ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Berbagai gadget aneh yang ditampilkan di ajang Computex 2018

Teguh Imam Suyudi
6 June 2018 | 10:21
rubrik: Event, Product
https://www.itech.id/wp-content/uploads/2018/06/101886130_mediaitem101886129-1.jpg

Telepon game buatan Asus dengan controller clip on (Asus)

Share on FacebookShare on Twitter

Telepon game dengan kipas yang dapat dilepas, dan laptop layar-ganda adalah salah satu gadget baru yang ditampilkan di konferensi Computex di Taiwan.

Raksasa komputer Asus memamerkan handset canggih yang dirancang untuk gamer yang dilengkapi dengan kipas clip-on agar tetap dingin selama “sesi permainan berat”.

Asus juga memamerkan laptop baru dengan layar ganda, yang rencananya akan dijual pada 2019.

Namun, saingannya Lenovo dikritik karena terlalu melebih-lebihkan telepon “semua layar”-nya.

Kabar baik untuk penggemar game

Telepon game Asus adalah ponsel pintar bertenaga Android pertama yang diproduksi di bawah merek Republic of Gamers.

Layarnya mampu menampilkan 90 frame per detik (fps) – lebih dari ponsel biasa – untuk membuat game dapat dimainkan lebih lancar.

Ada juga berbagai aksesoris, termasuk controller clip-on yang mengingatkan pada konsol Nintendo Switch.

Sebuah kipas clip-on juga termasuk dalam perangkat itu untuk menghentikan terjadinya overheating pada ponsel yang berkinerja tinggi ini.

Spesifikasi menarik

Komputer yang diberdayakan oleh chip Intel biasanya memiliki central processing unit (CPU) dengan empat atau enam inti, yang memungkinkan mereka untuk melemparkan lebih banyak “brainpower” pada tugas-tugas bila diperlukan.

Saat ini, chip paling top buatan Intel yaitu seri X memiliki 18 inti, dan harganya mencapai $1.799.

Tapi, di Computex, Intel menampilkan chip yang jauh lebih kuat dengan prosesor 28-core yang cocok untuk komputer desktop, yang akan mulai dijual sebelum akhir tahun.

Chip ini akan didasarkan pada proses produksi 14-nanometer yang sudah ada di Intel.

Langkah ini dapat membantu mengimbangi fakta bahwa chip 10-nanometer Intel telah lama tertunda karena masalah produksi. Menyusutkan transistor ke ukuran yang lebih kecil harus menawarkan peningkatan efisiensi yang berarti pengguna daya akan membutuhkan lebih sedikit inti.

BACA JUGA:  Seberapa Cepat Transfer Data USB 4?

Namun, gamer yang mungkin tergoda harus menyadari bahwa banyak chip tidak dapat memanfaatkan lebih dari empat core.

Sebelumnya, Intel telah membuat chip 28-core, tetapi prosesor seri Xeon itu dirancang untuk server komputer kelas atas bukan untuk penggunaan individu.

Baca juga: Qualcomm Gandeng Samsung Perkenalkan Generasi Terbaru Snapdragon 850 Mobile Compute Platform

Apakah dua layar lebih baik dari satu?

Asus juga menampilkan berbagai komputer laptop baru dengan dua layar.

Trackpad pada Zenbook Pro baru telah diganti dengan layar sentuh 14 cm (5,5 inci) yang dapat menampilkan foto, menu, dan peralatan seperti kalkulator atau kalender.

Ada juga konsep laptop dengan dua layar, bukan menggunakan keyboard, yang disebut Project PreCog.

Terlalu melebihkan

Namun ada kekecewaan ketika Lenovo menampilkan smartphone barunya Z5 yang ternyata bagian depannya bukan “semua layar”

Padahal pada bulan Mei, Lenovo telah membagikan gambar secara online yang menyiratkan bahwa ponsel barunya itu di bagian depannya akan menjadi “semua layar”, sehingga berbeda dengan iPhone X dan penirunya.

Akibatnya muncul kritik yang mengatakan Lenovo telah mem-posting gambar yang menyesatkan dan pengumuman Lenovo yang sebenarnya untuk smartphone Z5 “mengecewakan”.

Sebaliknya, pembuat ponsel asal Cina, Vivo kemungkinan menjadi perusahaan pertama yang merilis ponsel “semua layar” yang sesungguhnya.

Vivo berencana untuk memperkenalkan ponsel Nex-nya – yang menampilkan pembaca sidik jari di layar dan kamera selfie yang muncul dari sisinya – pada 12 Juni tahun ini.

Berita ini diambil dari: BBC.com

Tags: ASUSintellenovoVivo
Previous Post

Inilah 3 Smartphone Nokia Terbaru yang Murah Meriah, Harganya ?

Next Post

Dengan Home Terminal, jasa kepelabuhan dapat diakses lewat smartphone

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Genjot Konektivitas Digital Antar-Pulau, Biznet Operasikan Kabel Bawah Laut BNCS-1

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • IFSE 2023 Dorong Akselerasi Fintech dan Ekonomi Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Catat, Telkom akan Bagikan Dividen Rp16,64 Triliun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inilah Jenis Penipuan dengan Metode Manipulasi Psikologis Pengguna Platform Teknologi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Kemandirian Teknologi Bertumpu pada Fondasi Open Source

Kemandirian Teknologi Bertumpu pada Fondasi Open Source

Fauzi
31 July 2026 | 16:00

Oleh: Sergio Gago, Chief Technology Officer (CTO), Cloudera Di tengah lanskap teknologi yang semakin terkonsolidasi saat ini, segelintir penyedia teknologi...

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Saatnya Berhenti Terjebak di Masa Lalu dan Mulai Membangun Masa Depan IT

Fauzi
24 July 2026 | 10:51

Oleh: Ashesh Badani, Senior Vice President and Chief Product Officer, Red Hat Kita berada di tengah perubahan mendasar yang membentuk...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto