ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

TOP Digital Awards 2025: LKPP Perkuat Sistem Aplikasi Dukung Transparansi Dan Akuntabilitas Pengadaan Pemerintah

Ahmad Churi
24 November 2025 | 17:18
rubrik: TOP Digital Awards
TOP Digital Awards 2025: LKPP Perkuat Sistem Aplikasi Dukung Transparansi Dan Akuntabilitas Pengadaan Pemerintah

Plh Direktur Pasar Digital Pengadaan LKPP, Devi Yanurida, saat presentasi dan wawancara penjurian Top Digital Awards 2025.

Share on FacebookShare on Twitter

ItWorks.id- Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP),  terus berupaya mengoptimalkan sistem dan aplikasi digital, termasuk  untuk monitoring, kemudahan pembayaran, hingga penggunaan artificial intelligence (AI) untuk validasi harga dan spesifikasi produk. Hal ini dilakukan untuk dukung akuntabilitas, tidak hanya tentang keuangan, tetapi juga kinerja, sekaligus juga sebagai upaya mencegah adanya penyimpangan di sektor pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Memiliki fungsi dan peran besar, pemerintah di bawah Presiden Prabowo Subianto, kian menaruh perhatian dan harapan besar terhadap LKPP. Pemerintah Indonesia terus mendorong transformasi digital di sektor pengadaan barang/jasa melalui pengembangan Katalog Elektronik Versi 6. Inisiatif ini bertujuan untuk menciptakan sistem pengadaan yang lebih efisien, transparan, dan akuntabel dengan mengintegrasikan sistem pembayaran untuk mempermudah proses pengadaan.

Beberapa inovasi terbaru LKPP, di antaranya mencakup peluncuran e-Katalog Versi 6 yang lebih responsif dan memiliki fitur pelacakan pengiriman dan pembayaran. Sebagai informasi, Presiden RI Prabowo Subianto resmi luncurkan Katalog Elektronik Versi 6 (V6) secara langsung dari Istana Negara, Jakarta,  ada akhir tahun lalu (10/12/2024).Peluncuran ini menandai langkah besar transformasi digital pengadaan barang/jasa pemerintah yang menyuguhkan beragam fitur baru guna mendukung efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas. 

Katalog elektronik V6 yang dikembangkan oleh LKPP dirancang untuk makin mempermudah proses pengadaan seperti kemudahan dalam proses pembayaran bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Koperasi (UMKK) yang terintegrasi dengan Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi (SAKTI) Kementerian Keuangan (Kemenkeu RI) dan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), serta kemudahan e-audit dan monitoring secara real time proses transaksi yang sedang berjalan. Sistem ini memungkinkan pengguna untuk lebih cepat menemukan informasi yang dibutuhkan, sekaligus mempercepat proses pengadaan barang/jasa.

Inovasi lain yakni  pengembangan Inaproc sebagai platform satu pintu gerbang pengadaan yang terintegrasi dengan e-Katalog. Inaproc merupakanportal nasional terpusat yang berfungsi sebagai pintu gerbang untuk mengakses semua LPSE (Layanan Pengadaan Secara Elektronik) di seluruh Indonesia. 

Di samping itu juga dilakukan inovasi atau pengembangan aplikasi Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) dan SiRUP (Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan) untuk pengadaan barang/jasa pemerintah. Melalui berbagai inovasi berbasis digital ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi pengadaan barang/jasa pemerintah dan penguatan ekonomi kerakyatan dalam rangka mengembangkan ekosistem industri dalam negeri yang kompetitif.

BACA JUGA:  TOP Digital Awards 2025: Inovasi Digital MNC Sekuritas, Akselerasi Keunggulan Kompetitif di Era Pasar Modal Modern

Demikian beberapa poin penting yang terungkap dalam sesi presentasi dan wawancara penjurian Top Digital Awards 2025 dari LKPP secara daring melalui aplikasi zoom meeting yang disampaikan oleh Plh Direktur Pasar Digital Pengadaan LKPP, Devi Yanurida pada (21/11/2025) yang diselenggarakan Majalah ItWorks. Turut hadir dalam wawancarta ini, Mieke Eka Putri, Team Lead, Pranata Komputer Ahli Muda & E-Marketplace System Development (Information Technology Officials) LKPP, dan tim (IT Officials)- Yona Amelia, dan Ibnu Hamdan.

“Salah satu inovasi besar LKPP yang dilakukan untuk Kegiatan Pengadaan Barang/Jasa yakni Katalog Elektronik Versi 6 (V6) yang sudah end-to-end di versi ini. Platform ini digunakan oleh Kementerian, Lembaga setingkat Kementerian, dan/atau serta Pemerintah Daerah dalam pelaksanaan pengadaan barang dan jasa untuk dana yang bersumber dari APBN dan/atau APBD melalui metode E-Purchasing. Memiliki fitur lengkap, termasuk adanya tracking atas penyelesaian pekerjaan/kontrak, pembuatan BAST (Berita Acara Serah Terima) dan Pembayaran yang Terintegrasi,” terangnya di hadapan tim juri.

Sedangkan Tim Juri penilai terdiri, Prof. DR Satya Arinanto (Guru Besar – Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH-UI), Febrizal Efendi dari Aspiluki-Kadin, Ashari Abidin -Akademisi dan ICT Consulting, Eri Sumiarso– (CEO Sinergi Daya Prima /SDP), yang dimoderatori oleh Ahmad Chury (Managing Editor ItWorks).

Dalam paparanya, Devi Yanurida menyatakan, LKPP melakukan penguatan sistem aplikasi untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan keamanan dalam pengadaan barang/jasa pemerintah. Upaya ini juga dilakukan terkait aspek regulasi, infrastruktur dan sistem aplikasi pendukung melalui penguatan transformasi digital. Seperti pembaruan dan integrasi aplikasi, termasuk inovasi e-Katalog V6 dan SIKAP, serta pengembangan fitur baru seperti e-Audit. Untuk aplikasi ada aplikasi (SIRUP)/https://sirup.lkpp.go.id/,   e-katalog Katalog Elektronik V6/ https://katalog.inaproc.id/, dan Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) Nasional/https://spse.inaproc.id/nasional. Selain itu juga terus dilakukan pembinaan dan peningkatan di jajaran Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor tersebut. 

BACA JUGA:  TOP Digital Awards 2025: Digitalisasi Smart BPJS Perkuat Ekosistem Layanan Kesehatan Nasional Terbesar Indonesia

Dukung Visi Misi Sesuai Tugas dan Fungsi LKPP

Diungkapkan bahwa inovasi yang terus dilakukan LKPP sejalan visi,  visi serta upaya penguatan tugas dan fungsi dari lembaga ini. Visi LKP yakni “Terwujudnya Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah sebagai Penggerak Utama dalam Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah untuk Mewujudkan Indonesia Maju, Berdaulat, Mandiri, dan Berkepribadian Berlandaskan Gotong Royong”.

Sedangkan untuk mencapai visi tersebut,  dirumuskan ke dalam 3 (tiga) misi, yaitu: 1. Menerapkan kebijakan pengadaan yang responsif dan mendorong kemandirian bangsa sesuai dengan kemajuan teknologi; 2. Mengembangkan proses bisnis pengadaan berbasis elektronik dan pengelolaan SDM pengadaan yang adaptif; dan 3. Meningkatkan akuntabilitas PBJ.

Adapun tugas utama LKPP, yakni “Melaksanakan pengembangan, perumusan, dan penetapan kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah”. Adapun fungsi yang diemban, meliputi: 1. Penyusunan dan perumusan strategi serta penentuan kebijakan dan standar prosedur di bidang pengadaan barang/jasa Pemerintah termasuk pengadaan badan usaha dalam rangka kerjasama pemerintah dengan badan usaha; 2. Penyusunan dan perumusan strategi serta penentuan kebijakan pembinaan sumber daya manusia di bidang pengadaan barang/jasa Pemerintah;

Ketiga (3); Pemantauan dan evaluasi pelaksanaannya; 4. Pembinaan dan pengembangan sistem informasi serta pengawasan penyelenggaraan pengadaan barang/jasa Pemerintah secara elektronik; 5. Pemberian bimbingan teknis, advokasi, dan pendapat hukum; 6. Pembinaan dan penyelenggaraan dukungan administrasi kepada seluruh unit organisasi di LKPP; dan ke-5; Pengawasan atas pelaksanaan tugas LKPP.

