Jakarta, ItWorks.id- Konferensi dan pameran teknologi informasi dan digital terbesar di Indonesia, “Digital Transformation Indonesia Conference & Expo (DTI-CX 2025) resmi dibuka hari ini (06/08/2025) di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan yang akan bdrlangsung selama tiga hari. Tahun ini menghadirkan 350 solusi Information Technology (IT) dari beragam pengembang solusi IT (information technology) untuk berbagai sektor bisnis dan industri agar lebih mudah melakukan transformasi digital sesuai tuntutan yang kian berkembang dinamis .
Event tahunan untuk mendorong akselerasi transformasi digital di Tanah Air ini, secara resmi dibuka Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Nezar Patria bersama para tokoh penting dari ekosistem digital Indonesia. Di antaranya Ketua Umum APJII Muhammad Arif, Ketua Umum IDPRO Hendra Suryakusuma, Ketua Umum MASTEL Sarwoto Atmosutarno, dan penyelenggara-Presiden Direktur Adhouse Clarion Events, Toerangga Putra.
Dalam sambutannya, Wamen Komdigi Nezar Patria menyampaikan DTI-CX merupakan ajang strategis untuk membangu kolaborasi lintas sektor, baik di tingkat nasional maupun internasional. “Tahun ini Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 85, dan untuk mencapainya, kita harus melampaui pola bisnis konvensional dan memaksimalkan potensi teknologi digital. Saat ini, melakukan transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan sebuah keharusan sebagai mesin utama penggerak kinerja ekonomi kita,” ungkap Nezar Patria.
Sementara itu Presiden Direktur Adhouse Clarion Events, Toerangga Putra, dalam laporannya menyatakan bahwa forum ini dirancang untuk menyatukan industri, pemerintah, dan pengguna teknologi dalam satu ekosistem digital nasional yang lebih kuat. Tahun ini, DTI-CX menghadirkan forum kolaboratif baru bertajuk Data Center Tech Indonesia (DCTI-CX 2025) yang memperkuat fokus pada infrastruktur digital nasional.
“Tahun ini DTI-CX 2025 diikuti lebih dari 150 perusahaan teknologi terkemuka yang menampilkan lenbih dari 350 solusi IT dari berbagai bidang. Seperti keamanan siber, cloud, AI, enterprise systems, dan data analytics. fondasi utama transformasi digital. Selama pameran ini, kami mentargetkan 12.000 pengunjung, naik dari tahun lalu sebanyak 8.900 pengunjung,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum APJII, Muhammad Arif, menyoroti pentingnya kolaborasi dan pemerataan digitalisasi di Tanah Air. Khususnya melalui infra-sharing di kalangan penyelenggara internet dan pemerintah, termasuk pemerintah daerah untuk pemerataan akses intdernet untuk mendukung transfromasi digital di daerah-daerah.
“Tantangan kita ke depan adalah meningkatkan kualitas internet secara merata. Dalam hal ini Internet service provider (ISP) menjadi ujung tombak pemerataan digital, dan sekaranglah waktunya untuk mempercepat kolaborasi melalui infrasharing antara penyelenggara, pemerintah, dan seluruh ekosistem terkait,” ungkap Muhammad Arif.
Hal senada disampaikan Ketua Umum MASTEL Sarwoto Atmosutarno. Menurutnya melihat antusiasme yang tinggi terhadap DTI-CX 2025 dengan lebih dari 12.000 profesional terdaftar, 300 lebih pembicara nasional dan internasional, serta dukungan lebih dari 30 asosiasi, pihaknya optimistis forum ini bisa mendorong akselerasi transformasi digital melalui solusi inovatis yang dihadirkan maupun pembahasan dalam diskusi untuk mendukung percepatan peta jalan transformasi digital nasional ke depan.“Kami optimistis forum ini akan melahirkan solusi konkret untuk dukungan dan peta jalan transformasi digital nasional ke depan,” ungkapnya.
Sementara itu Ketua Umum IDPRO Hendra Suryakusuma menyampaikan adanya tren ledakan data digital di tengah meningkatnya transformasi digital yang juga harus diantisipasi. Ia menegaskan bahwa ledakan data akibat digitalisasi menjadikan pusat data (data center) sebagai elemen vital dalam struktur ekonomi digital yang juga harus di antisipasi dengan solusi yang tepat. “Data center kini bukan sekadar infrastruktur pendukung, melainkan jantung dari proses transformasi digital,” ujarnya.
Dalam acara ini, akan dilakukan 30 lebih sesi konferensi yang membahas opik penting terkait kebutuhan digitalisasi di berbagai sektor industri. Termasuk keuangan, manufaktur, infrastruktur, telekomunikasi, pertambangan, dan pemerintahan. Lebih dari 200 pembicara ahli akan berbagi wawasan dan pengalaman mereka dalam mendukung transformasi digital yang berkelanjutan.
Selain itu, acara ini juga akan menghadirkan berbagai sesi workshop, diskusi panel, dan demonstrasi produk langsung dari para ahli teknologi. DTI-CX juga menghadirkan fitur Business Matching yang akan mempermudah penyedia teknologi dan pelaku industri untuk berdiskusi dan menjalin Kerjasama. Sebagai acara tahunan, DTI-CX menjadi kesempatan untuk berinteraksi dengan para pemimpin industri, menemukan solusi digital terbaru, dan membangun kemitraan strategis.















