ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

AI Bikin Kejahatan Siber Makin Canggih, Komdigi Dorong Penerapan Security by Design

Fauzi
21 August 2026 | 16:22
rubrik: Digital
Dongkrak Ekonomi Nasional, Pemerintah Dorong Pelaku UMKM Adopsi Teknologi Digital

Nezar Patria, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital

Share on FacebookShare on Twitter

Kejahatan siber kini semakin sulit dikenali seiring pesatnya perkembangan kecerdasan artifisial (AI). Deepfake, suara sintetis, hingga rekayasa sosial berbasis AI telah mempercepat dan memperluas modus penipuan, mendorong pemerintah menyerukan agar keamanan menjadi bagian dari desain teknologi sejak awal.

Seperti ditegaskan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, perkembangan kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI) telah mengubah cara kejahatan siber dilakukan.

Deepfake dan rekayasa sosial yang memanfaatkan AI telah membuat penipuan semakin sulit dikenali.

Oleh karena itu, Wamen Nezar menegaskan keamanan siber harus dirancang sejak awal dalam pembangunan teknologi dan platform digital, bukan baru ditangani setelah serangan terjadi.

“Kita perlu bergeser ke desain atau proses bisnis yang mengutamakan keamanan. Ini yang kita sebut sebagai security by design,” tegas Wamen Nezar dalam acara Kaspersky’s Academic Partners Summit 2026 di Jakarta Pusat, Rabu (19/08/2026), seperti dilansir laman komdigi.go.id.

Wamen Nezar menjelaskan perkembangan AI tidak hanya memperkuat kemampuan pertahanan siber, tetapi juga memperluas kemampuan pelaku kejahatan.

Menurut Wamen Nezar, deepfake dan model AI canggih telah menjadi teknologi yang dapat digunakan semua orang untuk melakukan kejahatan siber.

“AI tidak menciptakan ancaman ini dari ketiadaan, tetapi mempercepat perkembangan, kualitas, dan jangkauannya,” ujar Wamen Nezar.

Di Indonesia, ancaman tersebut terlihat melalui banyaknya penipuan berbasis AI yang menggunakan suara sintetis untuk meniru orang terdekat atau tokoh terkenal.

Wamen Nezar menyebut gelombang penipuan berbasis AI telah menyebabkan kerugian Rp9,1 triliun.

Perserikatan Bangsa-Bangsa memperkirakan kerugian akibat penipuan daring di kawasan Asia-Pasifik dapat mencapai US$114 miliar tahun ini.

Untuk merespons ancaman tersebut, Kemkomdigi mendorong tata kelola keamanan AI yang membangun ketahanan tanpa menghambat inovasi.

BACA JUGA:  Security Analyst Summit 2025 Bakal Soroti Ancaman Siber Otomotif dan Global

“Tujuan kita adalah membangun kerangka kerja tata kelola keamanan AI yang komprehensif dan kuat yang memungkinkan inovasi untuk terus maju sambil memastikan bahwa keamanan, akuntabilitas, dan ketahanan dibangun sejak awal,” jelas Wamen Nezar.

Kemkomdigi juga mendorong pelindungan masyarakat melalui infrastruktur anti scam, pencegahan di tingkat operator, dan verifikasi pengguna dengan memanfaatkan AI.

“Sistem deteksi penipuan yang diterapkan secara nasional harus dapat digunakan oleh seluruh masyarakat, termasuk yang di pedesaan,” tutur Wamen Nezar.

Dari sisi regulasi, Kemkomdigi tengah mengembangkan peraturan pelaksana Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi serta Rancangan Undang-Undang Keamanan dan Ketahanan Siber.

Pemerintah mengundang industri, akademisi, dan pemangku kepentingan untuk membagikan pengalaman dari lapangan agar regulasi tetap praktis, adaptif, dan berbasis risiko.

Penguatan keamanan juga dilakukan melalui pertukaran data intelijen antara mitra industri dan pemerintah serta pengembangan deteksi ancaman siber berbasis AI.

Kemkomdigi juga turut mendorong penguatan talenta keamanan siber berbasis AI melalui kolaborasi universitas dan industri serta perluasan literasi digital bagi kelompok rentan, termasuk pengguna internet pemula, pensiunan, dan pemilik usaha kecil.

Pengalaman serangan terhadap Pusat Data Nasional menjadi pelajaran penting bagi penguatan keamanan sektor publik.

Wamen Nezar menilai insiden tersebut menunjukkan perlunya memperkuat kemampuan keamanan siber dan mengubah pendekatan dari reaktif menjadi preventif.

“Pengalaman itu telah memberi kita pelajaran yang sangat berharga,” pungkas Wamen Nezar.

Tags: AICyber SecurityGenerative AIKemkomdigiSecurity by Design
Previous Post

Metrodata Dorong Organisasi Ubah Investasi AI Jadi Nilai Bisnis yang Terukur di Metrodata Solution Day 2026

Next Post

IPC TPK Dukung Rehabilitasi Mangrove Nasional Melalui Kolaborasi TJSL “The North Green Movement”

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Concentrix Perkuat Digital Trust melalui Tata Kelola AI dan Keamanan Siber

TOP Digital Awards 2026: Concentrix Perkuat Digital Trust melalui Tata Kelola AI dan Keamanan Siber

Agus Haryanto
8 October 2026 | 08:34

TOP Digital Awards: PA Salatiga Mantapkan Transformasi Digital Menuju Trusted Digital Justice

TOP Digital Awards: PA Salatiga Mantapkan Transformasi Digital Menuju Trusted Digital Justice

Ahmad Churi
7 October 2026 | 15:25

phe-andalkan-ai-dorong-transformasi-digital-bisnis

TOP Digital Awards 2026: PHE Dorong Bisnis Hulu dengan AI dan Inovasi Digital

Teguh Imam Suyudi
7 October 2026 | 10:00

TOP Digital Awards 2026: SANTRIMO Jadi Platform Unggulan Layanan Digital Pengadilan Agama Jakarta Timur

TOP Digital Awards 2026: SANTRIMO Jadi Platform Unggulan Layanan Digital Pengadilan Agama Jakarta Timur

Ahmad Churi
5 October 2026 | 22:48

TOP Digital Awards 2026: Bank Jombang Pacu Transformasi Digital, AI Perkuat Analisis Kredit

TOP Digital Awards 2026: Bank Jombang Pacu Transformasi Digital, AI Perkuat Analisis Kredit

Ahmad Churi
5 October 2026 | 21:13

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Xiaomi Redmi S2 Usung Snapdragon 625 dengan Banderol Rp2 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lenovo EdVision, Platform Bertukar Ide dan Belajar Penggunaan Teknologi Bagi Tenaga Pengajar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hadir di Indonesia, realme 15T 5G Usung Baterai 7000mAh, Desain Stylish dan Looks Great

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resmi Diperkenalkan, Ini yang Ditawarkan Lenovo Qira

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto