Jakarta, Itech – Google memperbarui kemampuan Google Assistant untuk bisa beroperasi dalam bahasa Indonesia. Kini pengguna smartphone yang menggunakan OS Android 5.0 (Lollipop) ke atas dan pengguna iPhone (iOS 9.1 ke atas) bisa memerintahkan Google Assistant dalam bahasa Indonesia.
Veronica Utami (Head of Marketing Google Indonesia) mengatakan Asisten Google dalam Bahasa Indonesia pertama kali hadir di Allo pada Agustus 2017. “Dengan hadirnya Asisten Google di jutaan smartphone di Indonesia, kami berharap Asisten Google akan memudahkan aktivitas pengguna,” katanya dalam siaran persnya, Selasa.
Pengguna harus merubah pengaturan perangkat ke bahasa Indonesia dan memperbarui aplikasi Google ke versi terbaru untuk mengakses Google Assistant berbahasa Indonesia.
Pengguna bisa memerintahkan Google Assistant untuk melakukan banyak seperti mengirim pesan singkat, menyetel pengingat, meminta petunjuk arah, menyetel alarm, dan lain-lain. Tentunya, fitur baru Google itu memudahkan orang Indonesia untuk melakukan penelusuran seperti mencari resep, menerjemahkan kalimat, hingga menghibur dengan cerita-cerita lucu.
Caranya, Anda tinggal menekan dan tahan tombol Home atau ucapkan “Ok Google” di smartphone yang mendukung fitur tersebut.
Google Assistant menggunakan teknologi machine learning dan berdasarkan pengalaman Google selama 20 tahun di bidang Penelusuran, termasuk natural language understanding, computer vision, dan memahami konteks dari pengguna.
Karena itu, Google Assistant dapat memahami maksud ucapan pengguna untuk membalas pertanyaan lanjutan dan mengerjakan tugas kompleks yang terdiri dari sejumlah langkah.
Saat ini para pengembang dan perusahaan sekarang bisa membuat aplikasi melalui platform developer Actions on Google. Beberapa aplikasi sudah dibuat untuk Google Assistant. Pengguna hanya perlu mengucapkan “Ok Google, bicara dengan (nama aplikasi) Al-Qolam, Joox, KASKUS, Klikdokter, Mobile Legends, Tebak Gambar, VIRA dari Bank BCA.