Penguatan Aplikasi

Dalam presentasinya dijelaskan bahwa penguatan aplikasi terus ditingkatkan selaras dengan IT Masterplan yang disusun sebagai arah strategis dalam pengembangan sistem  dan mendorong modernisasi teknologi dalam pengadaan pemerintah. Misalnya pada aplikasi Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) sebagai media bagi Pengguna Anggaran (PA)/Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) untuk mengumumkan rencana dan  strategi pengadaan barang/jasanya melalui Rencana Umum Pengadaan (RUP) sesuai tahun anggaran, serta beberapa pengembangan aplikasi trtkait lainnya.

BACA JUGA:  TOP Digital Awards 2025: Dari Otomotif hingga Rumah Sakit, Kalla Group Satukan Aneka Industri Lewat Integrasi IT

Inovasi lain yang tak penting yakni penguatan  dari aspek perlindungan keamanan siber (Cyber Security). Dari hasil assesmen yang juga meliohatkan pihak eksternal, LKPP Mendapatkan Total Score Indeks Kematangan: 4,13 Berdasarkan wawancara dan diskusi dalam rangka verifikasi pengisian Cyber Security Maturity, mencakup tata Kelola, identifikasi,proteksi, deteksi, ,dan respons dengan detail nilai di rentang Indeks Kematangan mulai dari 3.5 hingga kurang dari 4.5.

“Secara kualitatif, Level 4 menggambarkan penerapan keamanan siber yang prosesnya sudah terorganisir dengan baik namun belum dilakukan proses otomatisasi, bersifat formal, dilakukan secara berulang dan direviu secara berkala, serta implementasi perbaikan dilakukan secara berkelanjutan. Oleh karena itu, penerapan keamanan siber pada level ini dapat terukur dengan baik yang ke depan tentu akan terus kami eprkuat,” tadasnya kepada tim juri Top Difgital Awards.

TOP Digital Awards 2025 merupakan ajang corporate rating (penilaian) untuk penghargaan tertinggi bidang ICT  bagi perusahaan dan institusi pemerintah yang dinilai berhasil mengimplementasikan solusi digital secara efektif dan berdampak positif. Tahun ini mengusung tema “Driving Operational Excellence through Intelligent Digital Transformation”.

 Kegiatan yang dihelat Majalah ItWorks bekerjasa dengan pakar,  konsultan ICT dan akademisi ini, juga menjadi wadah pembelajaran dan inspirasi bagi dunia bisnis dan pemerintahan dalam menghadapi era transformasi digital.

Dalam sesi ini, para dewan juri juga memberikan masukan dan saran konstruktif  sebagai feedback pengembangan digitalisasi perusahaan atau lembaga perserta di masa depan. Setiap peserta mendapatkan insight langsung dari para pakar dan juga penghargaan bagi yang dinilai berhasil dalam berinovasi dan berhasil menerapkan teknologi digital untuk keunggulan operasional, daya saing dan layanan pelanggan/ masyarakat.

Tags: LKPPTop Digital Awards 2025
Previous Post

TOP Digital Awards 2025: Pinhome Andalkan AI untuk Wujudkan Operational Excellence

Next Post

TOP Digital Awards 2025: Transformasi Digital Bethsaida Healthcare Sukses Tingkatkan Kinerja

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ratusan Perusahaan Terkemuka Raih Penghargaan TOP CSR Awards 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AFTECH-Jalin Dorong Industri Perkuat Pertahanan Sistem Pembayaran Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Terdampak Corona, Samsung Indonesia Pastikan Pasokan Galaxy Z Flip Aman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inovasi Digital Jadi Fokus Strategi Komunikasi Indonesia Re di Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto