ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Studi: Artificial Intelligence Diprediksi Makin Banyak Diadopsi di Indonesia

Teguh Imam Suyudi
13 March 2019 | 10:00
rubrik: Research
Laporan Microsoft: Tingkat Kasus Malware di Indonesia Tertinggi di Asia Pasifik

Laporan Microsoft: Tingkat Kasus Malware di Indonesia Tertinggi di Asia Pasifik

Share on FacebookShare on Twitter
Studi Microsoft dan IDC: Artificial Intelligence Diprediksi Makin Banyak Diadopsi di Indonesia
Haris Izmee, Presiden Direktur Microsoft Indonesia pada acara Media Briefing, 12 Maret 2019.

Microsoft dan IDC Asia-Pasifik (APAC) telah melakukan studi tentang adopsi Artificial Intelligence (Kecerdasan Buatan – AI) di 15 negara di Asia Pasifik (APAC) pada tahun ini. Judul laporannya adalah “Future Ready Business: Assessing Asia Pacific’s Growth Potential Through AI.”

Organisasi yang dilibatkan dalam studi ini berasal dari industri agrikultur, otomotif, pendidikan, jasa keuangan, pemerintah, kesehatan, manufaktur, ritel, layanan jasa dan telko/media. Responden studi ini terdiri dari 1.605 pemimpin bisnis dan 1.585 karyawan. Meliputi: Australia, Cina, Hong Kong, Indonesia, India, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Selandia Baru, Filipina, Singapura, Sri Lanka, Taiwan, Thailand, dan Vietnam.

Pemimpin bisnis adalah para pimpinan bisnis dan TI dari organisasi dengan 250 staf. Mereka adalah pengambil keputusan yang terlibat dalam membentuk strategi bisnis dan digital organisasi mereka. Sedangkan karyawan adalah responden yang memiliki pemahaman tentang AI tapi tidak berperan dalam proses pengambilan keputusan dalam organisasi mereka.

Ini 2 Tantangan Implementasi AI di Indonesia

Adopsi AI di Indonesia

“Di Indonesia, survei tersebut dilakukan kepada 112 pemimpin bisnis dan 101 karyawan. Hasilnya, lebih dari separuh organisasi di Indonesia yang terlibat dalam survei ini telah memulai AI journey mereka. Dengan 14 persen organisasi mengatakan telah mengadopsi AI sebagai bagian inti dari strategi bisnisnya, dan 42 persen telah mulai melakukan eksperimen dengan AI sebagai bagian dari strategi mereka,” kata Haris Izmee, Presiden Direktur Microsoft Indonesia pada acara Media Briefing, 12 Maret 2019.

Dengan mengambil contoh dari customer Microsoft di Indonesia, Haris mengatakan bahwa organisasi di Indonesia yang telah mengadopsi AI sebagai strategi bisnisnya berasal dari industri manufaktur, otomotif, energi, dan startup. “Sejumlah kementerian di Indonesia, terutama yang mengelola data dalam jumlah besar, juga telah mengadopsi AI tapi masih sebatas eksperimen,” tambah Haris.

BACA JUGA:  Lewat Riset Empowering 2023, IOH Ungkap Lanskap Ekonomi Digital Indonesia

Namun, terlepas dari potensi ekonomi yang mampu diraih dari adopsi AI, studi Microsoft dan IDC itu juga mengungkap bahwa 30 persen organisasi di Indonesia masih menunggu AI menjadi matang sebelum menjadikannya sebagai bagian dari strategi bisnisnya. Dan sisanya yaitu 14 persen belum mempertimbangkan AI sebagai bagian strategi bisnisnya.

Manfaat Positif AI

Studi Microsoft dan IDC juga mengungkap bahwa ke depannya AI tidak hanya akan meningkatkan daya saing organisasi Indonesia melalui inovasi-inovasi yang dihadirkan oleh pelaku usaha ketika mengimplementasikan AI di setiap strateginya, tapi juga produktivitas karyawannya.

Dalam tiga tahun ke depan yaitu tahun 2021, dengan adopsi AI maka nilai inovasi organisasi di Indonesia diprediksi meningkat 1,7x atau mencapai 57 persen dibandingkan saat ini yaitu 34 persen. Sedangan untuk kawasan APAC saat ini rata-rata nilai inovasi organisasi adalah 22 persen dan di tahun 2021 diprediksi mencapai 42 persen yang berarti meningkat 1,9x.

Sedangkan untuk produktivitas karyawan, Indonesia saat ini memiliki nilai sebesar 24 persen dan dengan adopsi AI diprediksi akan mencapai 46 persen di tahun 2021 yang berarti meningkat 1,9x. Untuk kawasan APAC, rata-rata produktivitas karyawan saat ini berada di 19 persen dan diprediksi mencapai 36 persen di tahun 2021 yang berarti meningkat 1,9x.

“Nilai inovasi organisasi di Indonesia diprediksi akan meningkat dengan tumbuh dan berkembangnya ekonomi digital seperti startup, unicorn, decacorn, dan UKM. Dengan pendorong utama atau key-drivers adopsi solusi yang berhubungan dengan AI adalah semakin berkembangnnya budaya co-working space, modern workplace, digital savvy nomad, budaya kerja kolaboratif. Para milenial gemar bekerja dari mana saja sehingga meningkatkan produktivitas,” jelas Haris.

BACA JUGA:  Riset Mengungkap Pengguna AI di Indonesia Punya Hubungan Lebih Sehat dengan Pekerjaannya

“Dengan memperhatikan hasil studi itu, dengan adopsi AI, dalam tiga tahun ke depan yaitu tahun 2021 maka nilai peningkatan inovasi organisasi di Indonesia akan sangat dekat dengan rata-rata nilai peningkatan inovasi kawasan APAC. Sedangkan, untuk nilai produktivitas karyawan di Indonesia akan sama dengan rata-rata produktivitas karyawan di kawasan APAC,” tutup Haris.

Untuk informasi lebih lanjut tentang hasil studi ini ataupun mengenai inisiatif Microsoft Indonesia untuk meningkatkan talenta digital Indonesia, kunjungi https://news.microsoft.com/id-id/

Tags: Artificial IntelligenceMicrosoft
Previous Post

Jika Terpilih, Capres AS ini akan Bubarkan Big Tech: Facebook, Google dan Amazon

Next Post

Keuntungan Sindikat Order Fiktif GO-JEK Tembus Rp10 Juta Setiap Hari

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Meluncur di Indonesia, Laptop Berotak Intel Core Ultra Series 3 Sajikan Performa AI PC Generasi Berikutnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Luncurkan Program Doktor Akuntansi, BINUS Siapkan Pemimpin Riset dan Transformasi Bisnis di Era AI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buka Indo Intertex 2026, Menperin Dorong Industri TPT Tingkatkan Adopsi Teknologi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Selamatkan Hiu Paus Dengan Main Game Ocean Buddy di Aplikasi DANA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Ahmad Churi
2 April 2026 | 21:21

ItWorks.id- Laporan Ericsson ConsumerLab 2026 mengungkap meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan (AI) mulai mengubah pola konsumsi data seluler, terutama pada kebutuhan...

Pencadangan Data (Backup) dan Keamanan Kini Menjadi Persoalan Ekonomi AI

Fauzi
30 March 2026 | 14:36

Oleh: Sherlie Karnidta, Country Manager Indonesia, Cloudera IDC dalam Global DataSphere Forecast memproyeksikan bahwa volume data global akan melonjak hingga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto