ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Alasan Samsung Tidak Ingin Ladeni Xiaomi untuk Perang Harga

adam
16 May 2018 | 16:00
rubrik: Product
Samsung Bersiap Luncurkan Galaxy A6 dan A6 Plus 2018
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Itech – Para vendor smartphone kerap melancarkan perang harga untuk memenangi kompetisi smartphone di pasar dan mengambil hati pengguna. Strategi perang harga yang membanderol smartphone berspesifikasi tangguh dengan harga murah sangat sukses di pasar

Xiaomi sukses melakukannya dengan Xiaomi Redmi Note 5 dan varian Xiaomi lainnya. Disusul, Asus yang mengandalkan Zenfone Max Pro M1. Kedua smartphone itu dibanderol Rp 2 jutaan, sangat ramah untuk kantong orang Indonesia.

Sayangnya, Samsung Indonesia enggan meladeni Xiaomi dan Asus yang kerap melancarkan perang harga.

Jo Semidang (IM Marketing Director Samsung Electronics Indonesia) mengatakan Samsung fokus mengutamakan smartphone yang memberikan banyak value kepada pelanggan daripada harus terlibat perang harga.

“Pemain-pemain low-cost itu umurnya tidak panjang karena menarik konsumen hanya yang loyal dengan harga. Begitu ada yang lebih murah, dia pindah. Begitu seterusnya sampai yang kehabisan ‘gas’ keluar dari pasaran. Kami (Samsung) mainnya long-term,” katanya.

Jo mencontohkan fitur asisten virtual Bixby Vision Galaxy A6 dan Galaxy A6 Plus yang mampu menerjemahkan teks lewat kamera secara real time sehingga memudahkan pengguna yang sedang bepergian ke luar negeri.

“Sebagai vendor, kami berupanya memberikan value added, Jadi, bukan hanya membanding-bandingkan spesifikasi saja, ada hal lain di luar itu yang sesuai dengan target market kami. Ini tentang totalitas experience,” pungkasnya.

Alasan Huawei

Huawei pun enggan meladeni perang harga yang kerap dilancarkan beberapa vendor smartphone di Indonesia. Lo Khing Seng (Deputy Country Director of Huawei Indonesia Consumer Business Group) mengatakan pasar smartphone di Indonesia sangat sensitif soal harga dan Huawei Indonesia tidak ingin tergesa-gesa merangsek pasar dengan memberikan harga smartphone yang murah meriah.

BACA JUGA:  Meluncur di Indonesia, Samsung Galaxy A07 Dijual dengan Harga Terjangkau

“Pasar Indonesia memang sensitif dengan harga, tetapi kembali lagi, kalau produk itu seperti lari sprint (lari kencang untuk mencapai garis finis), Huawei ambil jalan lain, mirip maraton, artinya kami sungguh-sungguh mempersiapkan segalanya dengan benar dan perlahan-lahan memberi value lebih pada konsumen,” ujarnya.

“Kami tahu merek-merek yang main harga seperti apa sekarang. Tapi, Huawei mengambil jalan lain. Sungguh-sungguh mempersiapkan dengan benar dan selalu berinvestasi memberikan nilai ke konsumen melalui teknologi dan produk-produk yang berkualitas,” katanya.

Huawei Indonesia sadar ada beberapa vendor smartphone yang kuat seperti Xiaomi dan Asus yang berani berlaga di perang harga smartphone. Namun, saat ini Huawei masih fokus mengalahkan lawan yang berada di atasnya secara global yaitu Samsung dan Apple.

“Kalau dari huawei, karena kami di global posisi nomor tiga, kami selalu melihat ke atas. Cuma sebelum ke atas, kami juga harus tahu diri dan juga melihat langkah demi langkah siapa yang harus kami fokuskan. Tetapi tujuan utama kami tetap nomor satu, jadi fokusnya ya yang nomor satu,” ucapnya.

Karena itu, Huawei akan terus menjaga kualitas dan memberikan barang-barang yang bagus.

“Sebagai contoh baterai. Walaupun Nova 2 Lite punya baterai 3.000 mAh, tapi waktu hidupnya lebih panjang dari ponsel lain dengan kapasitas yang sama atau mungkin yang punya kapasitas lebih besar,” kata Lo Khing.

“Intinya gini, kami akan sangat komitmen dengan kulitas dan level layanan untuk konsumen. Di samping itu juga investasi di bidang komunikasi, marketing, dan digital, terutama online. Karena kami tahu saat ini ada pergeseran kebiasaan konsumen yang ke arah online,” tutupnya

Tags: Perang HargaSamsungxiaomi
Previous Post

Pencetakan 3D merevolusi operasi transplantasi

Next Post

Microsoft dan DJI Bikin Drone Canggih Berbasis AI

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Kembangkan AI untuk Dukung Kerja Jurnalistik, LKBN Antara Tak Kesampingkan Akurasi dan Tata Kelola

TOP Digital Awards 2026: Kembangkan AI untuk Dukung Kerja Jurnalistik, LKBN Antara Tak Kesampingkan Akurasi dan Tata Kelola

Mi’roji
28 October 2026 | 16:07

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Layanan dan Kinerja Bisnis, BRI Danareksa Sekuritas Optimalkan AI dan Otomasi

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Layanan dan Kinerja Bisnis, BRI Danareksa Sekuritas Optimalkan AI dan Otomasi

Fauzi
27 October 2026 | 21:44

TOP Digital Awards 2026: Perpusnas Perkuat Ekosistem Perpustakaan Digital, Andalkan Integrasi Sistem dan AI Tepercaya

TOP Digital Awards 2026: Perpusnas Perkuat Ekosistem Perpustakaan Digital, Andalkan Integrasi Sistem dan AI Tepercaya

Mi’roji
27 October 2026 | 16:26

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Kepercayaan Nasabah, Bank Bapas 69 Perkuat Digital Banking dan Humanis

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Kepercayaan Nasabah, Bank Bapas 69 Perkuat Digital Banking dan Humanis

Albarsah
26 October 2026 | 14:44

TOP Digital Awards 2026: Digitalisasi RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah, Permudah Layanan dan Perkuat Daya Saing Medical Tourism

TOP Digital Awards 2026: Digitalisasi RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah, Permudah Layanan dan Perkuat Daya Saing Medical Tourism

Albarsah
23 October 2026 | 20:39

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Layanan dan Kinerja Bisnis, BRI Danareksa Sekuritas Optimalkan AI dan Otomasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital: AstraPay Perkuat Inovasi Pembayaran Digital Berbasis AI, Hadirkan Fitur Split Bill Otomatis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Kembangkan AI untuk Dukung Kerja Jurnalistik, LKBN Antara Tak Kesampingkan Akurasi dan Tata Kelola

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dorong Kemandirian Ekosistem Digital, TelkomGroup Luncurkan Sovereign Digital Technology

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto