ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

3 Cara Gunakan ChatGPT untuk Ubah Ide Jadi Langkah Awal Bisnis

Fauzi
25 July 2026 | 10:48
rubrik: Tips & Trick
3 Cara Gunakan ChatGPT untuk Ubah Ide Jadi Langkah Awal Bisnis

Image: Screenshot

Share on FacebookShare on Twitter

Keinginan membangun usaha seringkali berawal dari upaya menciptakan peluang baru atau memperoleh penghasilan tambahan. Namun, menentukan langkah pertama tidak selalu mudah, terutama ketika mereka belum memiliki pengalaman bisnis, akses ke mentor atau sumber daya yang memadai.

Hal ini juga dialami oleh Agasthea Viorent (Agas), lulusan SMK Negeri 1 Banyuwangi yang kini tinggal di Denpasar, Bali. Setelah menjalani berbagai pekerjaan di industri hospitality hingga pernah menjadi pengemudi ojek online, ia ingin merintis ide bisnis pertamanya. Dengan modal awal sekitar Rp500 ribu, ia menggunakan ChatGPT sebagai rekan berpikir sekaligus mentor usaha untuk merapikan ide bisnisnya di bidang virtual assistant. Bisnisnya kini memberikan layanan untuk klien di sektor hospitality, termasuk komunikasi dengan tamu, membantu reservasi, dan layanan remote concierge, serta melayani klien nasional maupun internasional termasuk dari Italia dan Prancis.

“Awalnya saya punya ide, tapi belum tahu harus mulai dari mana dan apa saja yang perlu disiapkan agar ide itu benar-benar bisa dijalankan. Dengan ChatGPT, saya merasa seperti punya mentor bisnis yang bisa diajak berdiskusi, tempat saya bertanya banyak hal dan menyusun langkah-langkah bisnis dengan lebih jelas. Namun, enaknya keputusan bisnis tetap berada penuh di saya sebagai pemilik usaha untuk menentukan arah yang diambil,” ujar Agas.

Belajar dari pengalaman Agas, berikut tiga cara praktis menggunakan ChatGPT sebagai rekan berpikir untuk membantu merancang dan memulai usaha dengan lebih terarah:

Jadikan ChatGPT sebagai mentor bisnis dan rekan berpikir
Langkah pertama bukan selalu mencari sebanyak mungkin ide, tetapi menilai apakah ide yang sudah ada realistis untuk dijalankan. Saat mulai membangun bisnisnya, Agas menggunakan ChatGPT sebagai mentor bisnis dan rekan berpikir untuk menguji ide layanan virtual assistant yang ingin dia bangun di Bali. Ia memberikan konteks tentang usia, lokasi, pengalaman, layanan yang ingin dikembangkan, serta target klien yang ingin disasar.

BACA JUGA:  Xooply Dipercaya Perusahaan Asal Jepang dalam Layanan B2B E-commerce

Langkah berikutnya, Agas meminta ChatGPT menggunakan kerangka The Truth, Diagnosis, Best Move, Action Plan, dan Challenge untuk memahami kondisi pasar, menilai risiko, dan menentukan langkah bisnis secara lebih objektif. Proses ini membantunya memperjelas target pelanggan, jenis layanan yang ditawarkan, hingga langkah awal yang bisa dilakukan secara realistis. Kini dengan ChatGPT Work, proses tersebut dapat dikembangkan menjadi dokumen, spreadsheet, atau rencana kerja yang siap ditinjau lebih lanjut.

Visualisasi prompt yang digunakan:

Contoh prompt yang dapat digunakan:
“Bertindaklah sebagai mentor usaha untuk membantu saya menguji ide bisnis saya. Saya tinggal di [kota/daerah], memiliki latar belakang di [pengalaman/latar belakang], dan ingin membangun usaha [jenis usaha] untuk membantu [target pelanggan]. Bantu saya menilai apakah ide ini realistis, siapa target pelanggan yang paling cocok, layanan apa yang bisa saya tawarkan terlebih dahulu, tantangan yang perlu saya antisipasi, dan langkah awal yang paling realistis dengan sumber daya yang saya miliki. Gunakan pendekatan The Truth, Diagnosis, Best Move, Action Plan, dan Challenge”

Dengan ChatGPT Work, pengguna kini dapat mengembangkannya menjadi: “Ubah hasil penilaian ide bisnis ini menjadi deck presentasi singkat yang dapat saya gunakan untuk menjelaskan peluang bisnis, target pelanggan, risiko, dan rekomendasi langkah berikutnya kepada calon partner atau mentor.”

Pecah Ide Besar Menjadi Langkah Praktis
Setelah menemukan arah bisnis, Agas menggunakan ChatGPT untuk membantu menyusun rencana 7 dan 30 hari pertama serta alur kerja sederhana agar bisnis virtual assistant yang sedang dibangun dapat berjalan lebih teratur. Proses ini membantunya memetakan kebutuhan, keterampilan, batas layanan, dan cara menjangkau calon klien—mengubah ide menjadi langkah konkret yang sesuai dengan kemampuan.

BACA JUGA:  Cisco Hadirkan Infrastruktur Aman untuk Era AI

Dengan bantuan ChatGPT, Agas dapat mulai melihat prioritas yang perlu dikerjakan terlebih dahulu dan langkah mana yang bisa ditunda. Hal ini membantunya bergerak dari “saya punya ide” menjadi “ini langkah yang bisa saya mulai”, sambil tetap menyesuaikan setiap keputusan dengan kondisi, kemampuan, dan sumber daya yang dimiliki.

Visualisasi prompt yang digunakan:

Contoh prompt yang dapat digunakan:
“Saya ingin mengubah ide usaha [jenis usaha] menjadi rencana yang bisa dijalankan. Saya tinggal di [kota/daerah], memiliki pengalaman di [pengalaman/latar belakang], dan saat ini memiliki sumber daya [modal/waktu/keterampilan/jaringan yang tersedia]. Bantu saya membuat rencana 7 hari dan 30 hari pertama, termasuk prioritas yang harus disiapkan, alat yang dibutuhkan, keterampilan yang perlu dipelajari, batas layanan yang bisa saya tawarkan, serta langkah untuk mendekati calon klien pertama.”

Dengan ChatGPT Work, pengguna kini dapat mengembangkannya menjadi: “Ubah rencana bisnis 7 hari dan 30 hari ini menjadi spreadsheet kerja yang berisi prioritas, tenggat waktu, penanggung jawab, kolom status, dan checklist sederhana yang dapat saya perbarui saat mulai membangun bisnis.”

Buat materi promosi agar bisnis lebih dikenal
Setelah bisnisnya berjalan, tantangan berikutnya adalah membuat layanan tersebut lebih mudah ditemukan dan dipahami oleh calon klien. Agas menggunakan ChatGPT untuk membuat materi media sosial agar layanan virtual assistant-nya lebih mudah ditemukan dan dipahami calon klien. Dengan memberikan konteks tentang layanan virtual assistant yang ia tawarkan dan target pasar, ia dapat menyusun konten yang lebih relevan untuk platform seperti Facebook.

Dengan ChatGPT Images, pengguna seperti Agas juga dapat membuat visual pendukung untuk membuat visual pendukung, seperti konten media sosial atau ilustrasi sederhana yang membantu menjelaskan tentang layanan yang ditawarkan.

BACA JUGA:  Jalan Menuju Profitabilitas Dimulai dari Pengelolaan Data yang Baik

Visualisasi prompt yang digunakan:

Contoh prompt yang dapat digunakan:
“Saya ingin mempromosikan usaha [jenis usaha] kepada [target pelanggan] melalui [platform media sosial]. Bantu saya membuat rencana konten selama dua minggu, termasuk ide posting, caption singkat, visual yang bisa dibuat dengan ChatGPT Images, waktu atau frekuensi unggahan yang disarankan, serta pesan utama yang menjelaskan manfaat layanan saya secara jelas dan tidak berlebihan.”

Dengan ChatGPT Work, pengguna kini dapat mengembangkannya menjadi: “Ubah rencana konten dua minggu ini menjadi marketing pack siap pakai, termasuk kalender unggahan, draft caption, prompt visual untuk ChatGPT Images, dan tracker sederhana untuk memantau konten yang sudah dipublikasikan.”

Pengalaman Agas menunjukkan bahwa ChatGPT dapat menjadi rekan berpikir bagi calon wirausaha untuk merapikan ide, menyusun langkah awal, dan belajar hal baru dengan lebih terstruktur. Namun, keputusan dan eksekusi tetap berada di tangan pengguna, sementara keberhasilan bisnis tetap bergantung pada konsistensi dan pemahaman terhadap kebutuhan klien.

Beberapa prompt yang terinspirasi dari pengalaman Agas juga dapat ditemukan di laman Chat untuk mahasiswa di Indonesia, bersama contoh prompt praktis lainnya untuk belajar hingga mengembangkan keterampilan baru. Untuk panduan video pembelajaran, dan prompt siap pakai bagi bisnis dan pekerjaan, pengguna dapat mengakses OpenAI Academy.

Tags: AIChatGPTGenerative AIOpenAI
Previous Post

Universitas Sahid Dorong Strategi Baru Perkuat Pariwisata Indonesia di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Next Post

BP Batam Percepat Investasi KEK Tanjung Sauh, Perkuat Pasokan Listrik untuk Kawasan Industri

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Universitas Sahid Dorong Strategi Baru Perkuat Pariwisata Indonesia di Tengah Tekanan Ekonomi Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 3 Cara Gunakan ChatGPT untuk Ubah Ide Jadi Langkah Awal Bisnis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Startup Lokal Kian Men-disrupt Dengan Solusi Inovatif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PDAM Tirta Sembada Kabupaten Sleman Raih ISO 20000

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Dari Token Beralih ke Kepercayaan: Memelihara, Mengelola, dan Mengamankan AI ke Tahap Produksi

Dari Token Beralih ke Kepercayaan: Memelihara, Mengelola, dan Mengamankan AI ke Tahap Produksi

Fauzi
23 July 2026 | 14:19

Oleh: Abhas Ricky, Chief Business Officer dan General Manager of Applied AI, Cloudera Organisasi di seluruh Asia Pasifik, termasuk Indonesia,...

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Saatnya Berhenti Terjebak di Masa Lalu dan Mulai Membangun Masa Depan IT

Fauzi
21 July 2026 | 10:51

Oleh: Ashesh Badani, Senior Vice President and Chief Product Officer, Red Hat Kita berada di tengah perubahan mendasar yang membentuk...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto