Jakarta, Itech – Vivo mengungkapkan smartphone konsep Vivo APEX yang akan menjadi smartphone vivo di masa depan. Vivo APEX akan mengusung konsep “infinity display” yang hampir 100 persen bersih dari bingkai (bezel).
Vivo APEX hanya menyisakan bezel setebal 1,8 milimeter di sisi kanan dan kiri serta 4,3 milimeter di sisi bawah layar. Vivo APEX layar OLED 5,99 inci full-screen dengan teknologi COF dan rasio layar terhadap bodi ukuran 91 persen dari bagian depan smartphone.
Uniknya, Vivo APEX memiliki sensor sidik jari di layar, meninggalkan cara usang yang masih memiliki sensor pemindai sidik jari di belakang body. Hebatnya, setengah layar Vivo APEX berfungsi sebagai sensor sidik jari karena teknologi Half-screen Fingerprint Scanning. Berbeda dengan Vivo X20 Plus yang hanya memiliki satu titik sensor sidik jari.
Teknologi “Half-Screen Fingerprint Scanning Technology” juga mendukung multi-fingerprint recognation atau memindai lebih dari satu sidik jari.
Untuk fotografi, Vivo APEX memiliki kamera depan yang tersembunyi di dalam body dan dapat keluar dari tempatnya dalam waktu 0,8 detik saja. Vivo APEX memiliki
beberapa teknologi seperti Super HDR, smart optimization, character optimization, hingga teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI) seperti dikutip Gizmochina.
Untuk spesifikasi, Vivo APEX mengusung prosesor Qualcomm Snapdragon 845, System in Package (SIP), DAC dan tiga amplifier Hi-Fi. Vivo sendiri akan memproduksi massal Vivo APEX pada pertengahan 2018.
Di punggung, Vivo APEX memiliki kamera ganda yang tersusun vertikal, namun belum diketahui detail lain tentang kamera tersebut. Termasuk spesifikasi lain seperti, RAM, media internal, kapasitas baterai, atau harga yang dibanderol, belum dikonfirmasi lebih lanjut oleh Vivo.














