Jakarta, ItWorks- Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (KDPDTT) Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pembangunan Kawasan Perdesaan (PKP), menggelar lomba karya tulis dengan tema “Penguatan BUMDesa Besama Menuju Kawasan Perdesaan Berdaya Saing”. Lomba ini terbuka juga untuk umum dengan hadiah bagi pemenang hingga Rp30 juta.
Ada banyak program yang dilakukan pemerintah dalam upaya mendorong pembangunan ekonomi kawasan perdesaan. Salah satunya melalui pembentukan, penguatan dan pengembangan Bumdesa Bersama yang ditangani Ditjen Pembangunan Kawasan Perdesaan, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (KDPDTT) RI. BUMDesa Bersama merupakan badan usaha yang dibentuk dalam skema kerja sama antar desa yang dibentuk berdasarkan masukan dan musyawarah dari setiap desa.
Pembentukan BUMDesa Bersama merupakan salah satu upaya mewadahi pelaku, aset dan kegiatan di bidang ekonomi dan/atau pelayanan umum yang dikelola oleh kerjasama antar desa, sehingga usaha desa dapat berdaya saing dengan tetap memperhatikan kepentingan desa. Sedangkan dasar pembentukannya yaitu mengacu pada Undang-Undang No 6 tahun 2014 tentang Desa.
“Dalam peningkatan kapasitas pengelolaan BUMDesa Bersama, diperlukan masukan-masukan, baik berupa opini, telaahan, kajian, maupun tulisan. Makanya kami adakan lomba karya tulis ini dengan tema ‘Penguatan BUMDesa Bersama Menuju Kawasan Perdesaan Berdaya Saing’,” ungkap Direktur Permbangunan Sarana dan Prasarana Kawasan Perdesaan Dr. Ir Siswa Trihadi, M.Sc yang juga sebagai Plt. Direktur Kerjasama Pengembangan Kapasitas, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI dalam jumpa pers (30/7), di kantornya, Jakarta.
Menurutnya, melalui lomba karya tulis ini, diharapkan bisa menjaring ide, gagasan, serta kritik membangun atas pelaksanaan program BUMDesa Bersama. Baik dari pelaku yang berkecimpung di dalamnya hingga masyarakat umum. Tujuannya, agar dapat dirumuskan formula terbaik demi perbaikan pengelolaan BUMDesa Bersama ke depan. “Ini sejalan dengan target kita, di mana sampai 2019 diharapkan bisa terbentuk 60 BUMDesa Bersama yang bisa berperan dalam menggerakkan ekonomi masyarakat pedesaan,” ujanya.
Dikatakan, lomba ini sudah dibuka sejak tanggal 23 Juli hingga batas waktu pengumpulan tulisan pada tanggal 31 Agustus 2019 mendatang. Kegiatan Lomba Karya Tulis terbuka untuk Pengurus Bumdes Bersama /Pendamping, Perangkat, dan Penggiat desa di seluruh Indonesia serta masyarakat umum (Mahasiswa, Aktivis, serta Jurnalis). Penjurian karya tulis dilakukan oleh Dr. Ir Siswa Trihadi, M.Sc , Mardiyah Chamim ( Ex – Wartawan Tempo ), dan Imbuh Sulistyarini (Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia). Sebagai bentuk apresiasi kepada peserta terbaik, disediakan insentif berupa hadiah uang pembinaan dengan total sebesar Rp 30 juta. (AC)














