Jakarta, Itech- Infinity CCTV menghadirkan kamera dengan teknologi terbarunya yaitu 4 in 1 Kamera dan 5 in 1 DVR (Pentabrid). Salah satu kelebihannya, dengan teknologi Pentabrid. Kamera terbaru tersebut dapat digunakan untuk berbagai jenis protokol, sehingga apapun merek perekam yang digunakan saat ini, tetap bisa komatibel dengan kamera Infinity tanpa harus menggantinya.
“Dengan teknologi Pentabrid, DVR Infinity sudah sangat kompatibel bila digunakan dengan perangkat CCTV merek lain yang menggunakan protokol teknologi yang berbeda,” ungkap Nicko Christian, Presiden Direktur PT Pasifik Teknologi Indonesia di Jakarta, (2/6).
Menurutnya, kamera terbaru ini memiliki keunggulan tersendiri dengan produk lain, namun harganya lebih kompetitif. Apalagi penggunaan kamera CCTV ke depan diprediksi akan semakin menjadi tren sejalan dengan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap sistem keamanan, baik perumahan (residensial), gedung perkantoran, industri, dan bidang usaha lain.
Menurut Witanto, Product Support Manager PTI, kamera teranyar ini juga didukung dengan teknologi terkini untuk kualitas gambar tampil lebih optimal. Sehingga pengguna tidak perlu lagi khawatir akan kehilangan momen-momen rekaman yang dibutuhkan dengan kualitas tampilan lebih baik. Termasuk momen istimewa, agar setiap saat bisa berkomunikasi dengan anggota keluarga di rumah dengan perangkat CCTV ini. Produk ini sangat cocok untuk digunakan, mulai dari high-rise building, warehouse, residence, perkantoran, sekolah, rumah sakit, dan industri lainnya. Sedangkan harga Infinity CCTV dibandrol dengan kisaran Rp 3-5 juta
Produk terbaru ini sudah bisa didapatkan di beberapa pusat pertokoan elektronik. Infinity CCTV juga memiliki partner terpadu dan berkualitas di seluruh Indonesia. CCTV terbaru ini bisa diaplikasikan untuk sistem pengawasi secara live, seperti kondisi di toko, rumah, anggota keluarga di rumah dari jarak jauh. Bahkan juga bisa memantau unit apartemen, rumah, villa dan lainnya di saat sedang di kantor, bepergian ke luar kota dan dimanapun berada melalui perangkat smartphone. (red/ju)













