ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Resmi Meluncur, Ini Strategi LinkAja Jadi Raja Pembayaran Digital

adam
2 July 2019 | 15:00
rubrik: Digital, Fintech
LinkAja Berusia Satu Tahun, Penggunanya Tersebar di Lebih Dari 90% Wilayah Indonesia

LinkAja Berusia Satu Tahun, Penggunanya Tersebar di Lebih Dari 90% Wilayah Indonesia

Share on FacebookShare on Twitter

PT Fintek Karya Nusantara (Finarya) resmi meluncurkan platform pembayaran pemerintah LinkAja setelah sempat beberapa hari tertunda.

CEO Finarya Danu Wicaksana mengatakan Finarya memiliki beberapa strategi jitu untuk menjadi raja pembayaran digital di Indonesia. Pertama, saat ini LinkAja bisa digunakan di segmen ritel. LinkAja dapat digunakan untuk transaksi kebutuhan sehari-hari hingga transaksi di merchant-nya.

“Segmen FnB (food and beverage) seperti itu sebenarnya porsinya sedikit sekali di kami, cuma sekitar 15 persen. Yang besar justru dari payment point online bank (PPOB) untuk pembelian pulsa, data, token listrik, hingga bahan bakar,” katanya di sela peluncuran LinkAja.

Tak seperti kompetitornya, Finarya justru menargetkan transaksi LinkAja tidak terkonsentrasi di kota besar atau di area metropolitan tetapi hingga ke pelosok desa sehingga turut meningkatkan inklusi keuangan.

Strategi kedua, Finarya yang akan menyasar segmen transportasi baik publik maupun pribadi. Saat ini platform LinkAja bisa digunaan untuk membayar tiker kereta api (commuter line), Light Rapid Transport (LRT), dan Mass Rapid Transport sehingga pengguna bisa mudah mengganti mode transportasi publik tanpa mengubah alat pembayarannya.

Baca: 4 Bank Syariah BUMN Garap Dompet Digital LinkAja Syariah

“Kami  bekerjasama denan Jasa Marga untuk transaksi di tol. Kami nanti akan memproduksi stiker QR Code yang bisa ditempel di mobil pengguna, nanti di gerbang tol, Jasa Marga akan memasan mesin untuk memindai stiker tersebut. Sehingga pengguna tak perlu berhenti di grbang tol untuk melakukan pembayaran, bisa langsung melaju, tapi pastikan saldonya cukup,” kata Danu.

Strategi ketiga, LinkAja juga akan masuk ke bisnis remitansi karena jumlah pekerja migran Indonesia berjumlah banyak belum dapat terlayani seara optimum oleh jasa pengiriman uang.

BACA JUGA:  Inilah Pemenang Indonesia Go Green in the City 2018

Sekretaris Perusahaan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rohan Hafas menjelaskan bisnis remitansi LinkAja akan bekerjasama dengan anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

“Jadi nanti pekerja migran di luar negeri pakai aplikasi LinkAJa yang daftar dengan kartu selular Indonesia bisa memanfaatkan fitur ini. Ia tinggal pakai fitur remitansi di LinkAJa, kemudian penerima uang di Indonesia bisa langsung mengambil uang kirimannya di ATM bank-bank Himbara. Bagi bank tentu ini akan menambah pendapatan komisi kami,” katanya.

Baca: Kini Berzakat di BAZNAS, Bisa Lewat LinkAja

Selain bisnis remitansi, LinkAja kelak juga akan bisa digunakan bertransaksi di luar negeri. Sementara transaksi baru bisa dilakukan di Singapura, targetnya kelak transaksi juga bisa dilakukan di Malaysia, Taiwan, dan Hong kong.

“Untuk di Singapura kami sudah bekerjasama dengan SIngtel yang punya banyak merchant di sana. Jadi pengguna LinkAja bisa bertransaksi di SIngapura tinggal snap QR Code berlogo VIA yang merupakan platform cross border payment,” jelas Danu.

Dengan beragam strategi tersebut, Danu optimistis pengguna LinkAja akhir tahun ini bisa mencapai 44 juta pengguna. Sedengkan hingga saat ini, ia bilang penggnua LinkAja telah mencapai 22 juta dengan rata-rata nilai transaksi lebih dari Rp1 miliar perhari.

Komposisi Saham

LinkAja sendiri merupakan transformasi dari uang elektronik milik PT Telkomunikasi Selular (Telkomsel), entitas anak PT Telkomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) bertajuk Tcash.

Saat ini pun kepemilikan Finarya masih sepenuhnya dipegang oleh Telkomsel. LinkAja bertransfromasi sejak akhir Februari lalu dengan meleburkan Tcash dan uang elektronik berbasis server milik anggota Himbara: ecash milik PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), Unikqu punya PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), dan Tbank dari PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).

BACA JUGA:  Pelabuhan Tanjungpandan Terapkan Tapcash Pembayaran Pas Pelabuhan

Para anggota Himbara ini kelak juga akan melakukan penyertaan modal kepada Finarya Hingga kepemilikan Telkomsel berkurang hingga 25% saja. Sedangkan sisanya akan dipegang oleh BRI, Bank Mandiri, dan BNI masing-masing 20%, PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), dan PT Pertamina masing-masing 7%, dan PT Asuransi Jiwasraya 1%.

“Pemegang komposisi tetap, namun nanti kami juga akan mengundang lima BUMN lain, AP I, dan AP II, KAI, Jasa Marga, dan Garuda, nanti mereka juga akan masuk,” kata Menteri BUMN Rini Soemarno.

Sejatinya sebagai perusahaan teknologi ekspansi Finarya memang membutuhkan pendanaan segar secara bertahap. Finarya pun tak menutup kemungkinan akan melakukan pencarian dana di luar BUMN.

“Lima BUMN tambahan itu hitungannya masih masuk ke series A bersama Bank Himbara dan yang lainnya tadi. Nanti mereka berlima total akan ambil 10% saham. Nah tahun depan pun kami tentu akan mulai fundraising lagi, tentu prioritanya existing shareholder, tapi tidak memuntup kemungkinan dari piak lain,” ucapnya.

Tags: LinkAja
Previous Post

Rudiantara Ajak APJII Kaji Industri Internet di Indonesia

Next Post

Cina ingin menciptakan lanskap teknologi tanpa AS

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Maxim Luncurkan Fitur e-Payment ‘Maxim Wallet KasPro’

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Terdampak Corona, Samsung Indonesia Pastikan Pasokan Galaxy Z Flip Aman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kemenperin Siapkan SDM Dorong Industri Mamin Nasional Masuk Industri 4.0

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gandeng Xacti, V2 Indonesia Kembangkan Hardware LED dan Videotron Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto