ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Terjun ke Pasar Kamera, Sharp akan Buat Kamera Mirrorless Micro Four Thirds

adam
12 April 2019 | 15:00
rubrik: Product
Terjun ke Pasar Kamera, Sharp akan Buat Kamera Mirrorless Micro Four Thirds
Share on FacebookShare on Twitter

Pabrikan elektronik Jepang, Sharp bakal menambah keramaian ekosistem kamera mirrorless Micro Four Thirds (MFT).

Pekan lalu, Sharp mengumumkan telah bergabung dengan konsorsium kamera mirrorless yang didirikan oleh Olympus dan Panasonic pada 2008.

Dikembangkan dari sistem Four Thirds untuk DSLR, MFT adalah sistem kamera mirrorless yang mencakup sensor dan mounting standar untuk semua kamera dari pabrikan yang tergabung di dalamnya.

Ini berarti aksesori-aksesori kamera dari para pabrikan tersebut bisa saling ditukar tanpa butuh adapter. Misalnya, lensa Panasonic dipasang di bodi kamera Sharp atau Olympus, atau sebaliknya.

Perangkat lain seperti lampu kilat (flash) juga saling kompatibel antar merek. Sensor gambar MFT berukuran sedikit lebih kecil dibandingkan sensor APS-C sehingga ukuran lensa-lensa untuk kamera MFT pun cenderung lebih mungil.

MFT merupakan standar pertama untuk kamera mirrorless, sebelum diikuti oleh APS-C dan full-frame yang secara tradisional berkutat di ranah DSLR. Dalam ajang CES 2019 di Las Vegas, Amerika Serikat.

Pada awal tahun ini, Sharp telah memperkenalkan purwarupa sebuah produk berbasis MFT berupa kamera mirrorless dengan kemampuan merekam video 8K, sebagaimana dirangkum TechRadar.

Kamera yang turut dibekali fitur in-body image stabilization dan layar sentuh articulated selebar 5 inci ini digadang-gadang bakal menjadi alternatif kamera 8K dengan banderol lebih terjangkau, di samping berukuran jauh lebih ringkas dibanding kamera 8K profesional.

Kamera 8K Sharp kabarnya bakal dibanderol dengan harga di bawah 5.000 dollar AS (Rp 70,5 juta) jauh lebih rendah dibandingkan model profesional seperti Red Helium 8K S35 (24.500 dollar AS).

Sharp sendiri masih belum memberikan nama resmi untuk sang kamera 8K, spesifikasi detil berikut harganya pun masih belum diumumkan. Informasi selengkapnya diperkirakan bakal diungkap dalam waktu dekat.

BACA JUGA:  Sharp Luncurkan AQUOS V6 5G IGA Series, Ini Spek dan Harganya
Tags: CameraSHARP
Previous Post

Kini Cabut USB di Perangkat Windows 10 Tak Perlu “Safely Remove”

Next Post

Harga Mahal Bikin Pasar Ponsel Makin Lesu dan Turun Tahun ini

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukit Asam Hadirkan Aplikasi CISEA untuk Industri Tambang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gara-gara Millennial, Implementasi BI QRIS Sesuai Ekspektasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infinix GT 30 Resmi Meluncur di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Maxim Luncurkan Fitur e-Payment ‘Maxim Wallet KasPro’

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Dari Sekedar Token Menuju Kepercayaan: Momen Pembuktian AI Senilai US$2,5 Triliun

Fauzi
18 June 2026 | 12:58

Oleh: Abhas Ricky, Chief Business Officer and GM of Applied AI Era kecepatan dan akses sedang berakhir. Apa yang menggantikan...

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto