Pinhome telah menyelesaikan sesi penjurian, seiring perusahaan yang menjadi kandidat peraih penghargaan bergengsi TOP Digital Awards 2025. Pinhome diketahui merupakan perusahaan teknologi yang menyediakan solusi berbagai kebutuhan properti, termasuk jual, beli, sewa, dan KPR.
Tidak hanya itu, Pinhome juga menawrakan berbagai jasa rumah tangga lainnya, seperti layanan perawatan rumah, kendaraan, dan kecantikan berbasis digital dengan menawarkan berbagai layanan seperti home cleaning, massage, servis AC, cuci mobil, deep cleaning, hingga perawatan rambut dan kuku.
Menyuguhkan layanan berbasis aplikasi, Pinhome mengincar pasar jasa rumah tangga yang dinilai masih memiliki kompetitor terbatas namun potensi pertumbuhannya sangat besar, terutama di wilayah Jabodetabek.
Layanan Bergaransi dan Berasuransi
Pinhome memberikan garansi pengerjaan ulang serta Jaminan Harga Termurah, dengan kompensasi selisih hingga dua kali lipat apabila hasil layanan tidak sesuai harapan pelanggan. Selain itu, seluruh layanan dilengkapi perlindungan asuransi tanpa biaya tambahan, mencakup risiko kehilangan barang, kerusakan properti, hingga cedera tubuh.
Untuk menjaga kualitas layanan, setiap Rekan Jasa wajib melalui proses seleksi ketat, pemeriksaan latar belakang, sertifikasi, serta memiliki pengalaman kerja minimal dua tahun.
Pinhome mengusung misi besar dalam digitalisasi industri properti yang mencakup digitalisasi data dan informasi property; digitalisasi transaksi property; serta digitalisasi pembiayaan property.
Melalui pendekatan teknologi tersebut, perusahaan berupaya menjadi ekosistem layanan terintegrasi yang meliputi perawatan rumah hingga transaksi properti, dengan cakupan bisnis yang lebih luas dari sekadar penyedia jasa kebersihan.
Model Organisasi Lincah untuk Percepatan Inovasi
CEO Pinhome, Dayu Dara Permata, menjelaskan bahwa perusahaan menerapkan struktur organisasi Flat & Cross-Functional Agile Teams. Tim teknologi yang terdiri dari 12 full-stack engineer memiliki otonomi penuh dalam seluruh proses pengembangan produk, mulai dari ideasi, pembangunan sistem, peluncuran fitur, hingga memonitor umpan balik pelanggan.
“Model ini memangkas birokrasi dan mempercepat pengambilan keputusan,” ujar Dayu Dara saat memaparkan strategi perusahaan di hadapan dewan juri TOP Digital Awards 2025, Jumat (21/11/2025).
Sementara dalam rencana induk teknologi, Pinhome menerapkan pendekatan customer-centric continuous delivery serta transformasi berbasis kecerdasan buatan (AI). Dayu merinci empat pilar utama strategi pengembangan teknologi perusahaan:
- Shared Responsibility Model – Seluruh tim berbagi tanggung jawab terhadap kualitas sistem.
- Agile Scalability – Infrastruktur mendukung rilis fitur harian (daily release) untuk menjawab kebutuhan pasar secara cepat.
- AI-Augmented Engineering – Penggunaan alat berbasis AI untuk membantu penulisan kode, deteksi bug dini, hingga pembuatan dokumentasi otomatis.
- Intelligent Product Roadmap – Integrasi AI dan Machine Learning untuk menghadirkan fitur prediktif bagi pelanggan dan operasional internal.
Menurut Dayu, penggunaan AI memungkinkan tim ramping perusahaan menghasilkan operational excellence setara tim teknis berskala besar.
Dalam aspek tata kelola, Pinhome menerapkan mekanisme investasi IT berbasis nilai dan kecepatan implementasi.
Tiga prinsip utama yang diterapkan adalah Productivity Multiplier yang meliputi investasi pada tools atau teknologi disetujui apabila terbukti meningkatkan produktivitas engineer atau mengotomatisasi pekerjaan manual.
Selanjutanya, Data-Driven ROI, di mana Setiap usulan investasi dianalisis berdasarkan dampaknya terhadap metrik bisnis, seperti percepatan time-to-market dan penurunan customer issue ticket.
Dan terakhir adalah Agile Approval, di mana dengan struktur organisasi yang datar memungkinkan keputusan investasi diambil dengan cepat oleh CTO dan VP Engineering sehingga inovasi dapat berjalan tanpa hambatan.
Editor: Fauzi














