ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Studi Akamai: Bank Jadi Target Utama Serangan Siber Finansial Global di Asia Pasifik

Fauzi
4 June 2026 | 10:50
rubrik: Digital
Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru
Share on FacebookShare on Twitter

Porsi serangan siber global yang dihadapi keuangan di Asia Pasifik (APAC) yang terus meningkat seiring dengan meluasnya perbankan digital, pembayaran real-time, dan layanan berbasis API.

Permukaan serangan di kawasan ini semakin cepat meluas, melampaui kemampuan organisasi untuk mengamankannya. Menurut laporan Keamanan State of the Internet terbaru Akamai, AI-Empowered Botnets and API Visibility Gaps: Attack Trends in Financial Services, APAC menyumbang 52% dari seluruh serangan distributed denial-of-service (DDoS) Layer 7 global terhadap jasa keuangan pada 2025.

Hal ini menjadikan APAC sebagai wilayah yang paling sering diserang pada layer aplikasi selama empat tahun berturut-turut, sekaligus menjadi sinyal bagi organisasi untuk bergerak lebih cepat dalam mengamankan lingkungan digital yang terus berkembang.

Serangan DDoS dirancang untuk membanjiri portal perbankan online, API pembayaran, dan aplikasi yang berhadapan langsung dengan pelanggan menggunakan trafik yang terlihat sah, sehingga jauh lebih sulit dideteksi dan diblokir dibandingkan dengan banjir trafik di jaringan konvensional. Di APAC, sektor perbankan dan fintech menjadi yang paling terdampak, masing-masing menyumbang 44% dan 38% serangan DDoS Layer 7, sementara sektor perbankan saja mencakup 92% serangan jaringan tingkat rendah di kawasan ini.

Masalahnya bukan hanya volume serangan, tetapi juga kompleksitas lingkungan yang menjadi targetnya. Sistem pembayaran real-time nasional, platform mobile banking, ekosistem teknologi finansial, dan layanan pelanggan telah meningkatkan jumlah perangkat yang perlu dilindungi oleh bank dan perusahaan fintech, sementara tekanan persaingan serta alat koding yang didukung AI mempercepat masuknya layanan baru ke tahap produksi.

Namun, banyak organisasi belum memiliki gambaran yang menyeluruh tentang API yang mereka gunakan. Meski 77% pemimpin TI dan keamanan jasa keuangan di APAC yakin memiliki gambaran yang menyeluruh tentang aset API mereka, hanya 27% yang mengetahui API mana yang mengekspos data sensitif. Secara global, 96% organisasi jasa keuangan melaporkan setidaknya satu insiden keamanan API dalam 12 bulan terakhir, yang merupakan persentase tertinggi dibandingkan dengan industri lain.

BACA JUGA:  Erick Thohir Minta Telkom Group Fasilitasi Belajar dan Kerja dari Rumah

Hal ini menciptakan titik buta yang terus membesar ketika aktivitas berbahaya semakin sulit dibedakan dari trafik yang sah. Akamai melihat lonjakan aktivitas bot canggih sebesar 147% pada akhir 2025. Selain itu, botnet berbasis AI semakin mampu meniru perilaku browser dan melewati pertahanan konvensional.

“Bank dan fintech di APAC menjadi salah satu pusat lingkungan keuangan digital yang paling cepat di dunia. Setiap layanan pembayaran, fitur mobile banking, integrasi fintech, dan alur kerja baru berbasis AI menciptakan dependensi lain yang dapat diuji oleh penyerang,” kata Reuben Koh, Director of Security Technology and Strategy, APJ di Akamai.

“Banyak bank juga mengamankan layanan digital baru di atas sistem lama yang mungkin sulit ditambal atau diintegrasikan secara aman. Jika sebuah institusi tidak mengetahui API mana yang ada, mana yang mengekspos data sensitif, atau bagaimana perilaku normalnya, maka institusi tersebut sudah beroperasi dengan tingkat risiko yang lebih tinggi,” lanjutnya.

Bagi lembaga keuangan, kesimpulannya jelas: keamanan harus berkembang dari sekadar fungsi kepatuhan menjadi prioritas ketahanan operasional. Hal ini mencakup penguatan pertahanan terhadap serangan DDoS pada layer aplikasi, banjir trafik di jaringan, dan eksploitasi API; investasi pada alat keamanan API yang dapat mengidentifikasi paparan data sensitif dan perilaku tidak normal; serta adopsi pertahanan berbasis AI yang dapat merespons dengan kecepatan mesin.

Laporan tersebut juga menemukan bahwa organisasi yang menggunakan mikrosegmentasi—yaitu mengisolasi aplikasi penting untuk membatasi seberapa jauh penyerang dapat bergerak setelah masuk—merespons insiden 33% lebih cepat, sehingga memberikan keunggulan karena gangguan dapat menimbulkan beragam konsekuensi setiap menitnya, mulai dari reputasi, regulasi, hingga konsekuensi finansial.

Memasuki tahun ke-12, laporan Keamanan State of the Internet Akamai disusun berdasarkan data serangan yang diamati di seluruh infrastruktur perlindungan keamanan siber Akamai, yang menangani porsi signifikan dari lalu lintas web global.

BACA JUGA:  Indonesia Kendaraan Terminal Sediakan Layanan Port Value Chain Financing
Tags: AIAkamaiDDoSGenerative AI
Previous Post

Acer Rilis Jajaran Laptop Aspire AI Copilot+ PC dan All-in-One Terbaru

Next Post

KemenPANRB Siapkan Transformasi Layanan Publik Berbasis Siklus Kehidupan Masyarakat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Umumkan Core Compute Regions Baru, Jaringan Cloud Akamai Paling Tersebar di Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Studi Akamai: Bank Jadi Target Utama Serangan Siber Finansial Global di Asia Pasifik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Intel Integrasikan Agentic AI dengan Intel Xeon 6+, Teknologi Jaringan, dan Sistem AI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OpenAI Bagikan 50 Cara Penggunaan ChatGPT untuk Mahasiswa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto