WeWork sebuah perusahaan yang berbasis di New York, kota yang dikenal dengan gedung-gedung luas yang terdiri dari kantor-kantor pribadi dan meja yang disewakan kepada para freelancer, pertama kali memasuki pasar Asia Tenggara Desember lalu dengan membuka cabang di Singapura. Sejak itu, perusahaan yang menyediakan fasilitas office-sharing ini telah membuka tujuh lokasi lagi di Singapura dengan tambahan tiga lokasinya di ibukota Indonesia, Jakarta.
Untuk Jakarta, fasilitas office-sharing WeWork berada di GAMA Tower, dan 2 yang baru saja dibuka di Revenue Tower dan Sinas Mas MSIG Tower.
WeWork akan dibuka di lebih banyak gedung di Singapura, dan Bangkok berikutnya, Direktur Pelaksana WeWork Asia Tenggara Turochas “T” Fuad mengatakan dalam sebuah wawancara dengan CNBC pada hari Rabu. Setelah itu, WeWork juga akan dikembangkan ke Manila dan Kuala Lumpur, katanya.
Perusahaan office-sharing ini sudah memiliki kehadiran yang kuat di tempat lain di Asia, setelah memasuki China dan Korea Selatan pada tahun 2016 diikuti oleh India tahun lalu.
Berbicara kepada CNBC dalam konferensi teknologi InnovFest Unbound, Fuad mengaitkan rencana ambisius perusahaan dengan permintaan pasar Asia Tenggara yang kuat terhadap fasilitas office sharing.
“Seluruh konsep urbanisasi, konsep sharing-ekonomy pasti bergerak ke arah sektor komersial,” katanya, dengan mengingatkan bahwa penghuni office sharing biasanya adalah campuran dari perusahaan internasional dan start-up lokal.
Kini makin banyak perusahaan Cina dan India juga memilih lokasi Asia Tenggara, katanya.
Wilayah ini mengalami ledakan teknologi besar-besaran, khususnya dalam e-commerce, dalam beberapa tahun terakhir berkat melonjaknya tingkat penetrasi seluler dan internet.
Lebih dari segmen co-working
WeWork juga mengambil langkah-langkah untuk mendiversifikasi bisnisnya dengan merancang, membangun dan mengoperasikan kantor untuk perusahaan besar – program yang mereka sebut “Powered by We.”
“Powered by We” pada dasarnya membawa WeWork menjadi perusahaan global, Fuad mengatakan, dengan mengutip contoh bahwa perusahaannya telah melakukan hal itu untuk Standard Chartered di Hong Kong: “Pada akhirnya, perusahaan besar ingin menjadi sama gesitnya dengan start-up.”
Office-sharing atau co-working space adalah penggunaan kantor atau lingkungan tempat bekerja lain oleh orang-orang yang bekerja sendiri atau bekerja untuk perusahaan yang berbeda, biasanya untuk berbagi peralatan, ide, dan pengetahuan. Seluruh ide coworking adalah untuk membawa orang-orang yang cerdas dan kreatif bersama dan membiarkan ide-ide bertabrakan.
Berita ini diambil dari: CNBC.com














