ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Awas Kejahatan Phishing: Paspor dan Kartu Identitas Dijual di Dark Web

Ahmad Churi
12 January 2026 | 14:27
rubrik: Research
Awas Kejahatan Phishing: Paspor dan Kartu Identitas Dijual di Dark Web
Share on FacebookShare on Twitter

ItWorks.id- Aksi pejahat siber menggunakan modus berbasis phishing kian mengkhawatirkan. Kejahatan phishing adalah modus penipuan siber untuk mencuri data pribadi sensitif (seperti password, PIN, OTP, data bank) dengan cara mengelabui korban melalui pesan (email, SMS, WA) atau situs palsu yang terlihat resmi, seolah-olah dari pihak terpercaya (resmi) untuk memancing korban mengklik tautan atau mengunduh lampiran berbahaya. Data ini kemudian disalahgunakan untuk pencurian identitas atau kerugian finansial. 

Riset terbaru Kaspersky Digital Footprint Intelligence mengungkapkan, dokumen pribadi seperti paspor dan kartu identitas kini diperjualbelikan secara ilegal di dark web (pasar gelap) dengan harga rata-rata hanya sekitar US$15 per dokumen. Temuan ini merupakan hasil analisis Kaspersky terhadap berbagai kampanye phishing dan penipuan siber yang terpantau sepanjang Januari hingga September 2025. Hasilnya menunjukkan bahwa sebagian besar serangan phishing masih berfokus pada pencurian kredensial akun daring.“Sebagian besar kampanye phishing saat ini dibangun di sekitar pencurian kredensial karena akses, bukan hanya satu titik data, menciptakan nilai jangka panjang bagi penyerang,” ujar Olga Altukhova, Senior Web Content Analyst di Kaspersky di lansir dalam rilis pers (09/01/2026).

Disebutkan, sebanyak 88,5% serangan phishing bertujuan mencuri kredensial akun online, seperti nama pengguna dan kata sandi. Sementara itu, 9,5% serangan menargetkan data pribadi, termasuk nama lengkap, alamat, dan tanggal lahir. Sisanya, sekitar 2%, menyasar data sensitif berupa detail kartu perbankan.

Menurut Kaspersky, mayoritas halaman phishing dirancang untuk mengirimkan data curian melalui email, bot Telegram, atau panel khusus yang dikendalikan pelaku kejahatan siber. Dari sana, data tersebut masuk ke jalur distribusi ilegal dan diperjualbelikan kembali di berbagai forum serta marketplace dark web. Yang mengkhawatirkan, data hasil phishing jarang digunakan sekali lalu dibuang. Kredensial dari berbagai kampanye justru dikonsolidasikan menjadi kumpulan data (data dump) dan dijual kembali, bahkan dengan harga sangat murah. Dalam sejumlah kasus, satu paket data dipatok hanya sekitar US$50.

BACA JUGA:  Ini Rekap Serangan Siber Januari – April 2020

Pembeli data ilegal ini kemudian menyortir dan memverifikasi kredensial yang dibeli untuk memastikan akun masih aktif dan dapat digunakan kembali di berbagai layanan digital. Proses ini memungkinkan data curian terus bernilai ekonomi, meski pencurian awal terjadi bertahun-tahun sebelumnya.

Berdasarkan pemantauan Kaspersky Digital Footprint Intelligence sepanjang 2025, harga data di pasar gelap sangat bervariasi. Akses ke portal internet global dihargai rata-rata US$0,90 per akun. Sementara akun platform kripto bisa mencapai US$105, dan akses perbankan online bahkan dipatok hingga US$350.

Adapun dokumen pribadi seperti paspor atau kartu identitas dijual dengan harga rata-rata sekitar US$15. Harga ini bergantung pada sejumlah faktor, mulai dari usia akun, saldo yang terhubung, metode pembayaran, hingga tingkat pengamanan akun.

Kaspersky mencatat, ketika berbagai kumpulan data ini diperkaya dan digabungkan, pelaku kejahatan dapat membangun profil digital yang sangat rinci. Profil tersebut kemudian dimanfaatkan untuk melancarkan serangan siber yang lebih tertarget, terutama kepada eksekutif perusahaan, staf keuangan, administrator TI, atau individu yang memiliki aset dan dokumen bernilai tinggi.

Dijelaskan, analisis Kaspersky menunjukkan bahwa kredensial mencakup hampir 90% dari seluruh upaya phishing. Setelah dikumpulkan, login, kata sandi, nomor telepon, dan detail pribadi akan dikurasi, diverifikasi, dan dijual kembali secara berulang. Dan untuk menekan risiko phishing, Kaspersky mengimbau pengguna agar lebih waspada dalam beraktivitas digital. Pengguna disarankan tidak sembarangan mengklik tautan atau membuka lampiran dari email dan pesan yang mencurigakan, serta selalu memeriksa keaslian situs sebelum memasukkan data pribadi atau keuangan.

Selain itu, pengguna perlu rutin memantau laporan perbankan dan kartu pembayaran, menggunakan kata sandi unik untuk setiap akun, serta mengaktifkan otentikasi multi-faktor. Pemeriksaan berkala terhadap riwayat login dan sesi aktif akun juga menjadi langkah penting untuk mendeteksi aktivitas mencurigakan sejak dini.

BACA JUGA:  Beda dari Gen Z, Studi: Gen X dan Milenial Percaya Adopsi Teknologi untuk Bisnis Adalah Pilihan Cerdas

Kaspersky juga merekomendasikan penggunaan solusi keamanan komprehensif guna melindungi pengguna dari berbagai bentuk penipuan digital yang semakin canggih.

Tags: Paspor
Previous Post

Terbitkan Kebijakan Baru TI, OJK Dorong Akselerasi Digitalisasi BPR dan BPR Syariah

Next Post

Resmi Diperkenalkan, Ini yang Ditawarkan Lenovo Qira

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • XL HOME Merambah Sejumlah Kota di Jawa Timur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • CEO Rimini Street, Seth Ravin, Paparkan Prospek Agentic AI ERP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Predator Gaming Dipercaya Jadi Penyedia Perangkat Resmi Berbagai Turnamen VALORANT Esports 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dorong Inovasi Mitra, SailPoint Luncurkan Unified Platform Access

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

CEO Rimini Street, Seth Ravin, Paparkan Prospek Agentic AI ERP

CEO Rimini Street, Seth Ravin, Paparkan Prospek Agentic AI ERP

Ahmad Churi
14 July 2026 | 23:20

ItWorks.id- Teknologi Agentic AI ERP diproyeksikan menjadi generasi baru sistem Enterprise Resource Planning (ERP) yang akan mendorong percepatan transformasi digital...

Zebra dan Salesforce Perkenalkan Solusi POS Ritel Berbasis Cloud di Android

Dari Logistik hingga Limbah Tekstil: Mengubah Wajah Industri Ritel melalui RFID dan Digital Product Passport

Fauzi
30 June 2026 | 16:58

Oleh: Eric Ananda, Country Manager Indonesia, Zebra Technologies Industri pakaian dan tekstil merupakan motor penggerak utama bagi perekonomian Indonesia. Sepanjang...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto