ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Pendapatan Industri Game Kalahkan Pendapatan Film Hollywood

adam
30 January 2019 | 12:00
rubrik: Research
Bermain Video Game Bisa Memberi Anda Pekerjaan Yang Lebih

Game Fortinite Royale Battle

Share on FacebookShare on Twitter

Pendapatan industri video game di Amerika Serikat (AS) mencapai 43,8 miliar dollar AS (Rp 620 triliun) sepanjang 2018. Data ini dirilis Entertainment Software Association dan The NPD Group.

Raupan terbesar berasal dari software, mencakup pembelian game dan item-item di dalam game senilai 35,8 miliar dollar AS (Rp 506 triliun). Sementara itu, penjualan hardware dan perkakasnya meraup 7,5 miliar dollar AS (Rp 106 triliun).

Secara total, pendapatan industri video game pada 2018 naik 18 persen dibandingkan tahun sebelumnya, bahkan berhasil mengalahkan pendapatan box office untuk industri film di Hollywood.

Pada akhir 2018, lembaga analis comScore melaporkan pendapatan dari penjualan tiket box office di seluruh dunia berada di angka 41,7 miliar dollar AS (Rp 590 triliun), atau lebih kecil sekitar 2 miliar AS (Rp 28 triliun) dibandingkan pendapatan tahunan industri game di AS.

Layanan streaming semacam Netflix dan Hulu pun masih kalah jauh dibandingkan video game jika ditilik dari pendapatan. Laporan dari Multichannel News menyebutkan penghasilan layanan streaming sepanjang 2018 hanya 28,8 miliar dollar AS (Rp 407 triliun).

Hal ini menunjukkan video game dan konten-konten terkait menjadi sumber hiburan paling adiktif bagi masyarakat modern. Mereka tak segan mengeluarkan kocek demi pengalaman bermain video game yang andal.

Akses video game pun kini semakin mudah dan beragam. Vendor konsol lebih inovatif merilis perangkat, ditunjang para pengembang game yang kian produktif. Fenomena ini telah disadari penyedia jasa industri hiburan lainnya, misalnya saja Netflix.

Layanan streaming yang semakin gencar memproduksi konten orisinil tersebut tengah menghadapi kompetisi sengit dengan layanan tradisional semacam HBO dkk. Kendati begitu, kekhawatiran Netflix justru lebih besar ke industri video game yang jelas-jelas berseberangan.

BACA JUGA:  Penelitian: Ternyata Orang Indonesia Gemar Gunakan Layanan Prabayar

“Kami lebih berkompetisi (dan kalah) dengan Fortnite ketimbang HBO,” kata perwakilan Netflix seperti dikutip TechCrunch.

Agaknya kompetisi yang gesit di industri hiburan lintas sektor memberikan alternatif yang lebih beragam bagi masyarakat. Tentu saja hal ini juga berbanding lurus dengan tingkat konsumsi yang semakin tinggi pula.

Tags: Games
Previous Post

Bocoran Harga 3 Samsung Galaxy S10, Tembus Rp25 Jutaan

Next Post

Terungkap! Alasan Honor Enggan Bikin Layar Ponsel Tanpa Poni

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Stasiun Bumi Satelit Satria (Foto: Dokumentasi Kemkominfo)

    Ini Sejumlah Manfaat Hot Backup Satellite SATRIA-1

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inovasi Digital Jadi Fokus Strategi Komunikasi Indonesia Re di Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ratusan Perusahaan Terkemuka Raih Penghargaan TOP CSR Awards 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AFTECH-Jalin Dorong Industri Perkuat Pertahanan Sistem Pembayaran Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto