ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

OMRON Kenalkan TENS Terbaru, Solusi Nyeri di Era Gaya Hidup Aktif

Fauzi
5 March 2026 | 10:20
rubrik: Product
OMRON Kenalkan TENS Terbaru, Solusi Nyeri di Era Gaya Hidup Aktif
Share on FacebookShare on Twitter

OMRON Healthcare Indonesia memperkenalkan perangkat terbaru berbasis TENS (Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation) untuk membantu masyarakat mengelola nyeri otot dan sendi secara praktis di tengah tren gaya hidup aktif. Inisiatif ini sejalan dengan komitmen perusahaan menghadirkan inovasi kesehatan berbasis teknologi yang mudah diakses serta relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.

Meningkatnya minat masyarakat terhadap olahraga membawa dampak positif bagi kesehatan. Namun, aktivitas tanpa pemanasan memadai maupun manajemen pemulihan seperti pendinginan dapat meningkatkan risiko nyeri otot dan cedera. Review ilmiah terbaru tahun 2025 yang dipublikasikan ResearchGate menegaskan bahwa pemanasan membantu menurunkan risiko cedera, sementara pendinginan berperan dalam mendukung proses pemulihan serta membantu mengurangi keluhan nyeri setelah aktivitas fisik.

“Kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup aktif terus meningkat, dan kami melihat kebutuhan terhadap solusi pemulihan yang praktis serta berbasis teknologi juga semakin besar. OMRON ingin berkontribusi tidak hanya melalui perangkat kesehatan, tetapi juga dengan mendorong pemahaman bahwa pemulihan merupakan bagian penting dari menjaga kesehatan jangka panjang,” ujar Tomoaki Watanabe, Director OMRON Healthcare Indonesia.

Secara global, gangguan muskuloskeletal masih menjadi salah satu penyebab utama disabilitas. World Health Organization (WHO) dalam WHO Guideline on Chronic Low Back Pain (2023) melaporkan sekitar 619 juta orang mengalami nyeri punggung bawah pada 2020, dan jumlah ini diproyeksikan terus meningkat seiring perubahan gaya hidup serta penuaan populasi.

Seiring meningkatnya partisipasi masyarakat dalam aktivitas olahraga, risiko cedera otot dan sendi juga ikut meningkat. Studi epidemiologi olahraga global seperti Injury Epidemiology in Elite Adult Field-Based Team Sports (ScienceDirect, 2023), menunjukkan cedera cukup umum terjadi saat aktivitas fisik, terutama pada lutut dan pergelangan kaki akibat gerakan repetitif.

BACA JUGA:  Mampu Alirkan Daya Hingga 140W, Segini Harga Kabel USB-C ANKER 765

Tren ini juga terlihat dari meningkatnya minat masyarakat terhadap olahraga sosial seperti padel, yang mengombinasikan pergerakan cepat, perubahan arah, dan aktivitas raket. Kondisi tersebut menegaskan bahwa peningkatan aktivitas fisik perlu diimbangi dengan pemahaman pencegahan cedera serta pemulihan otot dan sendi yang tepat. Edukasi mengenai manajemen nyeri dan akses terhadap solusi terapi yang praktis menjadi semakin penting agar masyarakat dapat tetap aktif berolahraga secara aman tanpa mengorbankan kesehatan jangka panjang.

Menurut Dr. Ega Jaya, Sp.KFR, AIFO-K, spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi dari Heisei Rehabilitation Clinic, nyeri pasca-aktivitas sering muncul akibat peningkatan intensitas latihan secara mendadak, teknik gerakan yang kurang tepat, atau minimnya pemanasan. “Pendekatan non-farmakologis seperti stimulasi saraf listrik dapat membantu mengurangi persepsi nyeri dan mendukung relaksasi otot, sehingga proses pemulihan menjadi lebih optimal jika digunakan sesuai anjuran,” jelasnya.

Melihat kebutuhan pemulihan yang semakin relevan tersebut, solusi terapi nyeri yang praktis dan dapat digunakan secara mandiri menjadi salah satu opsi yang semakin dipertimbangkan masyarakat.

Sebagai perusahaan global di bidang perangkat kesehatan, OMRON telah lama menghadirkan teknologi terapi nyeri untuk penggunaan rumahan. Melanjutkan komitmen tersebut, OMRON kini memperkenalkan dua perangkat terbaru, OMRON Sport TENS HV-F030 dan OMRON TENS HV-F230, sebagai bagian dari penguatan lini solusi terapi nyeri yang semakin personal, praktis, dan selaras dengan kebutuhan masyarakat aktif saat ini.

OMRON Sport TENS HV-F030 dirancang untuk mendukung pemulihan setelah aktivitas fisik maupun olahraga rutin. Perangkat ini merupakan satu-satunya produk TENS dari OMRON yang memiliki satu bantalan otot dan dua bantalan sendi, sehingga pelanggan dapat menyesuaikan pemasangan bantalan pada bagian tubuh yang nyeri.

Dilengkapi lima mode terapi, 15 tingkat intensitas yang dapat disesuaikan, serta sesi terapi otomatis selama 15 menit, perangkat ini praktis digunakan setelah berbagai aktivitas, mulai dari pekerjaan harian hingga olahraga dengan intensitas cukup tinggi, seperti padel. Desainnya yang ringkas dan portabel juga memudahkan penggunaan kapan saja sesuai kebutuhan.

BACA JUGA:  MediaTek Rilis Helio G95, Chipset Gaming Premium Besutannya

Cara merawat bantalan otot dan sendi pada OMRON Sport TENS HV-F030 cukup mudah. Saat daya rekat bantalan mulai melemah, lepaskan bantalan dari kabel terlebih dahulu, lalu bersihkan dengan cara dilap lembut menggunakan kain basah. Setelah itu, letakkan bantalan di wadahnya dan biarkan hingga kering sempurna sebelum digunakan kembali agar kualitas perekat tetap terjaga.

Sementara itu, OMRON TENS HV-F230 menawarkan tingkat kustomisasi terapi yang lebih tinggi. Perangkat buatan Jepang ini cocok digunakan sebagai solusi pereda nyeri bagi pengguna usia lanjut dengan kondisi nyeri kronis, karena stimulasi hingga 1200 Hz memungkinkan jangkauan terapi yang lebih luas dan penetrasi yang lebih dalam.

HV-F230 dilengkapi dengan 12 mode terapi utama, 4 mode tambahan, serta 20 tingkat intensitas, memberikan fleksibilitas dalam menyesuaikan terapi sesuai kebutuhan dan tingkat kenyamanan masing-masing pengguna. Desain antarmuka yang intuitif dengan tampilan layar yang jelas serta kontrol yang sederhana membuat perangkat ini mudah dioperasikan, termasuk bagi pengguna yang baru mencoba terapi nyeri mandiri di rumah.

Long Life Pads pada OMRON TENS HV-F230 dapat dicuci dan digunakan kembali hingga 150 kali pemakaian. Saat daya rekat mulai melemah, lepaskan terlebih dahulu pads dari kabel. Cuci secara perlahan menggunakan ujung jari di bawah air mengalir selama beberapa detik. Pastikan pads benar-benar kering sebelum digunakan kembali atau disimpan agar kualitas perekat dan performanya tetap terjaga.

Komitmen perusahaan terhadap kesehatan masyarakat Indonesia tidak hanya melalui inovasi produk, tetapi juga melalui edukasi berkelanjutan. OMRON secara aktif meningkatkan literasi kesehatan dan penggunaan perangkat medis rumahan, termasuk melalui jaringan OMRON Experience Center (OEC) di berbagai kota Indonesia yang menyediakan edukasi produk, konsultasi, serta layanan purna jual.

BACA JUGA:  Riset Ungkap Peluang dan Manfaat GenAI di Dunia Kesehatan

Ke depan, OMRON akan terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung masyarakat Indonesia menjalani hidup lebih sehat melalui inovasi teknologi kesehatan, edukasi, dan peningkatan akses terhadap solusi kesehatan terpercaya. Dengan pendekatan tersebut, masyarakat diharapkan dapat mengelola nyeri secara lebih praktis sehingga tetap aktif, produktif, dan menjaga kualitas hidup secara berkelanjutan.

Tags: AIOmronTENS
Previous Post

Teken MoU, Telkomgroup dan AALTO Siap Kembangkan Stratospace dan Infrastruktur Telekomunikasi di Indonesia

Next Post

Siap Diluncurkan, realme 16 5G Usung Selfie Mirror Pertama di Industri

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inovasi Digital Jadi Fokus Strategi Komunikasi Indonesia Re di Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Autonomous Business Jadi Masa Depan Dunia Usaha, AI Ubah Perusahaan Lebih Mandiri dan Proaktif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Maxim Luncurkan Fitur e-Payment ‘Maxim Wallet KasPro’

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Sejumlah Manfaat Hot Backup Satellite SATRIA-1

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto