ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Meski Ditolak, Begini Cara Go-Jek Indonesia untuk Bisa Beroperasi di Filipina

adam
23 January 2019 | 09:00
rubrik: Digital
Riset: Gojek Membantu Masyarakat Beradaptasi Saat Pandemi

Riset: Gojek Membantu Masyarakat Beradaptasi Saat Pandemi

Share on FacebookShare on Twitter

Go-Jek Indonesia belum menyerah untuk masuk ke pasar Filipina walaupun sempat menemukan

hambatan regulasi setempat. Kepala Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintahan GOJEK, Shinto Nugroho, mengatakan Go-Jek Indonesia terus berdialog dengan pemerintah Filipina.

“Pembicaraan terus berjalan, ini adalah hal bagus, artinya secara prinsip pemerintah Filipina mendukung kehadiran GOJEK,” kata Shinto usai pertemuan pengemudi ojek daring dengan presiden di JIExpo Kemayoran.

Belum lama ini, Filipina menolak izin operasi Go-Jek di Filipina karena Velox Technology Philippines Inc, unit bisnis Go-Jek di Filipina tidak bisa memenuhi aturan pemerintah setempat terkait dengan kepemilikan saham oleh asing.

“Go-Jek akan selalu mematuhi dan menghargai peraturan,” ujarnya.

Departemen regulasi transportasi darat Filipina Land Transportation Franchising and Regulatory Board (LTFRB) menolak pengajuan anak perusahaan Go-Jek untuk menjadi layanan ride-hailing terbaru di Filipina karena masalah kepemilikan asing.

Konstitusi Filipina membatasi kepemilikan asing hingga 40 persen untuk industri tertentu. Tahun lalu, GOJEK beroperasi di Ho Chi Minh City dan Hanoi, Vietnam dengan nama aplikasi Go-Viet, juga melebarkan sayap di Singapura.

Turun Tangan

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengaku sudah berkomunikasi dengan pihak Filipina untuk bisa membantu menyelesaikan masalah tersebut.

“Saya sudah bicara dengan menteri counterpart saya di Filipina tolong bantu, karena saya juga akan bantu kalau misalnya unicorn Filipina mau masuk ke indonesia,” ujarnya.

“Kan saling bantu. Kalau kita sesama negara ASEAN tidak saling bantu, itu platform lain, unicorn dari negara lain, dari wilayah lain yang masuk ke ASEAN, rugi kita nanti ASEAN,” katanya menambahkan.

Rudiantara mengatakan Indonesia adalah negara dengan ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara sehingga startup Go-Jek tidak hanya sanggup memperkuat posisi Indonesia, tetapi juga di Asia Tenggara.

BACA JUGA:  Gaet WIR Group, HAUS! Siap Rambah Dunia Metaverse

“Platform itu membawa solusi. Kalau kita lihat Manila, lalu lintasnya itu tidak kurang ribet dari Jakarta. Selain membawa solusi, kan bisa juga memberikan manfaat bagi masyarakat di sana,” pungkasnya.

Go-Jek Akusisi Fintech Lokal Supaya Bisa Beroperasi di Filipina

Go-Jek mengakuisisi perusahaan teknologi finansial Coins.ph supaya bisa beroperasi di Filipina. Sebelumnya, pemerintah Filipina melarang Go-Jek beroperasi di negaranya karena terbentur permasalahan regulasi.

Go-Jek menggelontorkan dana sebanyak 72 miliar dolar untuk membeli Coins.ph yang akan menjadi dompet digital Go-Jek.

“Sebagai populasi kedua terbesar dan ekonomi domestik yang kuat, Filipina merupakan salah satu pasar yang paling menarik di Asia Tenggara dan melalui kemitraan dengan Coins.ph, kami senang menjadi bagian dari transformasi pembayaran digital negara ini,” kata CEO Go-Jek Nadiem Makarim seperti dikutip Tech Crunch.

Saat ini Coins.ph memiliki lima juta pengguna di seluruh Filipina dan menawarkan dompet digital, pembayaran tagihan, mengisi pulsa dan membayar tarif angkutan umum.

Pendiri Coins.ph Ron Hose menyatakan perusahaannya memang sedang menggalang dana saat tawaran dari Go-Jek datang.

“Kami terus berpikir untuk mengembangkan bisnis. Bersama Go-Jek, kami dapat membangun sesuatu yang lebih besar dan lebih baik untuk pelanggan kami,” kata Hose.

Didukung Pemerintah

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengapresiasi strategi GOJEK mengakuisisi perusahaan rintisan Filipina Coins.ph sebagai upaya startup unicorn Indonesia ini masuk ke negara tersebut, setelah awal tahun ini ditolak karena kendala regulasi.

“Kita kan juga bangga perusahaan kita ada yang berkiprah di luar negeri,” kata Rudiantara.

Rudiantara menyatakan Go-Jek tidak perlu melaporkan aksi korporasi tersebut kepada pemerintah tetapi jika memerlukan bantuan, pemerintah dapat memberikan dukungan.

Secara kebetulan, seperti diinformasikan Rudiantara, Filipina juga menginginkan perusahaan rintisan unicorn mereka dapat beroperasi di Indonesia. Rudiantara menginginkan pemerintah kedua negara dapat membantu agar kedua unicorn di masing-masing negara dapat melebarkan sayap mereka ke negara tetangga.

BACA JUGA:  Kolaborasi Muslim Pro, UNICEF dan Dompet Dhuafa Dukung Anak-anak di Yaman dan Indonesia

“Mereka juga punya keinginan unicorn-nya masuk Indonesia, saya katakan begini asalkan Anda juga bantu unicorn saya masuk Filipina,” kata Rudiantara.

Tags: Go-Jek
Previous Post

“AI & Big Data” Kunci Pendidikan di Era Revolusi 4.0

Next Post

Masuki Tahun Politik, Ini Tips Ampuh Cegah Hoax di WhatsApp

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: WOM Finance Bangun Mesin Pertumbuhan Digital Organik, Pangkas Biaya Iklan 75%

TOP Digital Awards 2026: WOM Finance Bangun Mesin Pertumbuhan Digital Organik, Pangkas Biaya Iklan 75%

Busthomi
23 October 2026 | 10:44

TOP Digital Awards 2026: BSI Perkuat Strategi Digital Bank  Menuju Bank Syariah Global

TOP Digital Awards 2026: BSI Perkuat Strategi Digital Bank Menuju Bank Syariah Global

Ahmad Churi
22 October 2026 | 16:12

TOP Digital Awards 2026: Hadirkan CrediGO, Bank Wonogiri Pangkas Proses Kredit Hingga 30 Menit

TOP Digital Awards 2026: Hadirkan CrediGO, Bank Wonogiri Pangkas Proses Kredit Hingga 30 Menit

Mi’roji
22 October 2026 | 16:08

TOP Digital Awards 2026: Bank BPR Jatim Perkuat Fondasi Digital, Tingkatkan Keamanan dan Layanan Nasabah

TOP Digital Awards 2026: Bank BPR Jatim Perkuat Fondasi Digital, Tingkatkan Keamanan dan Layanan Nasabah

Ahmad Churi
22 October 2026 | 16:01

bprs-bhakti-sumekar-e-channel-top-digital-awards-2026

TOP Digital Awards 2026: BPRS Bhakti Sumekar Perkuat Layanan Digital Lewat E-Channel

Teguh Imam Suyudi
22 October 2026 | 15:00

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Terjual 2.010 Unit Wholesales, AION UT Masih Terlaris di Segmen Medium Hatchback EV

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: BSI Perkuat Strategi Digital Bank Menuju Bank Syariah Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Zoom Hadirkan Unified Context Layer, Ubah Percakapan Jadi Hasil Kerja Nyata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Bank BPR Jatim Perkuat Fondasi Digital, Tingkatkan Keamanan dan Layanan Nasabah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto