Melanjutkan keberhasilan TOP DIGITAL Awards, sebagai kegiatan pembelajaran dan penghargaan bidang pemanfaatan Teknologi Digital sejak Tahun 2017, Majalah ItWorks (media Solusi Bisnis, teknologi digital), bekerjasama dengan beberapa asosiasi Teknologi Digital, termasuk APTIKOM (Asosiasi Pendidikan Tinggi Informatika dan Komputer, dan beberapa lembaga lainnya, akan menyelenggarakan kegiatan TOP DIGITAL Awards 2026.
TOP DIGITAL Awards merupakan kegiatan penilaian dan pemberian penghargaan tahunan yang terbesar dan paling membaggakan di Indonesia, yang diberikan kepada Perusahaan dan Instansi Pemerintahan, yang dinilai berhasil dalam hal implementasi dan pemanfaatan teknologi digital, dalam meningkatkan kinerja, layanan, inovasi, dan daya saing bisnisnya serta layanan kepada masyarakat maupun konsumennya. Penghargaan ini juga diberikan kepada Vendor Solusi Teknologi Digital yang mendukung berkembangnya pemanfaatan teknologi digital di Indonesia.
”TOP DIGITAL Awards adalah kegiatan penilaian dan pemberian penghargaan tahunan tertinggi di Indonesia, yang diberikan kepada Perusahaan dan Instansi Pemerintahan, yang dinilai berhasil dalam hal implementasi dan pemanfaatan teknologi digital, untuk meningkatkan kinerja, inovasi, dan daya saing bisnisnya serta layanan kepada masyarakat atau publik, serta pelanggan. Insya Allah ini merupakan penghargaan bidang ICT terbesar & paling membanggakan di Indonesia,” ungkap M. Lutfi Handayani ST. MBA, Ketua Penyelenggara yang juga CEO PT MSI Group, penerbit ItWorks, di Jakarta, baru-baru ini.
Adapun tema yang diangkat pada TOP DIGITAL Awards 2026, yakni “Driving Business and Government Excellence through Trusted AI and Digital Innovation”. Tema ini diangkat sebagai upaya untuk mendorong organisasi di sektor korporasi bisnis dan pemerintahan, untuk memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) dan inovasi digital secara aman, terpercaya, bertanggung jawab, dan memberikan nilai tambah yang nyata, sehingga mampu meningkatkan kinerja organisasi, daya saing, kualitas pelayanan, serta menciptakan pertumbuhan dan keberlanjutan.
AI dan inovasi digital, harus menghasilkan peningkatan kinerja bisnis maupun pelayanan publik dengan tetap mengedepankan aspek kepercayaan (trust), keamanan, tata kelola, dan etika.
Secara umum tujuan digelarnya ajang penghargaan bergengsi TOP DIGITAL Awards adalah untuk:
Pertama, memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Korporasi Bisnis dan Institusi Pemerintahan (Kementerian/Lembaga/Badan) yang dinilai berhasil dalam hal implementasi dan pemanfaatan Solusi Teknologi Digital dalam meningkatkan kinerja dan daya saingnya, atau yang berdampak positif dalam pembangunan nasional.
Kedua, mendorong manajemen dan tim TI perusahaan/ instansi pemerintahan untuk terus melakukan inovasi dan pemanfaatan Solusi Teknologi Digital yang efektif.
Ketiga, mendorong kepada Principal/Vendor Solusi TI untuk terus meningkatkan kualitas produk dan layanannya, sehingga perusahaan-perusahaan/ instansi pemerintahan di Indonesia dapat dapat memiliki daya saing yang ditopang oleh Solusi Digital yang lebih baik.
Hal-hal yang berbeda antara penilaian TOP DIGITAL Awards dengan award ICT lainnya, diantaranya adalah:
a. Adanya Sesi Nilai Tambah, merupakan keunggulan TOP DIGITAL Awards dibanding penghargaan sejenisnya. Sesi Nilai Tambah, sebagai Sarana Pembelajaran untuk Peserta/Finalis Dalam Sesi Nilai Tambah (saat Wawancara Penjurian), Dewan Juri akan memberikan masukan dan saran perbaikan kepada Peserta, sebagai Feedback untuk perbaikan kedepannya.
b. Peserta TOP DIGITAL Awards (Perusahaan / Instansi Pemerintahan) adalah, yang dinilai berhasil dalam hal implementasi dan pemanfaatan solusi digital dalam mendukung bisnis/ aktivitas instansi pemerintahan, serta inovasi yang terkait tema kegiatan.
c. Kategori Penghargaan – menggunakan Level Bintang 1 (Terendah) – 5 (Tertinggi)
Terakhir, untuk kriteria utama penilaianyan adalah perusahaan/ instansi yang paling berhasil dalam implementasi dan pemanfaatan Solusi Teknologi Digital untuk meningkatkan kinerja, dan layanan.
Berikut susunan Dewan Juri TOP Digital Awards 2026:
DEWAN JURI KEHORMATAN
• Prof. Dr. Ir. R. Eko Indrajit, M.Sc., MBA., Mphil., MA – Pakar TI / APTIKOM
• Prof. Dr.-Ing. Ir. Kalamullah Ramli, M.Eng. – Dewan Pengawas IDPRO
• Prof. Dr. Ir. Marsudi Wahyu Kisworo, IPU – BRIN
KETUA DEWAN JURI
• Prof. Dr. rer. nat. Achmad Benny Mutiara, Q. N. SSi, S.Kom – Ketua Umum APTIKOM (Asosiasi Pendidikan Tinggi Informatika dan Komputer)
ANGGOTA DEWAN JURI
• Prof. Dr. Achmad Nizar Hidayanto, S.Kom., M.Kom. (Guru Besar Universitas Indonesia /APTIKOM)
• Prof. Harry Budi Santoso, S.Kom., M.Kom., Ph.D. (Guru Besar Universitas Indonesia /APTIKOM)
• Prof. Dr. Indra Budi, S.Kom., M.Kom. (Guru Besar Universitas Indonesia /APTIKOM)
• Garuda Sugardo (Pakar TI / WANTIKNAS)
• Ashwin Sasongko (Pakar TI/ WANTIKNAS )
• Hidayat Tjokrodjojo (APKOMINDO – Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia)
• Gerry Firmansyah (Pakar TI /WANTIKNAS )
• Nina Kurnia Hikmawati (APTIKOM – Asosiasi Pendidikan Tinggi Informatika Dan Komputer)
• Andi Budimansyah (FTII – Federasi Teknologi Informasi Indonesia)
• Totok Sediyantoro (LKN – Lembaga Kajian Nawacita)
• Arki Rifaska (APJII – Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia)
• M. Tesar Sandikapura (IDIEC – Litebig)/ MASTEL – Masyarakat Telematika Indonesia)
• Ashari Abidin (ASPILUKI – Asosiasi Piranti Lunak Indonesia )
• Febrizal (ASPILUKI – Asosiasi Piranti Lunak Indonesia)
• Alex Budianto (ACCI – Asosiasi Cloud Computing Indonesia)
• Nurul Yakin Setyabudi (IDTUG – Indonesia Telecommunication User Group)
• M. Jumadi (IDTUG – Indonesia Telecommunication User Group)
• Toddy Siburian (Sinergi Nusantara Bersatu)
• Dede Mulyana (ESTIM – Lemurian Inovasi Teknologi)
• E. Bimantoro (AiTI – Asosiasi Industri Teknologi Informasi Indonesia)
• Moh. Lutfi Handayani (IT WORKS – Majalah IT & Telco)
• Goenawan Loekito (IT WORKS – Majalah IT & Telco, Pemerhati & Praktisi IT)
• Ben Dehaan (IT WORKS – Majalah IT & Telco, Pemerhati & Praktisi IT)
• Thendri Supriatno (IT WORKS – Majalah IT & Telco)
• Dwinda Ruslan (IT WORKS – Majalah IT & Telco)
• Eri Sumiarso (PT Sinergi Daya Prima)














