Operator seluler Hutchison 3 Indonesia ( Tri) meluncurkan dua produk paket internet spesial Ramadhan. Kedua paket tersebut adalah Paket Berkah Sahur dan Paket Berkah Puasa.
“Kami menyadari bahwa selama waktu sahur banyak anak muda Indonesia yang menggunakan ponsel untuk aktivitas,” kata Reno Rizki Yudha, General Manager Customer Value Management Tri Indonesia, dalam acara peluncuran paket spesial Ramadhan di Jakarta.
Sesuai namanya, paket ini hanya bisa dibeli di waktu sahur dan berbuka puasa saja. Paket Berkah Sahur menyediakan kuota data sebesar 22 GB dengan harga Rp 55.000 dan hanya bisa dibeli pada jam 02.00 – 05.00 WIB.
Paket ini dibagi-bagi menjadi beberapa kuota. Kuota data 10 GB pertama berlaku untuk seluruh jaringan, baik 2G, 3G, maupun 4G. Namun, kuota ini hanya bisa diakses pada pukul 01.00-09.00 pagi dengan masa aktif selama tujuh hari.
Kemudian 10 GB berikutnya hanya bisa digunakan pada jaringan 4G, sementara 2 GB sisanya adalah kuota streaming YouTube dan Netflix yang berlaku selama 30 hari.
Sementara itu Paket Berkah Buka Puasa bisa dibeli pada jam 17.00-20.00 WIB dengan harga Rp 35.000. Pihak Tri tidak merinci pembagian kuota untuk paket ini.
Selain kuota data, pembeli Paket Berkah Buka Puasa juga berhak mendapatkan bonus telepon 20 menit, 20 SMS, dan streaming Viu selama 7 hari. Kedua paket bisa dibeli melalui aplikasi Bima Plus atau melalui kode USSD di *123*4#.
37 “Mobile BTS”
Hutchison 3 Indonesia (Tri) memprediksi adanya lonjakan trafik saat arus mudik lebaran nanti. Berkaca dari tahun lalu, lonjakan trafik diperkirakan mencapai 30-50 persen untuk layanan data dibanding hari-hari biasa.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Tri melakukan beberapa persiapan. Salah satunya, menurut President of Network Strategic Planning and Customer Tri Gustiansyah Wilson, adalah dengan melakukan ekspansi jaringan di wilayah Sumatera, Jawa, dan Sulawesi.
“Kami melakukan ekspansi jaringan dengan 8.000 situs (BTS), kombinasi antara 4G dan 4,5G. Jadi ini salah satu ekspansi kami yang terbesar,” jelas Wilson.
Dari 8.000 situs tersebut, Gusti mengungkap sebanyak 50 persennya akan siap pada akhir Mei mendatang. Jaringan 4.5G Tri diklaim telah mencakup hingga 10.000 pedesaan dan 300 kota/kabupaten di Indonesia.
Tri juga berupaya mengatur beban kapasitas selama mudik hingga arus balik nanti dengan melakukan pengalihan kapasitas atau capacity balancing. Upaya ini dilakukan dengan memanfaatkan teknologi bernama Network Function Virtualization (NFV).
“Dengan virtualization tidak ada hubungan one to one connection, semuanya virtual. Dengan teknologi ini bisa mudah melakukan pengalihan kapasitas,” jelas Gusti.
Gusti menambahkan, Tri juga akan memasang 37 mobile base transceiver station (BTS) yang tersebar mulai dari Bakauheni hingga Sidoarjo.
“Dari jumlah ini, 50 persen sudah dioperasikan. Seminggu sebelum lebaran seharusnya sudah siap semua,” jelasnya.
Layanan Mobile BTS ini lebih ditujukan sebagai penambah kapasitas di titik ramai seperti rest area. “Kami sudah coverage semua tol-tol jadi ini sebagai penambahan kapasitas,” sambung Gusti.
Optimalisasi jaringan juga dilakukan dengan menyebarkan core network system yang tersebar di 19 kota.














