Jakarta, Itech- Dalam penguatan ekosistem inovasi menuju hilirisasi, pemerintah berperan penting dalam mengakomodir pelaku industri agar hilirisasi inovasi dapat berjalan baik. Pemerintah terus berkomitmen mendorong inovasi melalui pendanaan untuk tumbuhnya usaha rintisan.
Terkait hal tersebut Kementerian Ristekdikti melalui Dirjen Penguatan Inovasi kembali menggelar pelatihan “Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi (PPBT) Business Camp” sebagai salah satu rangkaian kegiatan Program PPBT. Pelatihan ini dimaksudkan untuk memberikan bekal pengetahuan dan skill kepada para pendamping tenan dari inkubator binis dan tenannya yang akan melaksanakan kegiatan inkubasi bisnis selama 8 bulan kedepan.
PPBT Business Camp yang diikuti 288 peserta dari seluruh Indonesia ini akan dilaksanakan selama lima hari (9 -13) di Hotel Mercure Ancol, Jakarta. Para peserta ini terdiri dari 144 pendamping inkubator dan 144 tenant yang merupakan penerima pendanaan program PPBT 2018.
Dirjen Penguatan Inovasi Jumain Appe mengatakan, kegiatan ini bertujuan memberikan bekal pengetahuan dan skill dan pendampingan tenan dari Inkubator Bisnis, yang akan melaksanakan kegiatan inkubasi bisnis selama 8 bulan kedepan. “Pelatihan PPBT Business Camp dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan bisnis dan komersialisasi produk inovasi teknologi agar dapat mengelola perusahaan rintisan/startup dengan baik dan dapat meningkatkan kesuksesan proses hilirisasi produk ke pasar,” ungkap Jumain di Jakarta, (10/4).
Sedangkan Menristekdikti Mohammad Nasir mendorong para peserta pelatihan PPBT Business Camp 2018 ini, untuk terus melakukan kajian mengenai target pasar startup yang kalian kembangkan, agar inovasi yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,
Dilanjutkan Menteri Nasir, negara pemenang bukan negara dengan jumlah penduduk besar, bukan negara yang kaya, namun negara pemenang adalah negara yang memiliki inovasi. “Contoh negara kaya yang memiliki kesulitan masalah finansial adalah Kerajaan Arab Saudi, penghasil minyak terbesar di dunia. Namun saat ini harga minyak turun, kebutuhan akan minyak pun turun, dan mereka mengalami goncangan,” ucapnya. (red)














