengembangkan kerangka Tata Kelola Data dan model operasi, dan aspek lain terkait. Diharapkan bisa memahami cara menyusun kebijakan, prosedur, dan arsitektur data, hingga kebijakan yang memastikan data berada dalam kondisi yang tepat untuk mendukung inisiatif dan operasional bisnis perusahaan atau organisasi.
Selain itu juga materi terkait kesiapan menyusul diberlakukannya Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP). UU PDP mengatur bahwa orang perorangan, termasuk yang melakukan kegiatan bisnis atau e-commerce di rumah dapat dikategorikan sebagai pengendali data pribadi. Sehingga yang bersangkutan harus bertanggung jawab secara hukum atas pemrosesan data pribadi yang diselenggarakannya dan bisa memenuhi ketentuan yang ada dalam UU PDP yang diberlakukan sejak Oktober 2024.
Dikeluarkannya Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data
Pribadi (UU PDP) antara lain bertujuan untuk :
• Mencegah penyalahgunaan data pribadi
• Menjamin keamanan data pribadi
• Meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan dan transaksi digital
Adapun tujuan khusus (Bisnis), antara lain meningkatkan citra Bank sehingga menjadi menciptakan customer engagement dan menjadi Bank pilihan masyarakat. Selain itu juga menjaga adanya materi promosi yang dapat dipertanggungjawabkan.
Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan memahami ketentuan UU PDP, melakukan pemetaan data pribadi, memperkuat perlindungan keamanan data, dan berbagai upaya terkait lainnya sebagai kesiapan diinstitusinya dengan implementasi UU ini.
UU No. 27 Tahun 2022: Spesifik mengatur penggunaan dan perlindungan data pribadi konsumen. Ini mencakup aspek-aspek seperti persetujuan untuk pengolahan data, hak akses, dan hak untuk menghapus data pribadi, yang menjamin bahwa data konsumen dijaga dan tidak disalahgunakan. Apalagi juga ada konsekuensi hukum dan sanksi jika melakukan pelanggaran. Termasuk saksi pidana penjara atau denda yang dapat mengakibatkan kerugian bagi orang atau perusahaan.
MSI Institute merupakan unit bisnis di bidang konsultasi dan pelatihan dari MSI Group. Insitusi ini rutin menggelar pelatihan-pelatihan terkait CSR, GRC (Governance, Risk Management dan Compliance Management), dan Pelatihan Public Speaking yang diikuti kalangan pofesional baik dari perusahaan swasta, BUMN, BUMD, dan institusi dan lembaga lainnya. (AC)
ItWorks-MSI Institute (Group Madani Solusi Internasional), selama dua hari ini, 04-05 Februari 2025, menyelenggarakan Training dengan tema “Perlindungan Data Pribadi dan Data Governance (tata kelola data). Pelatihan yang berlangsung di Hotel Kristal Jakarta ini menghadirkan dua trainer -Firmansyah, Direktur PT Firdy Sukses Mulia Mandiri dan Ashari Abidin,. S.T, M.T (ICT Exspert – Vice Chairman Indonesian Software Association (ASPILUKI).
Pelatihan selama dua hari ini, diikuti peserta dari berbagai latarbelakang perusahaan dari level manager hingga direktur yang aktivitas keseharian, tugas dan tanggungjawabnya banyak bersinggungan dengan bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).
Selama pelatihan ini, peserta mendapatkan materi dasar terkait materi dan aspek Tata Kelola Data dan perlindungan data pribadi. Mulai dari proses tata kelola data, peran pengelola data, cara mengembangkan kerangka Tata Kelola Data dan model operasi, dan aspek lain terkait. Diharapkan bisa memahami cara menyusun kebijakan, prosedur, dan arsitektur data, hingga kebijakan yang memastikan data berada dalam kondisi yang tepat untuk mendukung inisiatif dan operasional bisnis perusahaan atau organisasi.
Selain itu juga materi terkait kesiapan menyusul diberlakukannya Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP). UU PDP mengatur bahwa orang perorangan, termasuk yang melakukan kegiatan bisnis atau e-commerce di rumah dapat dikategorikan sebagai pengendali data pribadi. Sehingga yang bersangkutan harus bertanggung jawab secara hukum atas pemrosesan data pribadi yang diselenggarakannya dan bisa memenuhi ketentuan yang ada dalam UU PDP yang diberlakukan sejak Oktober 2024.
Dikeluarkannya Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data
Pribadi (UU PDP) antara lain bertujuan untuk :
• Mencegah penyalahgunaan data pribadi
• Menjamin keamanan data pribadi
• Meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan dan transaksi digital
Adapun tujuan khusus (Bisnis), antara lain meningkatkan citra Bank sehingga menjadi menciptakan customer engagement dan menjadi Bank pilihan masyarakat. Selain itu juga menjaga adanya materi promosi yang dapat dipertanggungjawabkan.
Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan memahami ketentuan UU PDP, melakukan pemetaan data pribadi, memperkuat perlindungan keamanan data, dan berbagai upaya terkait lainnya sebagai kesiapan diinstitusinya dengan implementasi UU ini.
UU No. 27 Tahun 2022: Spesifik mengatur penggunaan dan perlindungan data pribadi konsumen. Ini mencakup aspek-aspek seperti persetujuan untuk pengolahan data, hak akses, dan hak untuk menghapus data pribadi, yang menjamin bahwa data konsumen dijaga dan tidak disalahgunakan. Apalagi juga ada konsekuensi hukum dan sanksi jika melakukan pelanggaran. Termasuk saksi pidana penjara atau denda yang dapat mengakibatkan kerugian bagi orang atau perusahaan.
MSI Institute merupakan unit bisnis di bidang konsultasi dan pelatihan dari MSI Group. Insitusi ini rutin menggelar pelatihan-pelatihan terkait CSR, GRC (Governance, Risk Management dan Compliance Management), dan Pelatihan Public Speaking yang diikuti kalangan pofesional baik dari perusahaan swasta, BUMN, BUMD, dan institusi dan lembaga lainnya. (AC)














