SailPoint, Inc. mendefinisikan ulang perlindungan siber di era AI melalui peluncuran solusi yang dirancang untuk menjawab konvergensi yang semakin pesat antara identitas manusia dan non-human.
SailPoint Identity Security merupakan kombinasi dari SailPoint Agentic Fabric, yang kini telah tersedia secara umum, dan SailPoint Human Fabric, evolusi dari Identity Security Cloud, yang dirancang untuk menghadirkan keberlanjutan, siklus real-time untuk menemukan, mengelola, dan melindungi lingkungan digital yang semakin kompleks.
Perusahaan modern saat ini menghadapi krisis kerentanan yang dipicu oleh identitas. Berdasarkan riset terbaru SailPoint, 97% AI agent memiliki akses ke data sensitif dan hanya 21% organisasi yang sangat yakin terhadap kemampuan mereka dalam mengelola risiko keamanan AI agent. Sejumlah vendor masih berupaya untuk mengelola identitas mesin yang terus berkembang pesat melalui sertifikasi audit yang bersifat statis, sementara startup yang berfokus pada bidang ini hanya menawarkan visibilitas yang terfragmentasi tanpa kemampuan untuk melakukan remediasi terhadap ancaman. SailPoint Identity Security, yang didukung oleh SailPoint Atlas, menjawab tantangan tersebut dengan menghadirkan lapisan perlindungan aktif yang secara mulus menyatukan konteks identitas manusia dan mesin, serta memungkinkan organisasi mengelola setiap identitas dengan lebih percaya diri sekaligus mengurangi beban operasional keamanan yang dilakukan secara manual.
Chandra Gnanasambandam, EVP of Product dan Chief Technology Officer SailPoint, menyampaikan: “SailPoint Identity Security menggambarkan sebuah perubahan mendasar dalam cara organisasi menghadapi kerentanan identitas di era AI. Kami membawa industri melampaui pendekatan kepatuhan yang bersifat statis menuju siklus keamanan berkelanjutan yang aktif. Dengan menyatukan kemampuan untuk menemukan setiap identitas, mengelola kebijakan siklus hidup akses, serta melindungi perusahaan melalui remediasi risiko secara real-time, kami menghadirkan visibilitas dan otomatisasi yang dibutuhkan para pemimpin keamanan untuk menghentikan vektor serangan modern secara proaktif sebelum ancaman tersebut dapat dimanfaatkan.”
Evolusi tata kelola identitas manusia secara real-time melalui SailPoint Human Fabric
Untuk mengamankan tenaga kerja modern, SailPoint Human Fabric, produk native yang menjadi fondasi SailPoint, kini tersedia secara eksklusif sebagai bagian dari solusi SailPoint Identity Security yang terintegrasi. Human Fabric merupakan evolusi berkelanjutan yang selalu aktif dari solusi Identity Security Cloud milik SailPoint. Evolusi ini mengubah tata kelola identitas manusia dari proses audit yang statis dan terjadwal menjadi pendekatan keamanan yang berkelanjutan dan real-time, sehingga membantu mengurangi serangan ke permukaan dengan mendorong perusahaan menuju Zero Standing Privilege (ZSP).
Human Fabric mewujudkan hal tersebut dengan secara otomatis menemukan privilege creep yang tersembunyi, menghadirkan konteks identitas secara real-time langsung ke dalam workflow SOC untuk mempercepat penanganan ancaman, serta memanfaatkan Just-In-Time Provisioning (JIT-P) guna memberikan akses administratif hanya selama durasi yang diperlukan untuk menyelesaikan suatu tugas
Menghadirkan AI dan identitas mesin ke dalam visibilitas dengan SailPoint Agentic Fabric
Untuk mengelola pertumbuhan identitas mesin dan identitas AI yang berkembang pesat serta belum terpantau, SailPoint meluncurkan ketersediaan umum SailPoint Agentic Fabric — yang tersedia baik sebagai solusi mandiri maupun sebagai kapabilitas inti dalam solusi SailPoint Identity Security yang terintegrasi. Sebagai control plane terpusat untuk menemukan, mengelola, dan melindungi lingkungan perusahaan yang telah terotomatisasi, Agentic Fabric memanfaatkan sensor endpoint dan browser yang ringan, yaitu SailPoint Endpoint Agent Security (SEAS) dan SailPoint Browser Agent Security (SBAS), untuk mengungkap AI agent, kredensial, serta server Model Context Protocol (MCP) yang tersembunyi dan kerap tidak terdeteksi oleh solusi keamanan tradisional.
Selanjutnya, Agentic Fabric melindungi identitas tersebut melalui mekanisme keamanan aktif yang bekerja secara real-time, termasuk inline prompt security yang menyamarkan Personally Identifiable Information (PII) sebelum mencapai LLMs, “kill-switch” terpusat untuk segera menonaktifkan AI agent yang berisiko, serta aturan kepemilikan otomatis guna memastikan adanya akuntabilitas manusia atas setiap machine account. Klik di sini untuk mengetahui seluruh fitur general availability dari SailPoint Agentic Fabric.
Mitra integrasi terdepan membantu pelanggan mengadopsi strategi agentic yang bertanggung jawab dan memenuhi kepatuhan melalui solusi SailPoint Identity Security yang baru, sehingga organisasi dapat terus berinovasi secara aman di era agentic.
“Mengamankan perusahaan di era modern kini tidak lagi tentang mengelola akses karyawan; tetapi juga mengelola hubungan yang semakin kompleks antara pemilik identitas manusia dan AI agent yang mereka gunakan. Salah satu keunggulan utama SailPoint Identity Security adalah kemampuannya menyatukan perlindungan terhadap identitas manusia dan machine dalam satu, siklus secara berkelanjutan. Kami bangga menjadi salah satu mitra aliansi awal dari solusi ini. Melalui layanan advisory risiko dan keamanan dari firma-firma KPMG, kami membantu organisasi memperluas tenaga kerja digital mereka dengan lebih percaya diri, menghilangkan titik buta dari keamanan, serta mentransformasi identitas dari titik kerentanan menjadi keunggulan yang memberikan nilai bagi seluruh bisnis,” kata Serena Tejani, Cybersecurity Partner, KPMG Canada.














