ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Alasan Penggunaan Google Translate Meningkat Selama Piala Dunia 2018

adam
17 July 2018 | 08:36
rubrik: Digital
Alasan Penggunaan Google Translate Meningkat Selama Piala Dunia 2018

Google Translate

Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Itech – Penggunaan aplikasi penerjemahan mengalami kenaikan selama Piala Dunia 2018, dibanding hari-hari biasa. Menurut Product Manager Google Translate, Julie Cattiau, selama Piala Dunia 2018, pengguna Google Translate melonjak dua kali lipat.

Dalam sebulan terakhir, semua fans termasuk para jurnalis yang meliput Piala Dunia 2018, memanfaatkan Google Translate dan aplikasi penerjemah lain untuk segala hal. Seperti menanyakan petunjuk lokasi, bercakap dengan supir taksi, check-in hotel, berkenalan dengan fans dari negara lain dan sebagainya.

Para turis banyak menggunakan teknologi kamera yang mampu memindai bahasa lalu mengalihkannya ke bahasa yang dipahami pengguna. Dengan kamera penerjemah, pengguna bisa memahami menu makanan yang tertulis dengan bahasa setempat, mengurai petunjuk tertentu dan membaca nama stasiun kereta bawah tanah.

“Ini sangat berguna untuk semuanya. Kami mencoba berbahasa Inggris juga, tapi ini (aplikasi terjemah) sangat berguna di bar dan restoran”, ujar Rodrigo Ferreira, fans Brazil asal Salvador.

Lonjakan pengguna rupanya telah diprediksi oleh Google, berkaca dari pengguna Google Translate saat Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brasil yang juga meningkat.
“Brasil adalah pasar terbesar kami, tapi Rusia akan berada di atasnya sedikit,” jelas Cattiau seperti dikutip New York Times.

Tercatat, Google Translate memiliki 500 juta pengguna dan mengalih-bahasakan 143 miliar kata per hari dari 100 lebih bahasa. Aplikasi ini bisa menerjemahkan 37 bahasa via foto, 32 bahasa melalui percakapan suara dan 27 bahasa via video real-time dengan mode augmented reality.

Sedikit yang berbicara bahasa Inggris Jumlah pengguna Google Translate yang berlipat ganda tentu tak mengherankan. “Tidak banyak orang berbicara bahasa Rusia, dan itu sangat menyulitkan,” akui Hedi Salem dari Prancis.

BACA JUGA:  Google Hentikan Layanan Google Inbox Mulai Maret 2019

Apalagi, tak sedikit pula yang tidak bisa berdialog dalam bahasa Inggris.

“Di beberapa kota kecil, beberapa di Moskow dan St. Petersburg, hanya sedikit yang berbicara bahasa Inggris. Kami harus bercakap sedikit bahasa Rusia,” imbuh Salem.
Dengan aplikasi penerjemah semacam Google Translate, hubungan sosial antar fans dari berbagai dunia akan semakin akrab. Hal tersebut diamini oleh Joss Moorkens, asisten profesor program studi School of Applied Language and Intercultural Studies dari Dublin City University.

“Ini (aplikasi penerjemah) penting. Saat orang-orang lebih akrab dengan alat penerjemah mobile, mereka akan lebih akrab dengan pengunjung meskipun terkendala pemahaman bahasa,” jelasnya.

Tujuan ini seirama dengan visi Google. Cattiau mengatakan jika perusahaannya memiliki ambisi serta visi untuk mendobrak batas bahasa bagi semua orang di berbagai macam konteks, tidak hanya untuk wisata saja.

Sebanyak 95 persen pengguna Google Translate berada di luar Amerika Serikat yang merupakan negara multilingual seperti India dan Indonesia. Ia menambahkan jika timnya sedang fokus untuk meningkatkan kemudahan dalam penggunaan Google Translate, selain membuatnya lebih akurat dalam menerjemaahkan.

“Kami ingin orang-orang bisa berbicara senatural dan selancar mungkin,” tuturnya.

Kendati demikian, menurut Dr. Moorkens, aplikasi penerjemah lebih baik digunakan untuk situasi informal. Menurutnya, belajar bahasa masih diperlukan untuk menyempurnakan pemahaman yang tepat.

“Ketika mesin berbicara kepada Anda, bagaimana Anda tahu jika pesan tersebut akurat dan tepat jika Anda tidak memiliki pengetauan bahasa tersebut?,” jelas Dr. Moorkens.

Meski begitu, pendapat Dr.Moorkens tidak begitu berlaku di Rusia selama perhelatan Piala Dunia 2018. Ketika tidak ada komunikasi sama sekali, maka aplikasi penerjemah yang belum sempurna bisa menjadi alternatif.

“Mereka (aplikasi penerjemah) telah membantu para fans dan penduduk tuan rumah melebur bersama, memudahkan pengunjung berkeliling, membuat hari ke hari semakin mudah, dan membantu orang-orang menemukan sesuatu untuk dikatakan, serta bagaimana mengatakannya,” jelasnya.

BACA JUGA:  IOH Fokus Pengembangan Talenta Digital Indonesia
Tags: GoogleGoogle Translate
Previous Post

Bukan iPhone, Rakit Smartphone Samsung dan Xiaomi Paling Susah

Next Post

Aduh! Xiaomi Naikkan Harga Redmi 5A dan Redmi Note 5

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • XL HOME Merambah Sejumlah Kota di Jawa Timur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dorong Inovasi Mitra, SailPoint Luncurkan Unified Platform Access

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Predator Gaming Dipercaya Jadi Penyedia Perangkat Resmi Berbagai Turnamen VALORANT Esports 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rally AI Camera, Kamera Paling Cerdas yang Pernah Dihadirkan Logitech

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

CEO Rimini Street, Seth Ravin, Paparkan Prospek Agentic AI ERP

CEO Rimini Street, Seth Ravin, Paparkan Prospek Agentic AI ERP

Ahmad Churi
14 July 2026 | 23:20

ItWorks.id- Teknologi Agentic AI ERP diproyeksikan menjadi generasi baru sistem Enterprise Resource Planning (ERP) yang akan mendorong percepatan transformasi digital...

Zebra dan Salesforce Perkenalkan Solusi POS Ritel Berbasis Cloud di Android

Dari Logistik hingga Limbah Tekstil: Mengubah Wajah Industri Ritel melalui RFID dan Digital Product Passport

Fauzi
30 June 2026 | 16:58

Oleh: Eric Ananda, Country Manager Indonesia, Zebra Technologies Industri pakaian dan tekstil merupakan motor penggerak utama bagi perekonomian Indonesia. Sepanjang...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto