ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Ancaman Siber Terkait Game Melonjak 86% di Asia Tenggara di 2025

Fauzi
10 April 2026 | 13:23
rubrik: Digital
Ancaman Siber Terkait Game Melonjak 86% di Asia Tenggara di 2025

Ilustrasi, Image: Kaspersky

Share on FacebookShare on Twitter

Berdasarkan data terbaru dari perusahaan keamanan siber global dan privasi digital Kaspersky, Asia Tenggara (SEA) mencatat peningkatan tajam sebesar 86% dalam jumlah ancaman siber terkait game yang terdeteksi pada perangkat pengguna dari semester pertama (H1) hingga semester kedua (H2) tahun 2025.

Judul-judul populer seperti Roblox, Minecraft, dan Genshin Impact termasuk yang paling sering dieksploitasi, digunakan untuk memikat pemain yang tidak waspada. Namun, Indonesia mengalami penurunan untuk tren ini yaitu sebesar 22%.

Ancaman Siber Terkait Game di Asia Tenggara

Temuan Kaspersky menunjukkan peningkatan tajam dalam ancaman siber terkait game yang menargetkan pemain game muda, di mana pelaku kejahatan siber meniru game populer atau membuat alat terkait game palsu untuk memikat anak-anak agar terlibat dengan halaman web palsu atau mengunduh file yang disusupi.

Di seluruh wilayah, volume ancaman ini meningkat 86% pada paruh kedua tahun 2025, dengan Vietnam dan Thailand mengalami peningkatan paling tajam masing-masing sebesar 202,5% dan 104,4%. Singapura (22,1%) dan Malaysia (21,3%) juga mencatat peningkatan yang signifikan. Meskipun Indonesia menunjukkan kontras berlawanan dengan tren tersebut, para ahli memperingatkan bahwa prevalensi ancaman siber terkait game di negara ini jauh dari berkurang dan terus menimbulkan risiko yang tidak dapat diabaikan.

Di antara ancaman siber terkait game ini, beberapa judul yang paling banyak ditargetkan termasuk Minecraft dan Roblox, karena sifat game yang sangat dapat disesuaikan ini menjadi vektor serangan ideal bagi penjahat siber untuk mengeksploitasi. Minecraft misalnya – pemain sering mengunduh cheat dan mod untuk mempersonalisasi pengalaman bermain game mereka. Namun, penjahat siber memanfaatkan perilaku ini untuk menanamkan malware dan PUA (potential unwanted application/aplikasi yang berpotensi tidak diinginkan) yang menyamar sebagai upgrade yang tampaknya sah.

BACA JUGA:  Terungkap, Botnet 'Tsundere' Disebut Targetkan Pengguna Windows

Begitu pula untuk Roblox, penjahat siber memanfaatkan antusias pemain untuk mendapatkan skin karakter baru atau langka untuk menyebarkan situs web palsu yang tampaknya menjanjikan akses ke item eksklusif dalam game ini. Pada kenyataannya, ini adalah penipuan yang dapat membuat korban kehilangan segalanya, atau lebih buruk lagi, mengakibatkan pencurian kredensial pribadi dan finansial yang membuat mereka rentan terhadap serangan siber lebih lanjut.

Konsekuensi yang meluas – implikasinya melampaui korban yang ditargetkan
Implikasi dari serangan siber ini meluas jauh melampaui individu yang ditargetkan, seringkali mampu mengakibatkan konsekuensi meluas bagi rumah tangga. Hal ini karena pemain game muda yang menjadi korban kampanye berbahaya ini mungkin tanpa sadar memberikan detail sensitif seperti informasi kartu kredit orang tua mereka atau bahkan alamat rumah mereka. Detail tersebut dapat digunakan untuk pencurian keuangan, serta untuk memfasilitasi aktivitas ilegal lainnya, termasuk pembuatan serangan siber rekayasa sosial terhadap keluarga. Selain itu, malware dan PUA (aplikasi yang berpotensi tidak diinginkan) yang secara tidak sengaja mereka unduh di perangkat keluarga yang digunakan bersama juga dapat membahayakan privasi dan data semua pengguna di perangkat tersebut.

“Kami terus mengamati peningkatan intensitas ancaman siber terkait game yang menargetkan anak-anak muda, karena penjahat siber berupaya mengeksploitasi tingkat konektivitas digital mereka yang tinggi dan antusiasme mereka terhadap game populer serta pengalaman yang dipersonalisasi untuk melancarkan kampanye berbahaya mereka. Paling mengkhawatirkan adalah ancaman ini tidak hanya membahayakan keamanan siber para gamer muda kita, tetapi juga keamanan siber lingkungan keluarga mereka, karena mereka bertindak sebagai titik masuk ke jaringan keluarga yang lebih luas. Oleh karena itu, sangat penting bagi orang tua untuk menyadari pentingnya melindungi interaksi digital setiap anggota keluarga untuk benar-benar memastikan keamanan digital mereka,” komentar Choon Hong Chee, Head of Consumer Channel untuk Asia Pasifik di Kaspersky.

BACA JUGA:  Samsung TV Kantongi Sertifikasi 'Real Quantum Dot Display' dari TÜV Rheinland
Tags: AIAncaman SibergameGenerative AIKaspersky
Previous Post

HUAWEI WATCH GT Runner 2 Segera Hadir di Indonesia

Next Post

Koordinasi Logistik Membaik, Pasca Lebaran Arus Layanan Kapal di IPC TPK Lebih Terkendali

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Desty, Startup Teknologi Berkomitmen Berdayakan UMKM di Tanah Air

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antares, Platform IoT Telkom Diakui Dunia Internasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Samsung Perkenalkan Exynos 2200 dengan Xclipse GPU Berbasis AMD RDNA 2

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Mudah Mengurus Surat Pindah Domisili secara Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Ahmad Churi
2 April 2026 | 21:21

ItWorks.id- Laporan Ericsson ConsumerLab 2026 mengungkap meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan (AI) mulai mengubah pola konsumsi data seluler, terutama pada kebutuhan...

Pencadangan Data (Backup) dan Keamanan Kini Menjadi Persoalan Ekonomi AI

Fauzi
30 March 2026 | 14:36

Oleh: Sherlie Karnidta, Country Manager Indonesia, Cloudera IDC dalam Global DataSphere Forecast memproyeksikan bahwa volume data global akan melonjak hingga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto